CRUSH OFF DRAGON

CRUSH OFF DRAGON
bab 119 membawa orang baru


__ADS_3

masih di ras es ilahi di mana xinyu yg sedangkan ber kultivasi, menyatukan roh pedang ke delapan, xinyu duduk bersila di selimuti Qi yg menyebar liar roh pedang yg melayang mulai menyatu dengan pedang sword art, perlahan udara di tempat itu mulai berfluktuasi dengan liar, .


" sungguh energi yg mengerikan " ucap yulanyi dengan ke terkejut nya, menatap tajam ke arah xinyu yg berusaha keras menyatukan roh pedang itu, di waktu yg sama energi meluap dengan liar suhu di tempat itu semakin dingin, langit yg cerah mulai bergolak liar, semua orang dari ras es ilahi memandang ke langit, dengan terkejut, jelas mereka para ahli merasakan kekuatan yg sangat besar berkumpul di bawah langit yg bergolak liar


" apa ini kekuatan roh pedang ke delapan itu " ucap salah satu komandan tempur tidak bisa menyembunyikan kekaguman.


" ya aku setuju komandan, pantas saja pedang itu menjadi rebutan semua ahli dataran, " gumam salah satu tetua takjub. di tempat lain seorang remaja bersembunyi di balik bongkahan es, menatap serius ke arah xinyu yg akan menyelesaikan penggabungan roh pedang


" orang itu sangat kuat, " gumam zan dong ( cucu Hai dong) itu tangan nya tanpa sadar mengepal keras,


singkat waktu xinyu sudah berhasil menyerap roh pedang kedelapan, matanya perlahan di buka, namun tiba tiba xinyu menghilang , dari tempat nya,


" hah kemana orang itu " ucap dan dong terkejut , namun tiba tiba dia bergetar hebat ketika merasakan energi yg kuat berada di belakang nya perlahan Kepala nya di putar, dengan enggan, sampai akhir nya pandangan nya terkunci kepada xinyu yg berdiri kokoh di hadapan nya


" a anda sejak kapan ada di sana " ucap zan dong


"sudah lama aku merasakan kehadiran mu sejak aku datang ke ras es ilahi , siapa kamu mengapa terus memantau ku " ucap xinyu dengan suara dalam


"aku Hai dong, maaf karena telah membuat anda tidak nyaman, " ucap Zen dong dengan perasaan, yg tidak percaya


mendengar itu xinyu, hanya diam sampai akhir nya suara langkah kaki yg berlari, terdengar " pangeran Zen apa yg terjadi " ucap prajurit


mendengar ucapan itu xinyu mengerutkan alis nya di balik topeng seraya berkata " pangeran apa dia anak raja Hai dong "


" beliau ini cucu dari raja Hai, tuan xin mohon maaf kalo ada kesalah pahaman,yg di lakukan pangeran Zen dong kepada Anda " ucap salah satu prajurit, namun saat kata kata itu terjatuh Zen dong nampak ti tidak suka dan pergi tanpa kata, melihat itu xinyu berkata "


" apa yg terjadi kepada nya, mengapa dia bersikap seperti itu dan ya penampilan nya tidak menunjukkan sebagai seorang pahlawan "


" itu karena ayah nya mati di tangan aliansi hitam, dan ibunya mati karena penyakit yg sangat mengerikan, di tambah, pangeran Zen dong, tidak mewarisi kekuatan ras es ilahi kami, dan dia sering murung " ucap salah satu prajurit yg di tugaskan menjaga nya sepanjang waktu


" oh begitu ya baik lah kalo begitu " ucap xinyu dirasa perbincangan sudah selsai xinyu melangkah kan kaki nya untuk pergi menghampiri yulanyi dan xio, namun sulong mentransmisikan suara nya kepada xinyu

__ADS_1


" bocah, kamu harus tahu anak tadi memiliki kekuatan Qi yg sangat besar namun masih tersegel di dalam diri nya, orang biasa takan mampu mengetahui nya, "


" apa, kamu yakin dengan ucapan mu naga tua "


" haha ya aku yakin itu, " ucap sulong tertawa


"baik lah kalo begitu, lalu apa kamu bisa melepaskan segel yg ada di dalam tubuh nya, agar dia bisa mengungkapkan kekuatan sejatinya " ucap xinyu bertanya


" cih jangan harap aku akan membantu nya, mempunyai murid seperti mu saja sudah merepotkan, apalagi harus membantu bocah bodoh itu " jawab sulong dengan tidak suka


mendengar itu xinyu hanya tersenyum dan tidak menjawab nya, lalu terus melanjutkan langkah nya sampai akhir nya bertemu dengan yulanyi


" tuan apa yg terjadi " ucap yulanyi bertanya


xinyu yg mendengar pertanyaan itu hanya tersenyum, seraya berkata " tidak ada apa apa, ayo kita temui raja Hai dong dan pergi dari sini "


singkat waktu xinyu , xio dan yulanyi pergi menuju istana ras es ilahi untuk bertemu dengan sang raja , namun sebelum itu xinyu menyuruh yulanyi dan xio pergi terlebih dahulu sedang kan dia pergi mencari Zen dong, dan akhirnya menemukan nya di sebuah bukit es duduk sendiri


" apa kamu selalu sendiri di sini " ucap xinyu berjalan santai mendengar suara asing itu Zen dong langsung menegang dan memutar tubuh nya seraya berkata


" tenang lah aku hanya ingin bicara dengan mu, untuk beberapa hal " jawab xinyu sambil berdiri di samping Zen dong


" apa yg ingin kamu katakan "


mendengar ucapan yg cukup tegas dari Zen dong xinyu menghela nafas panjang, seraya berkata " aku ingin mengajak mu mengelilingi dataran tengah "


" apa, mengajak ku keluar dari kutub Selatan ini, apa kamu bercanda, " ucap Zen dong tidak percaya, namun di hati nya merasakan kebahagiaan, jelas itu yg dia ingin kan


" ya, kamu tidak perlu bertingkah seperti itu, aku tahu apa yg kamu alami selama ini, namun semua keputusan ada pada mu " gumam xinyu


" aku tidak bisa ber kultivasi, kekuatan ku masih ada di tahap Yang Qi tahap akhir, dan tidak bisa lagi berkembang, bahkan aku tidak punya afinitas apa pun sebagi atribut kultivasi ku, di tambah kake tua itu tidak akan mengijinkan nya " ucap Zen dong dengan tidak berdaya

__ADS_1


" aku akan membantu mu, menerobos tahap lanjut, apa kamu tidak ingin membalas dendam kepada aliansi hitam, soal raja Hai dong aku akan bicara langsung ,namun sekali lagi keputusan ada pada diri mu,aku akan berangkat hari ini " ucap xinyu sambil berjalan pergi


mendengar itu Zen dong menundukan kepalanya tanpa kata, tangan nya mengepal keras, kebencian terhadap aliansi hitam, begitu dalam,


beralih ke tempat lain di mana xinyu sudah berada di depan istana, perlahan masuk kedalam nya, untuk berpamitan pergi,


" salam kepada raja Hai dan semua nya " ucap xinyu menangkup kan kedua tangan nya


" ah anda sudah datang nya, silahkan duduk, " ucap raja Hai dong


" ya raja hari ini saya akan pergi, dan Terima kasih atas segala kebaikan anda, namun boleh kah aku mempunyai permintaan terakhir " ucap xinyu dengan serius


semuanya yg mendengar itu saling memandang dan penasaran dengan apa yg di ingin kan xinyu


" apa itu kata kan lah " ucap raja Hai dong, namun sebelum xinyu menjawab sebuah langkah kaki terdengar, berjalan ke arah mereka,


" pangeran Zen, " ucap semua orang , mendengar percakapan itu Zen dong tidak menghiraukan nya dan hanya berdiri di samping xinyu


" aku ingin membawa sodara Zen dong pergi " ucap xinyu


mendengar itu semuanya saling memandang sampai akhir nya para tetua berkata " tuan xin apa anda bercanda, pangeran Zen adalah pewaris tahta ras es ilahi, bila hal buruk terjadi padanya kami tidak bisa menanggung kerugian "


namun saat kata kata terjatuh, Zen dong langsung berlutut ke arah raja Hai dong " kake aku mohon ijin kan aku pergi bersama tuan xin, ini adalah permintaan ku yg pertama dan terakhir "


mendengar ucapan itu Hai dong sangat terkejut, matanya tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan dan kesedihan, jelas setelah belasan tahun Hai dong tidak pernah mendengar ucapan seperti itu, karen Zen dong selalu memilih diam menyendiri,


bahkan para tetua sangat terkejut dan terharu walau bagai mana pun Zen dong sudah mereka anggap seperti anak mereka, dalam hati mereka terlintas bayangan Zen dong kecil yg sangat ceria dan aktip namun setelah insiden itu iya berubah drastis


setelah keadaan hening, karena keterkejutan nya, Hai dong berusaha menarik kebahagiaan nya dan menatap kepada para tetua dan komandan nya, untuk meminta persetujuan, mereka pun mengangguk dan akhirnya Hai dong membuka mulut nya


" baik lah aku mengijinkan nya pergi bersama anda tuan xin dan untuk mu Zen dong aku harap kamu kembali dengan selamat ketempat ini "

__ADS_1


mendengar itu Zen dong yg berlutut sangat bahagia dalam posisi nya yg berlutut, iya mengucapkan terimakasih kepada kake nya itu serta kepada tetua dan para komandan nya mendengar ucapan yg tulus itu semuanya tersenyum bangga. mereka berharap ke pergian Zen dong akan menjadi awal yg baik


singkat waktu xinyu dll yg sudah berpamitan dengan segala hal yg sudah terjadi, melangkah kan kakinya di ikuti yulanyi xio dan Zen dong keluar dari istana,


__ADS_2