Cool Bad Boy's

Cool Bad Boy's
[Bagian Satu]


__ADS_3

"Oke anak-anak bentar lagi bel,ayo segera pergi ke lapangan karena upacara bendera akan segera di mulai."


"Iya pak" jawab semua murid kompak


Sesampainya di lapangan Belva dan Ocha langsung mengambil barisan paling belakang supaya bisa leluasa mengobrol.


"Di sini aja" tawar Ocha


"oh oke." jawan Belva, mengiyakan


"Nanti lo mau gak gue kenalin sama temen temen gue?" tanya Ocha


"Boleh-boleh" dengan senang hati Belva menerima tawaran Ocha


Setelah 20 menit berlalu, akhirnya upacara pun selesai, dan akhirnya semua murid kembali lagi ke dalam kelas. Untuk memulai pembelajaran


Bangku Belva terletak di barisan ketiga dari barisan pertama.


"Itu meja siapa? Kok kosong?" tanya Belva bingung


"Oh meja belakang itu meja nya para cowok Most Wanted sekaligus Bad Boy di sekolah ini." Jelas Ocha


'Bad boy? Apa orang yang gue temuin di gerbang tadi, itu salah satu dari mereka ya?' batin Belva.


"Hey" ujar Ocha, yang berhasil membuyarkan lamunan Belva


"E-eh iya?"


"Ngelamunin apa lo Bel?" tanya Ocha bingung


"E-enggak kok ga ngelamunin apa-apa." ujar Belva, berusaha menutupi


"Good pagi anak-anak" sapa Pak Subandi, guru paling kiler di Sekolah Lesmana. Kelas yang tadinya ramai menjadi sepi gara-gara Pak Subandi sudah memasuki kelas.

__ADS_1


"Pagi juga pak" jawab murid-murid serempak.


"Loh-loh kenapa itu meja belakang kosong? Pasti Devan dan kawan-kawan bolos lagi?" seperti itulah perkiraan Pak Subandi,karna Devan dan teman-temannya sering bolos.


"Sapa bilang kami bolos Pak" jawab teman-teman Devan serempak.


Sekarang aku mau kenalin dulu ya siapa Most Wanted di sekolah ini. Hanya sekedar info kok readers hehehe. Kita mulai dari yang paling Most Wanted dulu ya.


1) Devan


2) Dhafian


3) Stiven


4) Dio


5) Galih


Oke bck to crita


"Kamu ini bukannya ketuk pintu dulu malah langsung nyelonong masuk,mau jadi apa kamu?" ujar Pak Subandi, yang sedikit meninggikan suaranya


"Jadi kami di suru ketuk pintu dulu Pak? Yaudah gengs replay" jelas Dio.


"Heh kamu di bilangin malah ngejawab,dari mana kalian semua?" tanya Pak Subandi


"Kok diem orang nanya tu di jawab!" ketus Pak Subandi.


"Lah kata Pak Subandi kita di suru diem kalo di bilangin" seru Galih.


"Diem salah jawab salah" lirih Dio dramatis


Memang kalo bicara dengan anggota Bad boy membuat guru disini naik darah. Pak Subandi pun menghela nafasnya jengah

__ADS_1


"Yaudah deh kalian duduk di meja kalian masing-masing,darah tinggi lama-lama bapak,kalau ngomong sama kalian!" tegas Pak Subandi.


Teman-teman Devan pun berjalan melewati bangku Belva,tetapi berbeda dengan Devan. Mata Devan dan Belva bertemu dan menimbulkan tatapan tajam dari keduanya,karna kejadian tadi di depan gerbang sekolah.


Selang sepuluh detik Devan langsung mengalihkan pandangannya dan berjalan menuju tempatnya.


---


Bel tanda waktunya istirahat pun berbunyi, dengan segera Pak Subandi mengakhiri pelajarannya.


"Sekian dari saya Assalamualaikum"


"Walaikumsalam" jawab semua murid kompak.


"Kantin yok Bel" ajak Ocha,dan dibalas anggukkan kepala dengan Belva


"Anak baru Cha?" tanya Dhafian.


"Iya" jawab Ocha singkat dan kemudian menarik lengan Belva, supaya segera keluar menuju kantin.


"Hey Cha" sapa teman temannya. Amel,Karin,dan Nisa.


Mereka adalah anak kelas sebelah XI IPS-3. "Hay juga" jawab Ocha


"Siapa itu?" tanya Nisa yang di angguki teman-temannya.


"Oh ini anak baru namanya Belva" tanya Ocha. Teman teman Ocha yang mendengarnya, hanya menjawab dengan anggukan kepala, tanda mengerti


Sesampainya mereka di kantin


"Mau pesen apa? Biar gue sama Karin yang pesenin" tawar Ocha


"Samain aja" jawab semuanya serempak

__ADS_1


__ADS_2