
***
" hallo zy " ucap suara dari sebrang
" dim, hari ini kamu pulang y? sorry aku gak bisa jemput kamu pulang. nanti selesai praktik aku ke rumah kamu y. " ucap sezy yang sedang berbicara dengan dimas.
dimas sudah seminggu di rawat di rumah sakit. dan pagi ini dimas sudah diperbolehkan untuk pulang.
" iyah gak apa apa . ada mama dan aryo disini. aku juga udah bisa jalan lagi kok."
" kamu gak marahkan? "
" gak. punya hak apa aku marah sama kamu "
sezy pun hanya diam mendengar dimas berkata seperti itu.
" yawda aku kerja dulu ya. bye .. "
" bye .. "
telpon pun terputus.
not respon. gumam dimas sebal.
***
" kamu sudah makan ? " tanya sezy pada dimas
" belum "
" aku mau otw ke rumah kamu. mau aku bawain apa? "
" aku kepengin bubur pak dewo zy. bisa kamu belikan aku? "
" bisa donk. yawda tunggu aku di rumah ya . bye "
" kamu hati hati ya. bye "
sambungan telpon pun terputus.
***
" assalamualaikum tante.. " sapa sezy pada tante ira
" waalaikumsalam.. eh zy zy .. ayo masuk nak " ajak tante ira
" iyah tante , tadi maaf y tante aku gak bisa ikut antar dimas pulang soalnya aku masih ada praktik. jadi baru bisa sekarang. "
" iyah gak apa apa. dimas juga udah bilang kok tadi. langsung ke kamar dimas aja ya. "
" aku lupa tante kamarnya dimas yang mana. "
" oia kamu udah lama gak main ke sini sih ya. yawda tante antar ya. tadi dia masih berkutit sama kerjaannya tante suruh makan nanti katanya . "
" uia tante ini aku ada bawa buah dan bawa bubur juga. tadi dimas minta dibawakan bubur. "
" wah pas kalo gitu. biar dia langsung makan ditemenin kamu aj ya. "
__ADS_1
sezy pun mengangguk
" bi , minta tolong disiapkan bubur ini ya untuk dimas makan malam." ucap tante ira pada bi minah
" baik bu "
sezy dan tante ira pun menaiki tangga dilantai dua menuju kamar dimas.
" tok .. tok .. tok "
suara ketukan pintu
" gak ada jawaban. mama buka y." ucap tante ira
" ceklek " suara buka pintu
" oalah anak ini ketiduran toh " ucap tante ira sambil berjalan menuju ke tempat tidur dimas.
dimas tertidur dengan posisi duduk bersandar pada sandaran tempat tidur dan laptop yang masih on di atas pahanya.
" nak nak bangun . ni ada zyzy datang jenguk kamu. " ucap tante berusaha membangunkan dimas.
" biar zy zy aj yang bangunin y tan "
" whosss " sezy meniup muka dimas yang sedang tertidur
dimas pun mengedipkan mata karna tidurnya terusik
" zy " ucap dimas parau
" cantik " ucap dimas ceplos
" hemm anak ini ya... " ucap tante ira sambil menjewer telinga dimas
sezy pun hanya tersenyum melihat reaksi tante ira dengan wajah tersipu malu karna tingkah dimas.
" ahh mama .. sakit tau "
" biarin lagian ni anak genit banget .. "
" iyah iyah maaf. "
" yawda mama tinggal ya "
" iya tante. makasih tante .. "
sezy pun tersenyum cengengesan melihat dimas yang sedang mengusap usap telinganya.
" gak usah ketawa " ucap dimas
" aku gak ketawa "
"itu apa ? "
" iyah iya udah gak . gak usah ngambek ah jelek tau "
" siapa juga yang ngambek. anti yaw dimas ngambek "
__ADS_1
" huh. barusan ngapain kalo gk ngambek "
" kesel aj. mana bubur pesanan ku? "
" sama aj kali.. lagi disiapin bi minah bentar lagi juga dibawa "
" tok tok tok " ( suara ketukan pintu )
" permisi mas mba ini buburnya sudah siap " ucap bi minah sambil berjalan menghampiri sezy dan dimas.
yang langsung memberikan nampan berisi semankok bubur, air dan beberapa obat dimas. yang disambut oleh sezy.
" terimakasih bi " ucap sezy
" bibi permisi kebelakang lagi y mba "
sezy pun mengangguk lembut sambil tersenyum.
" nii buburnya, makan y kata tante kamu belum makan malam. "
" suapin ya "
" dihh manja, makan aja sendiri "
" aku ini pasien kamu bu dokter "
" yee pasien aku mah anak kecil bukan tua bangka seperti kamu hahahaha "
" ohhh jadi aku tua bangka .. "
" iyah "
" yawda sana pulang aku males makan juga "
" dih dih dih ngambek mulu sih kamu " ucap sezy sambil mencubit hidung dimas
" yawda aku suapin ya , manjah "
" huh " keluh dimas kesal
sezy pun menyupi dimas . setelah selesai makan bubur ngobrol sebentar dan membantu dimas untuk meminum obatnya.
sezy pun izin pulang karena malam sudah larut.
" maaf y aku gak bisa anterin kamu " ucap dimas sedih
" iyah gak apa apa, kamu cepet sembuh ya. " ucap sezy lalu sambil memeluk dimas hangat.
dimas pun membalas pelukan itu.
(kok rasanya nyaman banget tuhan. aku gak mau lepas pelukan ini) gumam sezy yang tiba tiba melepaskan pelukannya karena mendengar dimas mengecup kepalanya.
" aku selalu sayang sama kamu zy, sampai rumah kabarin aku ya. "
sezy pun tersenyum dan mengangguk pelan.
" terimakasih sudah merawatku "
__ADS_1