
setelah beberapa hari di hutan pinggir, xinyu bergegas kembali kepada duo lin, dan bersiap mengajak dia mereka pergi , namun di perjalanan orang orang sedang ramai membicarakan keluarga xion dan duo lin yg akan di exsekusi mati
" aku dengar penyusup di tangkap dan anak kecil yg bernama xion shi dan ibunya akan di bunuh " ucap salah satu warga
" ya sangat di sayang kan namun apa daya bajingan Arlot itu sungguh kejam " jawab salah satu warga, mendengar itu xinyu yg berjalan santai langsung tegang dan menghampiri mereka
" maaf paman apa yg kamu bicara kan " tanya xinyu, melihat sosok asing yg menggunakan topeng itu kedua orang, terdiam ketakutan mereka sangka xinyu adalah salah satu bawahan Arlot, namun xinyu berkata " tenanglah aku ingin tahu apa yg kalian bicara dan aku bukan bagian dari orang itu "
" dua dua orang asing akan di hukum mati dan juga dua warga kami, " ucap warga itu memberi tahu
" di mana itu " jawab xinyu serius
" di alun alun kota xuan tepat nya di kediaman Arlot ya itu tempat clans xuan " jawab warga itu, mendengar itu xinyu langsung mengucap kan Terima kasih dan melesat dengan kecepatan kilat, " sial ternyata mereka tertangkap apa yg mereka lakukan sampai bisa tertangkap " ucap xinyu bergumam dalam hatinya, namun sulong berkata " hahah semua karena mu bocah. karena mengambil inti batu roh aku yakin itu "
" hmm ya bisa jadi apa pun itu mereka harus aku selamat kan " ujar xinyu serius,
" apa kamu yakin tampak nya orang yg bernama Arlot itu bukan individu biasa " ucap sulong kembali bertanya
" hahaha untuk apa takut kepada orang kejam bukan kah ada guru sang dewa naga " ucap xinyu menggoda.
__ADS_1
" haaahhhh sialan kamu ternyata pandai memuji untuk mendapatkan keuntungan " jawab sulong dengan menghela nafas nya,namun walau bagai mana pun Arlot bukan hal yg sulong takutkan selama itu bukan ranah tertinggi dan juga bukan Aula jiwa hitam salah satu organisasi yg mencari jiwa dengan kekuatan besar, yg mana mereka berskongkol dengan Aliansi hitam, untuk menguasai semua dataran.
"bocah kalo kamu pergi sendiri itu akan merepotkan mu bagai mana kalo kamu mencari bantuan " ucap sulong tiba tiba memberi sebuah ide, xinyu yg mendengar itu berhenti sejenak dan berkata " hah apa kamu takut naga tua namun baik lah apa rencana mu dan siapa yg kamu maksud aku tidak mengenal siapa pun "
"bukan kah tempat ini sebuah clans besar dulu nya dan aku yakin banyak orang kuat kamu selidiki atau bertanya kepada orang orang siapa tau ada informasi " sulong berkata dengan serius,
" hmmm baik lah aku akan mencoba mencari tahu nya " dengan ragu xinyu setuju dan akan mencari informasi, namun belum lama iya berjalan dia akhirnya bertemu kake tua yg sedang berjalan membawa beban yg sangat berat
" kake tunggu" ucap xinyu memanggil laki laki tua itu, tidak lama sang kake menoleh ke arah belakang, dia pun terkejut dan ketakutan langsung menyimpan barang nya dan terjatuh dengan lutut dan memohon ampun, terlihat wajah yg penuh ketakutan " ampuni saya tuan apa salah saya "
melihat dan mendengar perkataan kake tua itu xinyu mengepal kan tangan nya jelas iya tahu apa yg di rasa kan warga selama ini penuh dengan tekanan dan siksaan dari orang yg bernama Arlot itu " tidak kake bangun lah aku ingin bertanya sesuatu kepada mu " ucap xinyu sambil membantu kake tua itu bangun
" jangan takut kake aku bukan bagian dari bajingan itu aku hanya ingin bertanya sesuatu kepada mu,apa di kota ini tidak ada orang kuat yg melindungi clans xuan " ucap xinyu memberi pertanyaan, mendengar itu sang kake terdiam tanpa kata dan sesekali melihat ke arah xinyu, tidak lama berkata
" hahh baik lah aku ingat dulu kota kuan di isi pemimpin yg adil dan dia punya lima tetua yg hebat dan beberapa panglima tempur yg kuat, namun sejak kejadian itu. banyak yg mati " ucap kake itu bercerita, mendengar cerita itu xinyu terdiam dan mendengar kan dengan serius serya berkata " apa pemimpin clans tidak mempunyai anak "
kake tua yg mendengar pertanyaan itu menghela nafas sebelum berkata " dulu ada seorang bayi kecil anak dari pemimpin kami namun sejak kejadian itu Aku tidak tahu lagi "
xinyu yg mendengar itu hanya bisa menggelengkan kepala nya seraya bergumam kepada dirinya sendiri " tampak nya aku harus melakukan nya sendri " namun saat xinyu sedang bergumam sang kake berkata kembali
__ADS_1
" namu aku pernah mendengar kabar ada dua tetua yg selamat dan satu panglima serta tiga jendral yg setia dan masih hidup namun mereka di penjara di bawah tanah "
mendengar cerita itu xinyu yg putus asa kembali bersemangat seraya berkata " di mana penjara itu ke apa kamu tahu " ucap xinyu dengan antusias bertanya
" dari berita yg aku dengar mereka di penjara di bawah tanah tepat nya arah utara dari alun alun kota xuan "ucap sang kake,
" ah baik lah "
xinyu yg sudah mendapatkan informasi yg cukup, di tambah sang kake yg sudah memberikan informasi tentang letak dari penjara itu tanpa menunggu lama langsung bergegas pergi, ketempat yg di maksud ( penjara bawah tanah) setelah waktu yg cukup lama xinyu akhir nya sampai di sebuah tempat yg di jaga ketat oleh beberapa penjaga
" tampak nya itu jalan masuk menuju ruangan bawaha tanah itu,
@clans xuan alun alun kota@
jauh di tempat berbeda terlihat laki laki yg cukup meyeram kan dengan rambut panjang teruray bekas luka di bagian pipi nya, menambah kesan seram, itu adalah Arlot sang pemimpin dari kelompok penjahat yg menduduki clans xuan, di hadapan nya empat orang terikat dengan menyedihkan
"kaka tampak nya kita akan mati sekarang " ucap lin zi dengan putus asa, mendengar itu zi lin tersenyum sambil melirik adiknya itu " hahaha ntahlah aku selalu merasa bahwa orang itu akan datang " ucap zi lin tertawa ketir , di sebelah nya xion shi selalu meyebut nama xinyu " kaka tolong lah kami aku yakin kamu akan datang "
riuh para bawahan Arlot yg berkata " bunuh bunuh bunuh " suara itu bergema di alun alun, Arlot dengan acuh tak acuh berkata "ternyata dia seorang pengecut bahkan meninggal kan teman nya untuk mati tampak nya aku membuang waktu karena tidak langsung membunuh kalian " ucap arlot suara nya di penuhi hinaan,
__ADS_1