CLBK ( Cinta Lama Bersemi Kembali )

CLBK ( Cinta Lama Bersemi Kembali )
#flashback " kecewa "


__ADS_3

" teng ... teng ..."


" teng ... teng ... "


lonceng pun berbunyi..


akhirnya pulang juga. dan aku pun sudah tidak sabar mau lihat ka alex pakai tas yang aku belikan.


aku dan kiara pun berjalan menuju parkiran.


dilorong sekolah aku melihat ka alex mengobrol dengan temannya. tapi tasnya belum dipakai. kok aku sedih y.


" zy, ka alex gak pake tasnya " ucap kiara


" iyah. apa dy malu coupelan tas sama aku y." ucapku bertanya tanya sedih.


" udah jangan difikirin dulu. lu tanya baik baik dulu ya. jangan langsung marah. " ucap kiara


kami pun berjalan menuju gerbang. aku dan kiara berpisah di gerbang sekolah. dan aku memilih menunggu ka alex seperti biasaya di bangku dekat parkiran motor.


tak lama menunggu ka alex pun datang bersama teman temannya.


" hai sezy .. " sapa kak roy , teman satu bangkunya ka alex.


aku pun hanya tersenyum.


" aku ada latihan basket di gor pelita, kamu mau ikut?" tanya ka alex


" kapan ?" tanyaku


" sekarang. " jawabnya santai


" kok dadakan? kenapa gak ngabarin sebelumnya ?" tanyaku lagi


" diajakinnya juga dadakan. dan kaka gak enak buat nolaknya. " jawab ka alex menjelaskan


" hari ini gak ada les? " tanyaku


" ada , tapi kaka minta ganti hari besok. " jawabnya

__ADS_1


" tas kaka mana? " tanyaku


" ini " jawabnya santai


" bukan yang itu. tas yang aku kasih tadi pagi " tanyaku lagi karena belum lama aku lihat godie bagnya masih dia tenteng.


ka alex pun hanya terdiam tidak menjawab. tiba- tiba saja ka devanya datang menhampiri kami sambil membawa godie bag yang ku berikan ke ka alex tadi pagi.


oh syukurlah mungkin tasnya ketinggalan dan ditemukan kak devanya. hampir saja aku marah karena berfikir tas itu dibuang.gumamku dalam hati tenang. sambil tersenyum ke ka devanya yang memanggil ka alex.


" lex, makasih y. tasnya bagus gw suka deh. " ucap ka devanya yang kemudian langsung pergi meninggalkan kami.


aku pun terkejut mendengar ucapan ka devanya. entah apa yang aku rasakan. rasanya air mata ini udah mau ngalir. kenapa ka alex jahat banget bisa bisanya dia kasih tas itu ke orang lain. kalau emang gak mau dia kan bisa balikin lagi ke aku. gak aku gak boleh nangis disini. aku harus kuat.


" din...din.. din..." suara klakson dari motor ka roy yang sudah menunggu ka alex dan aku.


ka alex pun hanya terdiam tanpa berkata apapun bahkan gak mencoba buat jelasin apa maksud dari yang dikatakan ka devanya kepada ku.


" udah ditungguin tuh. aku gak ikut. aku pulang sendiri aja " ucapku sambil berlalu lari menuju gerbang dan langsung memberhentikan angkot yang lewat. lalu aku naik angkot tersebut. entah angkot jurusan mana yang ku tumpangi. setidaknya aku bisa segera lari dari ka alex.


selama perjalanan hp ku terus berbunyi.


itu panggilan dari ka alex.


ku matikan ponselku. dan aku memilih untuk berhenti di salah satu halte yang aku lewati.


mungkin mataku sudah sedikit merah karna mencoba menahan tangis ini.


entah ini dihalte mana. karena aku pun sedang enggan mencari tahu keberadaanku dimana sekarang.


aku bersandar sebentar pada tempat duduk halte bus yang lumayan sepi. sambil menutupi kepalaku dengan kupluk jaketku aku menangis terisak di sudut halte tersebut.


cuaca pun mendung sepertinya akan turun hujan.


baguslah. bahkan langit pun mengerti dan ikut merasakan perasaanku hari ini.


karena lelah menangis dan tidak tau harus kemana. aku pun menghidupkan kembali ponsel ku. mencoba menghubungi seseorang untuk menjemputku.


karena mamah dan papah sedang berada di bandung. aku hanya kefikiran untuk menghubungi kiara.

__ADS_1


kiara : halo zy.


sezy : ra, jemput gw donk


kiara : lu dimn? gak sama ka alex?


sezy : hiks hiks.. ( tangisku ) ra jemput gw..


kiara : lu habis berantem y. lu dimn sekarang. gw jemput lu y.


sezy : gw gak tau ini dimana


kiara : liat sekitar lu zy


sezy : disini gelap ra . mendung.


kiara : yawda lu shareloc ke gw y lu ada dimana sekarang. nanti gw otw kesana.


aku pun hanya mengangguk dan memutuskan panggilan.


langsung ku kirim shareloc ke kiara.


disaat menunggu hujan pun turun. karena kondisi jalan yang sepi dan karena takut sendirian di halte, aku pun memilih mencari tempat yang sedikit ramai. aku berjalan dibasahi hujan yang menghapus air mata di pipiku.


setelah lumayan jauh berjalan. ada sebuah mobil yang berhenti didepan ku. seseorang keluar dari mobil itu dan berjalan ke arah ku sambil memegangi payung.


aku pun sudah mulai kedinginan dan pandanganpun sedikit kabur. kulihat samar samar ternyata itu kiara.


" zyzy, lu kok ampe basah kuyup gini sih. " ucapnya sambil merangkulku masuk ke mobil bagian belakang.


aku yang sudah duduk dimobil hanya diam meringkul kedinginan.


" dim dim, jaket lu buka " ucap kiara


" ra dingin " ucapku lirih


" iyah lu pake jaket dimas dulu y sementara. sampe rumah kita bersih bersih." ucap kiara.


" dim , ac nya matiin . zyzy bisa mati kedinginan nanti " bentak kiara

__ADS_1


" uia, panik gw blm pernah liat zyzy kyk gini ra " jawab dimas yang masih tedengar samar samar percakapan mereka olehku.


hingga akhirnya akupun tidak kuat bertahan lagi.


__ADS_2