COLOR OF FRIENDSHIP :friends is better than lovers

COLOR OF FRIENDSHIP :friends is better than lovers
Bagian 5


__ADS_3


Alvin pun menceritakan tentang dirinya,entah itu yang dia sukai atau tidak dia sukai.


Katanya fia paling suka minum cafucino dan paling benci suasana yang sangat ramai.


"Kenapa tidak suka keramaian?"tanya Elen.


"Ribut sekali."


Lalu Shaoqi pun bertanya kepada Alvin.


"Eh,Vin.Ceritain tentang pengalaman mu dengan teman teman mu dong!".


Mendengar perkataan Shaoqi yang tadi,Alvin pun langsung menunduk dan menciptakan suasa yang dingin dan canggu diantara mereka.


Shaoqi pun terespon dengan suasa tersebut.


"Kalau tidak mau menceritakan ya jangan."Ucapnya sambil nyengir.


"benar benar."ucap yang lain juga.


Alvin pun tersenyum dan mengangkat kepalanya kembali dan menjawab pertanyaan Shaoqi.


"Aku tidak punya pengalaman seperti itu."


"Eh kenapa?"Mereka berempat terkejut dengan jawaban Alvin yang seperti itu.


"Karna aku tidak punya teman."Jawabnya lagi dengan senyuman.


Dalam hati mereka berempat serempak mengatakan 'suasa macam apa itu,senyuman itu'.


"Vin,kalo ga niat senyum jangan senyum yah,buang buang tenaga. tau."ujar Shaoqi sambil melambaika tangannya keatas dan kebawah.


Sketika suara surampun kembali terjandi dimeja mereka lagi.


Dalam hati Shaoqi pun 'Salah ngomong apa gw'.


"Tenang aja bro,kan ada kami yang akan menjadi temanmu."Ujar Aza yang mencoba mencerahakan suasa


Suasana pun kembali seperti semula.mereka melanjutkan makan malam mereka itu.

__ADS_1


Tak lama kemudian si Elen kemabli lagi bertanya.


"Vin,kenapa lu sampe ga ada teman?"


Mendengar hal itu,Shaoqi,Aza dan Key mempersiapkan diri mereka untuk mendengar jawaban yang akan diucapkan Alvin.


"Karna....."memanjangkan huruf a nya.


mereka berempat pun semakin terkejut.


"Karna aku terlalu tampan."jawabnya lagi


Mendengar perkataan Alvin yang tadi mereka berempat serempak mengatakan 'Masyaallah' dan kemudian tertawa.


"Kenala kalian tertawa,apa kalian tidak percaya?"ujarnya.


"tidak tidak kami percaya,hanya saja."ucap Elen yang terpotong.


"Aku terlalu tampan."ujar Aza yang mengulangi perkataan Alvin sambil memegangu rambutnya dan bertingkah keren.


Mereka yang disana pun semakin tertawa dan si Alvin juga sampai ikut tertawa.


"Hahaha biasalah tu cowo klo ada temanya yang lebih tampan dikit dimusuhin."ujar Elen.


Akhirnya mereka berdua menyadari,bahwa ada 6 mata yang sedang menatap keara mereka,katanya itu seperti aura 'pembunuhan'.


"Len rumah gw yuk kita main boneka disana."tanpa menyadari apa yang dia katakan. dan langsung menarik Elen dan pergi dari situ.


"adeh mereka berdua."marah Aza


"Awas nanti disekolah."lanjyt Key.


"Tapi mereka berdua main boneka ya."kata key


Dan Mereka berdua pun langsung tertawa memikirkan bagaimana rupa 2 sahabat mereka itu yang sedang bermain boneka.


"Hei nomor telepon mu."Ucap Aza sambil menjulurkan Tangannya yang ad hp.


"Aku tidak menghafalnya."


Suasa cangging tercipta lagi

__ADS_1


*COLOR* *OF* *FRIENDSHIP*


Keesokan harinya.


Aza,Key,Elen sedang menunggu Shaoqi yang belum keluar untuk pergi kesekolah.


"Lama banget sih."ujar Elen


Menghadap rumah Alvin sambil melihatnya keluar dari rumah.


"Vin kesekolah bareng kami kuy."


"Oke"jawabnya sambil menghampiri mereka."ayo,kenapa ga jalan?"tanyanya.


"Shaoqi belum keluar,kita tunggu dia."


15 menit kemudian,Shaoqi keluar dengan rambut acak acakan belum diikat sambil menatuh roti selai dimulutnya dan memakai sepatu.


Melihat Shaoqi yang keluar seperti itu,membuat mereka ternganga.


"Apa yang kalian lihat,ayo pergi nanti terlambat."ujarnya sambil makan roti dan mulai berlari.


Seketika mereka melihat jamnya dan terkejut bahwa mereka ternyata sudah telat.


"OMG."kata Elen


"WTF."ujar Aza


Mereka berempat berlari sekuat tenaga mereka.


Mereka berempat berlari sambil terus melihat jam mereka,sedangkan si Shaoqi berlari sambil mengikat rambutnya.


"Kalo ampe telat itu semua salah lo ya."kata Key.


"Bacot,mensing fokus lari gih"


Mereka berlari terus tanpa berhenti mengambil nafas atau beli ini beli itu dijalan.Karna jam pertama yang ada dikelas mereka itu adalah pelajarran bahasa inggris,yaitu pelajaran yang menjadi bencana bagi mereka.


"Akhirnya sampai."ujar Elen yang terengah engah.


"Ehhhhhhh."

__ADS_1



__ADS_2