COLOR OF FRIENDSHIP :friends is better than lovers

COLOR OF FRIENDSHIP :friends is better than lovers
Bagian 3


__ADS_3

Key,Elen dan Shaoqi terkejut saat mereka sampai didepan gerbang kompleks mereka.Karna melihat orang yang telah lama mereka tunggu,Eh sudah pulang duluan.Karna hal itu, membuat mereka serasa ingin membunuh si Aza.


"Woi dah belain nunggu nunggu malah pulang duluan ."Kata Elen dengan menahan sedikit emosinya.


"Gw kira kalian dah ninggalin gw,jadi gw pulang aja duluan."jwabnya


"Ahh bacot"mengambil buku didalam tasnya dan melemparkannya keAza.Melihat Elen yang melempari Aza,seketika Key dan Shaoqi juga ikutan.


"oi buku ni buku,ilmu ni ilmu."Kata Aza.


"Peduli."Elen terus memukul Aza yang diikutu oleh Shaoqi dan Key.


Tanpa mereka sadari,ternyata disana ada tetangga baru dikompleks mereka.Dan orang tua mereka berempat sedang membantu orang baru itu untuk membereskan barang barang mereka.


"Kenapa disana ribut sekali?"tanya mamanya Alvin.


"Aduh dah saya duga bakal begini."ujar ibunya Aza sambil menaruh tangannya dikeningnya.


"Biasalah pertengkaran anak anak,kan masih muda banyak energi buat saling pukul."Kata ibunya Shaoqi.


Ibunya Elen menghadap ke Alvin yang sedang berdiri didekat mereka dan berkata"Nak Alvin mungkin kamu bisa kesana untuk mengakakrabkan diri denga mereka."


"Mereka juga nanti kan jadi temanmu lo."kata ibunya Alvin.


Karna suruhan dari para orang tua tersebut,Alvin segera pergi kesana ditempa Shaoqi,Key dan Elen lagi bertengkar dengan Aza.


"Hei kalian!"ujar Alvin yang baru datang.

__ADS_1


"Huh."mereka bertiga menengok."Ahhh,si murid baru itu yah."Mengangguk angguk."Pergi sono,jangan ganggu kami."mereka mengusir Alvin yang baru aja datang


Dalam pikirannya,'Baru aja gw dateng dah diusir'


"Bukankah itu tidaj adil,kalau kalian bertiga ngeroyok kek gitu."Ucap Alvin"Lihat dia tu."lanjutnya.


"Dia yang bersalah."jawab Shaoqi.


"Suruh nunggu,udah ditunggu eh malah pulang duluan,capek kami menunggu tau."Jawab si Elen.


"Bangsul lu Za."Hujat Key.


Si Aza berdiri dan mengucapkan maaf."Ya maaf,gw kira kalian yang ninggalin gw."demus."Gw dah cari kalian dikelas,tapi kelasnya sepi yaudah gw pulang aja dulu."lanjutnya.


"Ok lah kami maaf kan."ujar si Key sambil merangkul Aza dan membawanya pergi kerumahnya dan tanpa mereka sadari,mereka ninggalin Alvin yang sedang berusaha untuk mengakrabkan dirinya.Karna hal itu emosi Alvin meledak.


"Elah paling angin saja."Tawa Elen.


*COLOR* *FRIENDSHIP*


Dan saat bersamaan mereka sampai dirumah masing masing.Dan saat itu pula mereka baru menyadari,bahwa ternyata ada tetangga baru didekat rumah mereka yang baru pindah.


Seketika mereka langsung pergi keteras masing masing sambil saling teriak.


"Oi,ada tetangga baru ya?"tanya Shaoqi.


"Kayaknya iya deh."jawab Elen.

__ADS_1


"Baru nyadar ya kalian."kata si Aza


"Hooh"Jwab Shaogi dan Elen yang salin bersamaan.


"Eh Key mana?."tanya Aza sambil melihat teras rumah Key.


"Mandi kali".jawab Shaoqi"Klo gitu gw juga pergi mandi bye."lanjutnya sambil melambaika tangannya.


"Gw juga."Elen langsung masuk kedalam rumahnya lagi.


'Bangsul gw ditinggal sendiri' kata Aza didalam hati kecilnya.


Disamping itu,keluarganya Alvin sudah selesai dan mereka mengundang keluarga Key,Aza,Shaoqi dan Elen untuk makan malam dirumah mereka.


Setelah selesai mengundang,ibunya Alvin melihat anaknya datang dan bertanya.


"Vin,bagaimana tadi?,sudah berkenalan?"


"Blom sempet,malah gw ditinggal."jawavnya dengan muka masam.


"wkwkwk,sabar ya nak,itu ujian."langsung pergi meninggalkan anaknya masuk kedalam rumah


'Ibu laknat'gumannya.


NOTE FOR FRIENDS :


Persahabatan yang kuat tak butuh percakapan sehari-hari atau kebersamaan setiap waktu. Selama persahabatan itu ada di hati, sahabat sejati tak akan pernah terpisah.

__ADS_1



__ADS_2