CLBK ( Cinta Lama Bersemi Kembali )

CLBK ( Cinta Lama Bersemi Kembali )
#flashback "penjelasan"


__ADS_3

aku pun tersadar dari pingsan ku. ketika ku buka mata , tangan kanan ini seperti ada yang menggenggam lembut. aku lihat kiara sedang mengobrol dengan dimas di sofa kamarku.


" ara " ucapku pelan karena masih lemas dan sedikit dingin


" zyzy, udah sadar akhirnya.." ucap kiara


" alhamdulillah " kata dimas


kiara dan dimas menghampiriku dan duduk di sisi sebelah kiriku. karna disebelah kananku ada seseorang yg sedang tertidur dibangku dan mukanya tertutup jadi aku tidak mengenalinya.


" gw kenapa ra? " tanya ku


" lu pingsan habis maen hujan hujanan" jawab kiara


" iyah, jok mobil gw ampe basah zy. gara gara lu ni" sahut dimas


akupun hanya tersenyum lemas sambil mengingat kejadian kemarin sore.


" sorry y dim, " ucapku lemas


" jangan didengerin dia mah. berjuang sedikit buat temen kok perhitungan amet " ketus kiara


" gw gak perhitungan kok. gw kan cuma ngomong ngasih tau sezy pengorbanan gw buat dia . ye..." jawab dimas sambil menjulurkan lidah ke kiara.


" sama aj itu namanya" balas kiara


" udah ah jangan bertengkar " ucapku lemas


dan akhirnya mereka pun berhenti bertengkar dan saling tersenyum .


" ra, " panggil ku ke ara


" hhmm " jawab kiara sambil melihat ke arahku


" ini siapa? tangan gw pegel banget tp gw lemes buat nariknya gak kuat " ucap ku sambil berusaha melepaskan tangan kanan ku dari genggaman seseorang di sebelah kanan ku.


" itu ka alex zy, waktu kita bawa lu balik pas pingsan. dy udh nunggu lu dirumah berjam jam kata bibi." jawab kiara dan lalu menjelaskan


" gw dah denger cerita ka alex kenapa lu sampe marah "

__ADS_1


seketika aku pun melemah dan menghentikan aksi menarik tangan kananku dari genggamannya.


"genggamannya terlalu kuat ra" ucapku lemah


" dia khawatir banget sama lu zy. dia belum makan sama sekali dari kemarin sore. cuma minum kopi doank karna semalaman bergadang nungguin lu bangun " ucap kiara menjelaskan


" dia ngejelasin semuanya ke gw. sebenarnya lu salah paham aja. lu kan tau ka devanya suka sama dia. kenapa jadi kepancing sih sama omongannya nenek sihir " ucap kiara lagi


aku hanya terdiam mendengar kiara bicara . hati ku masih sakit mengingat kejadian kemarin. aku gak tau mana yang benar tapi aku harus tanya langsung kebenarannya dan memastikan keberadaan tas itu.


" sekarang jam berapa ra ? " tanyaku


" jam 10 pagi " jawab ara sambil melihat ke layar hp nya.


" ra lu jangan kayak gini lagi y. gw sedih banget liat lu kayak semalem " ucap dimas


" emang gw kenapa? " tanya ku


" lu pucet banget. gw dah ketakutan lu lewat aj" ucap dimas melow


" hush kalo ngomong yang bener" bentak kiara


" kamu sudah sadar ? " tanya ka alex sambil merubah posisi duduknya dikasur mendekat ke sebelah kanan ku.


lalu ia memegang keningku.


" masih anget badannya " ucap ka alex


aku hanya diam dan memalingkan muka ku darinya.


" kamu masih marah? , kalau mau marah jangan kayak gini ya . buat khawatir banyak orang ." ucapnya menasehati


" iya bener ka. gw juga shock banget pas liat dia menggigil " sahut dimas membenarkan ucapan ka di


alex yang membuat ku melotot melihatnya


" eh dim, kita turun dulu yuk. biar mereka ngobrol dulu. kita nonton tv aj " ucap kiara sambil menarik dimas keluar


" nanti gw suruh bi ijah bawa sarapan buat kalian yak. sama obat demam lu y zy. kalo ada apa apa panggil kita aja ok." ucap kiara dan berlalu keluar kamarku,

__ADS_1


meninggalkan aku dan ka alex.


" kaka pulang gih " ucapku


" kok kamu ngusir " ucapnya


" gak ngusir , tapi kan kaka harus les . tuh udah jam 10 lewat nanti telat aj " ucapku sambil menunjuk ke arah jam dinding di kamarku.


tanpa berkata dia merangkul ku dan membawa ku dalam pelukkannya.


" kamu lebih penting " ucapnya sambil mengelus kepalaku dan menciumnya.


membuatku terharu dan mengeluarkan air mata.


" kamu nangis ? " tanyanya yang kemudian mengangkat wajahku dan mengusap air mata yang mengalir di pipiku.


aku pun menangis kencang dan langsung memeluknya.


" kaka jahat " ucapku sambil memukul dada nya


" kamu salah paham zy, " ucapnya sambil mengusap usap punggungku mencoba menenangkan.


" kamu tuh harus tegar , jangan suka ambil kesimpulan sebelum denger cerita yang sebenarnya. kamu kayak gini tuh bikin kaka khawatir. kaka gak tau kenapa devanya bisa ngomong kayak gitu. tapi yang kamu harus tau, kaka gak kasih tas itu ke dia. tas itu tertinggal di kelas waktu ryo ajak kaka ngobrol. waktu kamu tanya kaka lupa dan coba inget inget tapi udah keburu devanya datang" ucapnya panjang menjelaskan


" percaya sama kaka ya. cuma kamu .. " ucapnya belum sempat selesai bicara , bi ijah mengetuk pintu kamar yang memang tidak tertutup.


" bibi antar makanan buat non sama mas alex. " ucap bibi


yang berjalan masuk sambil meletakkan nampan berisi makanan di meja nakas samping ka alex.


" makasih y bi " ucap ka alex


" iyah sama sama mas, non udah enakan? jangan lupa diminum obatnya ya. lusa kan mamah sama papah non pulang. kata non kiara bibi dilarang info ke mereka tentang non suzy. non cepet sembuh ya. " ucap bibi khawatir


" iyah bi. makasih y bi " ucapku


" besok zyzy udah sehat kok bi. hari ini aku full rawat dia. bibi tenang aja " ucap ka dimas meyakinkan bibi


" iya non. makasih mas alex sudah merawat non suzy. kalau begitu bibi balik ke dapur y. kalau butuh apa apa panggil bibi aja. permisi " pamit bi ijah.

__ADS_1


" iya bi terimakasih " ucap alex.


__ADS_2