
masih dalam reruntuhan clans thunder gold, xinyu yg bersembunyi, di balik reruntuhan melihat lima orang yg berdiri di depan pintu masuk ke ruang rahasia itu, di mana mereka memegang kunci masuk kedalam ruangan tersebut, meliat itu xinyu tersenyum samar ke gila an muncul di hatinya
" tanpak nya hari ini aku beruntung " ucap xinyu berjalan dengan tenang keluar dari persembunyian nya, melihat itu wu geng, mengerutkan kening nya dan berkata " apa dia gila dengan menunjukkan diri di hadapan orang orang itu, " jelas wu geng orang yg baru mengenal xinyu tidak mengetahui kekuatan sejati dari nya
" tenang lah kaka wu, tuan xin tidak tanpak di permukaan, walau orang itu berada di tahap lebih tinggi, di hadapan tuan xin bukan lah sebuah ancaman " ucap sen dong tersenyum,
"apa, seberapa kuat orang itu (xinyu) " ucap wu geng terkejut, di sisi lain ke lima orang yg di pimpin oleh seseorang yg berada di tahap zuan Qi tahap menengah bintang dua puncak, mengerutkan alisnya ketika melihat xinyu yg begitu tenang. berbicara
" cih siapa kamu, begitu berani muncul di hadapan kami " ucap sosok itu yg bernama hun me sheng
" tidak perlu tahu siapa diri ku, yg jelas aku ingin meminta kunci itu " ucap xinyu berusaha meminta kuncinya
" hahahah hanya tahap zuan Qi bintang satu puncak, begitu arogan sangat berani lancang " ucap hun me sheng tertawa, mendengar ejekan itu xinyu yg awal nya santai langsung suram , di ikuti satu kaki yg di hentakan ketanah seketika kekuatan menatal mmenyebar luas, mengunci pergerakan mereka
" apa ini kekuatan mental, siapa kamu sebenernya " teriak hun me sheng marah,
" aku sudah meminta mu baik baik namun tanpak nya kamu, lebih suka kekerasan, " ucap xinyu acuh tak acuh di sisi lain wu geng sangat terkejut melihat itu, terkecuali Zen dong yg sudah tahu kekuatan xinyu yg sebenernya dia hanya tersenyum samar
setelah wu geng menarik keterkejutan ya iya pun menampakkan diri bersama dengan Zen dong dari persembunyian,
melihat itu hun me sheng kembali terkejut, " kurang ajar ternaya kamu tidak sendiri namun jangan bersenang diri karena mempunyai kekuatan mental dan dua orang lemah itu kamu masih bukan lawan ku " teriak hun me sheng marah, dan langsung membuat segel rumit untuk melepaskan diri dari kekangan kekuatan mental xinyu
" ah tanpak nya kamu sedikit kuat mampu melepaskan diri , sodara wu tolong jaga sodara Zen " ucap xinyu langsung melepaskan semangat bertarung nya api hitam milik nya keluar dengan cepat membuat suhu di tempat itu berubah panas , hun me sheng dll kembali terkejut melihat api hitam itu
" apa afinitas api hitam kuno cih pantas kamu begitu arogan namun tetap saja perbedaan level di anatara kita masih terlampau jauh " ucap hun me sheng dengan rumit, namu walau begitu iya berusaha tenang tidak menunjukkan ke ngerian di hatinya
" kalo begitu, Terima ini " teriak xinyu langsung melemparkan serangan mengunakan api hitam nya. melsat dengan cepat
" dar dar dar "
serangan xinyu berhasil di tahan dengan perisai emergi berwana ungu, milik hun me sheng di ikuti dengan di rilis nya sebuah tombak panjang, di sisi lain xinyu merilis pedang milik nya dan akhirnya mereka berdua secara bersmaan bergerak cepat untuk menyerang
" trang trang trang "
dua senjata beradu terdengar ke telinga mereka menimbulkan kerusakan di area tesebut, sampai akhir mereka pun mundur beberapa langkah, , hun me sheng dengan cepat membuat segel rumit tombak di tangan nya melayang di udara kosong , " tombak api ungu membelah benua " teriak hun me sheng, energi yg besar melonjak dengan liar menyelimuti tombak milik nya..
di sisi lain xinyu menancap kan pedang nya di tanah, kedua tangan membuat segel rumit, seketika tiga piringan hitam berputar di hadapan nya, membentuk sebuah perisai berlapis,
__ADS_1
" darrrr"
serangan ganas hun me sheng menghantam perisai milik xinyu menyebabkan gelombang energi menyebar kesegala arah , xinyu dengan cepat menahan nya perisai nya dengan satu tangan, sedangkan tangan yg lain di gerakan di ikuti pedang yg menancap bergetar hebat sebelum,menyerang ke arah hun me sheng melihat adegan itu hun me sheng cukup tercengang
" sial dia bisa melakukan hal itu " ucap hun me sheng mengutuk marah, akibat nya hun me sheng mengendur kan serangan nya dan bersiap menghindari serangan ganas itu namun xinyu tersenyum jahat di balik topeng nya di ikuti kekuatan mental yg menyebar luas , di waktu bersama. an hun me sheng kehilangan kesadaran nya setelah terkena kekuatan mental itu , tubuh nya kaku matanya terbuka lebar lebar dengan mulut yg menganga...
" apa yg terjadi " ucap semua orang melihat adegan tiba tiba itu , mereka pun berhenti bertarung, ketika melihat nya, di sisi lain serangan hun me sheng perlahan hilang tombak milik nya terjatuh ke lantai
di sisi lain,kita di bawa di mana hun me sheng berada, dia sedang berdiri kebingungan, di sebuah tempat yg tanpak gelap dan asing , "apa ini , jangan jangan kekuatan mental level ke empat tahap suci nirvana " ucap hun me sheng yg berada di alam ilusi , seketika tubuh nya berdarah tatapan nya kabur perlahan dia kembali ke dalam kesadaran nya dan mendapati pedang xinyu yg sudah menancap di perutnya
" apa ini, siapa kamu sebenrnya " ucap hun me sheng dengan nada lirih ,
mendengar itu xinyu, acuh tak acuh berkata " ini adalah kekuatan mental tahap ke empat, kamu orang pertama yg merasakan nya, Terima lah kematian mu " saat ucapan xinyu terjatuh satu tangan nya di ulurkan lalu telapak tangan di cekram di ikuti dengan ledakan keras, di mana tubuh hun me sheng mejadi kabut berdarah semua orang yg melihat itu bergetar ketakutan,
" dia membunuh tahap zuan Qi dengan sangat cepat tidak tidak mungkin " ucap bawahan hun me sheng, bergetar hebat dan bersiap melarikan diri , namun Wu weng yg melihat itu, tidak membiarkan nya dan bersiap menyerang sebelum xinyu menghentikan nya
" biarkan saja sodara Wu, kita harus bergegas masuk kedalam" ucap xinyu, melangkah maju dan. mengambil kunci masuk ruangan itu
" baik lah "
mendengar itu Wu geng tanpa membantah langsung menghentikan langkah nya, dan mengikuti xinyu masuk kedalam ruangan itu bersma Zen dong, namun setiap langkah Wu geng, selalu memikirkan apa yg telah terjadi
singkat waktu xinyu sudah berhasil masuk kedalam ruangan itu, terlihat sebuah tempat yg gelap dan luas.
" ruangan macam apa ini tidak ada jalan lagi dan di sini sangat kosong " ucap Zen dong bingung, namun xinyu yg terlihat suram perlahan menutup matanya dan menyebarkan kekuatan mental nya sampai akhir dalam benak nya terlihat sebuah tulis an kuno menempel di dinding yg ada di tempat itu, pada akhir nya xinyu menyadari tulisan itu adalah petunjuk untuk masuk ke ruang rahasi , xinyu pun berjalan ke arah dingding batu itu dan meraba raba setiap bagain dan akhirnya xinyu tersedot kedalam sebuah di mensi, melihat itu Zen dong dan Wu geng terlihat panik
" tuan " teriak Zen dong dan wu geng bergegas menolong xinyu yg tertarik ke sebuah dimensi lain, namun sebelum mereka berhasil menggapai nya, ruang itu sudah menghilang di barengi dengan xinyu yg susah berada di dimensi lain
" sial apa yg terjadi " ucap Zen dong heran
" ntahlah, ruangan ini tidak sederhana yg kita kira, sekarang kita hanya bisa menunggu, nya keluar " uacp Wu geng tanpa daya, mendengar itu Zen dong tanpa rumit namun iya berusaha meyakinkan diri nya bahwa xinyu akan baik baik saja dan kembali
berpindah di tempat lain xinyu yg sudah berada di mensi lain tanpak bingung melihat sebuah tempat yg sangat tenang matanya menyapu kesegala arah, dan akhirnya suara yg sangat berat terdengar jelas
" haha sudah lama sekali tidak ada yg bisa masuk ke tempat ini " ucap sosok tua dengan pakaian putih serta garis garis kuning di dada nya lencana seperti guntur berwarna emas terlihat jelas , xinyu yg mendengar itu meningkatkan waspada nya, karena dengan jelas iya merasakan kekuatan yg sangat besar yg terkandung dari suara itu
" siapa anda dan di mana ini " ucap xinyu dengan tatapan tajam
__ADS_1
" hahaha anak muda, tidak perlu takut pada ku, yg tua ini aku adalah she ling pemimpin clans thunder yg lama " ucap she ling mengenalkan diri, saat kata kata itu terjatuh xinyu dengan cepat menangkupkan kedua tangan nya
" hormat pada leluhur clans thunder "
jelas xinyu menyadari bahwa orang tua di hadapan nya bukan orang biasa dari suara dan cara dia menyebutkan xinyu jelas dia tahu xinyu seseorang yg masih cukup muda dan itu baru pertama kali nya sosok xinyu mampu di ungkap kan
" haha tidak perlu sopan begitu aku hanya lah sisa jiwa yg tidak lama lagi akan hilang, namun apa yg kamu lakukan di tempat ku ini " ucap she ling dengan tawa ramah
" maaf junior ini mencari roh pedang ke sembilan milik leluhur ku dan aku. mendapatkan petunjuk nya berada di tempat ini" ucap xinyu sambil mengeluarkan pedang sword art
" ahh pedang sword art nya, luar biasa, tidak ku sangka bay xin memiliki keturunan yg cukup luar biasa dan soal roh pedang itu memang ada padaku " ucap she ling
" namun aku ingin tanya satu hal kepada mu. bagai mana kamu bisa masuk ke tempat ini, apa pemimpin clans thunder gold mengijinkan nya " ucap she ling kembali melanjutkan perkataan nya
mendengar itu xinyu langsung terdiam seperti enggan mengatakan yg sebenarnya, di sisi lain she ling yg melihat itu langsung suram
" apa kamu melakukan kekerasan kepada clans thunder ku " ucap she ling sedikit marah kecurigaan muncul dalam pikiran nya, namun sulong yg mendengar murid nya di tuduh sedemikian rupa mentransmisikan suara nya
" hey hey tua bangka. jaga ucapan mu itu, clans thunder gold mu yg pernah berada di puncak dataran kini telah tiada "
" siapa kamu keluar lah , " ucap she ling suram mendengar ucapan yg tidak sopan dari sulong
" apa karena kamu hanya sisa jiwa lalu tidak mengenal dewa sulong ini sungguh-sungguh lelucon kalo aku menampakkan wujud ku kamu pasti akan langsung otomatis binasa " ucap sulong dengan sombong
" apa dewa naga sulong, anda dewa naga sulong dataran atas, maaf atas kelancangan saya, tidak ku sangka anda masih hidup " ucap she ling dengan keterkejutan nya di tambah ketakutan menyelimuti hatinya, jelas dia tahu identitas sulong yg sebenarnya
" namun apa yg anda katakan benar tentang clans ku yg sudah hancur bahkan hilang di dataran, lalu siapa yg melakukan nya " ucap she ling melanjutkan perkataan nya
" lupakan tentang ku dan ya itu benar, clans mu telah hancur," jawab sulong dengan suara dingin
"nak siapa yg telah menghancurkan clans ku itu apa kamu tahu " ucap she ling ingin tahu
mendengar itu xinyu dengan hormat berkata- " leluhur, yg telah melakukan nya adalah aliansi hitam "
" aliansi hitam kurang ajar, " ucap she ling dengan marah, namun dengan keadaan nya yg sekarang iya sangat putus asa, setelah hening seketika she ling menatap ke arah xinyu dan berkata kembali
" nak aku akan memberikan roh pedang ke sembilan itu, namun mau kah kamu membantu ku membalskan dendam kepada aliansi hitam "
__ADS_1
mendengar itu xinyu sedikit terkejut sebelum iya berkata dengan penuh percaya diri " tanpa anda minta pun aku akan menghancurkan aliansi hitam itu leluhur bisa yakin itu "
" baik lah kalo begitu " ucap she ling sedikit tenang, singkat waktu iya pun mengayunkan pergelangan tangan nya di ikuti dengan muncul nya sebuah kotak emas yg menyegel roh pedang ke sembilan , tanpa lama lama xinyu pun menerima nya dengan senang hati.