
Chapter 7
Kringg kringg kringg
'jam ganti pelajaran berbunyi
Dan mereka hendak masuk kedalam kelas dan duduk dibangku masing masing.
"hadeh pegel leher gw."kata si Alvin.
"Kami mah dah biasa."jawab Key.
"Sumpah ga ada yang nanya lu tadi."ujar Shaoqu menjawab Key.
"Cuma memberi tau aja g salah kan."Ujar Key sambil mengambil bukunya.
Mereka pun mengikuti pelajaran selanjutnya dengan tenang sambil memegang leher masing masing.
Guru yang mengajarpun terheran dan bertanya kepada mereka kenapa terus memegang leher mereka.
Lantas Elen langsung menjawab."Anu ntu bu anu."
"Anu anu,klo ngomong yang jelas!".jawab bu guru dengan jelas.
Lantas Aza menjawab langsung"Cuma suka suka aja bu."
Bu guru langsung membalikan badannya dan melanjutkan sampai akhir.Waktu jam pelajaran kali ini begitu lama sampai 3 jam (waktu sklh beda dengan realita) dan malangnya pelajaran itu adalah bahsa indonesia pada bab hikayat.
Si guru itu menceritakan cerita sambil menjelaskan dan lantas semua murid tidak fokus dan malah mengantuk dan bahkan ada yang sampai tertidur,Yaitu Roki orang yang duduk disamping bangkunya Alvin.
Alvin mecolek bahunya Roki sambil berkata."Danau toba lgi proses penciptaannya tuh."
Roki langsung bangun dan lansing mengelap area mulutnya dan tidak ada apa apa dan melihat kearah Alvin.Alvin tersenyum sambil berkata"just kidding."
Roki langsung melipat tangannya kemeja dan kembali mau tertidur dan melihat Alvin dan berguman "F*ck."
Kringggg kringggg
__ADS_1
'Suara bel keluar main
Semua siswa lekas meninggalkan kelas dengan berbindong bondong dan mereka berlima juga ikut keluar.
Terdengara suara dari pengeras suara disekolah
*Panggikan kepada ketua Osis silahkan menuju ke ruang osis 3×.
"Noh lu dipanggil noh,cepet pergi."Key yang sambil menepuk pundak Aza.
"Tenang kami akan nunggu dan ga bakal kekantin kok."ujar Elen sambil memain mainkan HP nya.
Aza pun pergi menuju keruang osis dan tak disangka Elen berkata pergi kekanti dan mereka semua pergi kekanti.
DiRuang osis
Kleekk suara pintu berbunyi diiringi ucapan salam dari Aza.
dan bu pembina osis pun menjawab salam tersebut.Dan Aza pun dduduk
Dan tiba tiba saat Aza pas duduk si pembina memukul meja dan menghasilkan suara yang keras.
"Ketua osis kok terlambat datang kesekolah seharusnya kamu itu jadi teladan dan conton yang baik bagi semua siswa."ujar pembina itu dan kembali memukul meja.
'Cih di wanita tua ngegas serem juga'ucapnya didalam hati
"Ibu akan menghukummu"lalu mengambik setumpuk kertas dan menyuruh Aza menulis 150 lembar kerta kosong yang bertuliskan permintaan maaf.
"Lahh bu namanya aja hidup ya pasti ada yang namanya bangun terlambat dan ini baru pertama juga saya telatkan bu."Aza memohon dengan berbagai alasan tapi tidak berhasil juga
"Tidak ada toleransi harus dikumpul kan jam 3 nanti."ucap bu pembina.
"lah bu mana mungkin selese dalam sejam."ucap Aza tapi si bu guru itu sudah pergi.
Dalam hati Aza berguman 'untung aja guru klo jadi adek gw dah gw blender idup idup'sambil membuka pintu dan keluar dari ruangan itu.
Kringgg kringgg
__ADS_1
'suara bel masuk berbunyi
"Oke kawan kawan silahkan duduk dutempat masing masing".ucap ketua kelas.
"Lah Aza lu baru datang cepet duduk."suruhnya si ketua kelas lagi
"Siap pak gubernur."Ucap Aza
Pelajaran selanjutnya pun terjalani denga tenang karna pelajaran tersebut adalah pelajaran konseling dan guru bk tidak masuk dan semuanya tertidur kecuali Aza yang bergegas menuju ruang osis sebelum jam pulang berbunyi.
Kringggg kringggg
'bel pulang berbunyi
Serempak sekelas bangun berjamaah dan siap pulang tpi mereka berempat bingung tidak melihat Aza dikelas dan mereka bergegas ke ruangan osis untuk mencarinya.
Bakkkk
suara Shaoqi yang menendang pintu ruangan osis hingga terbukan dan membuat kakinya sakit"utututu."ucapnya.
dan mebuat Aza yang sedang menulis terkaget
"Eh Oqi,ini buka tempat lu latihan karate."ucap Aza
"Eheheh maaf cuma mau coba ni sepatu katanya walau nendang apapun tidak akan sakit,tapi nyata...... sakittt_T"sambik memegang kakinya
"Btw kalian tolong gw dong."Kata Aza sambil melihat tatapan temannya itu apa mereka mau menolong ato tidak
"Tentu."ujar mereka bersama.
Dan akhirnya mereka mengerjakan tugas hukuman yang diberikan bu pembina itu kepada Aza.
Tapi pada saat Aza sedang fokus mengerjakannya sedang yang lain malah menulis hal hal lain.
Contohnya si Key malah menggambar animasi,Elen malah menulis lirik lagu,Shaoqi malah menulis nama teman sekelas mereka dan si Alvin malah menulis nama mata pelajaran.
"Kaliaannnn."ucap Aza
__ADS_1
"Banyangkan lu disuruh nulis maafkan saya 150 lembar g akan diperiksa semua oleh si guru ntu."kata Shaoqi
"Benar juga."ujar Aza dan kembali menulis dengan tenang