DALAM PELUKAN SENJA

DALAM PELUKAN SENJA
BAGIAN 2 - PERTEMUAN


__ADS_3

*In kampus *


Pagi ini Suho datang sangat awal. Suho akan menyerahkan beberapa laporan pada Prof Han. Saat dalam perjalanan Suho bertemu dengan Yora.


Yora adalah gadis yang sangat populer di Kampus, Yora sangat menyukai Suho, kemanapun Suho pergi Yora selalu menempel bersamanya.


" Suhooo...." Teriak Yora sambil lari ke arah Suho


" Apa yang kau lakukan disini? apa kau akan terus mengikutiku? " Tanya Suho dengan ketus.


" Aku mau menemui Prof.Han apa kau mau kesana juga? kalo begitu ayo bareng. " Yora


Suho dan Yora pergi menemui Prof Han.


tuk


tuk


tuk


mereka mengetuk pintu ruangan Prof Han dan masuk ke ruangan itu.


" Suho... Yora masuklah. " Ujar Prof Han


" Selamat pagi Prof saya mau menyerahkan laporan untuk nilai saya. " Ujar Suho


" Oh begitu, Simpan disini. "


" Prof Saya disini untuk menyerahkan laporan milik


Yu In Ah, dia sedang tidak enak badan dan tidak bisa datang jadi saya mengantarnya. " Yora


tuk


tuk


tuk


seorang mengetuk dibalik pintu masuk ruangan.


" Masuk " Prof Han menyuruh orang itu masuk


Suho terdiam melihat seorang yang masuk ruangan Prof Han saat itu. Mukanya menjadi dingin, Beribu kata yang ingin dia ucapkan tertahan dibibirnya, Dia tidak bisa melakukan apapun keringatnya mulai bercucuran dari seluruh tubuhnya.


Gadis itupun sama, Dia terdiam sewaktu melihat Suho disana. Gadis itu menatap Suho dengan lembut sekana mereka saling mengenal satu sama lain.


" Ah kau, mahasiswa baru? siapa namamu? "


Ucapan Prof Han membuat keduanya terkejut


" Selamat pagi saya Yoona pindahan dari Jerman, direktur meminta saya menemui anda untuk beberapa dokumen. "


" Direktur minta kau masuk jurusan Hukum benarkan? dia sangat memperhatikanmu. Kalau begitu ini dia dokumennya temui Prof Kim dia aka membantumu untuk tahapan awal disini, wah sepertinya kau anak yang pintar Direktur pasti sangat menyukaimu. " Ujar Prof Han ada Yoona.


" Yoona- yaaa " Suho memotong pembicaraan Prof Han dan Yoona.


" Apa kalian saling mengenal? " Prof Han bertanya ada Suho yang tiba tiba memotong pembicaraan


" Dulu kami satu sekolah, Yoona adalah teman SMA ku Prof. " ujar Suho


" Prof terimakasih, aku sedang sibuk jadi maaf aku pamit duluan. Suho aku duluan sampai nanti. "


Seakan sedang menghindar Yoona bergegas meninggalkan Ruangan Prof Han. Suho pun seperti itu tiba-tiba dirinya pamit keluar dari Prof Han. Yora kebingungan dengan situasi mereka berdua dan hanya mengikuti mereka dari belakang.


Di lorong kampus Yoona yang berjalan terburu-buru dikejar oleh Suho. Suho berhasil menghentikan Yoona, Suho menarik Tangan Yoona dengan cepat.


" Tunggu " Ujar Suho


" Suho, maaf aku sedang sibuk bisakah kau melepaskan tanganku? "

__ADS_1


" Apa kau mau mengindari ku lagi ? Katakan apa yang kau lakukan disini ? " Suho meninggikan nada bicaranya.


Yora terdiam melihat mereka berdua bertengkar, dalam fikirnya bertanya siapa gadis ini, kenapa Suho bisa semarah itu padanya.


" Maaf Suho, tapi ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakannya. Suho aku mohon lepaskan tanganku aku sedang mengurus beberapa berkas ku. "


" Yora, Tinggalkan kami berdua "


" Apa? ah maksudku baiklah, aku akan menunggumu di basecamp. "


" Yoona ayo bicara denganku sekarang "


Dengan keegoisannya Suho menarik tangan Yoona menuju tempat dimana jarang ada orang disana.


" Suhooo, tolonglah lepaskan aku. "


" Mari bicara disini aku tidak akan melepas genggamanmu jika kau tidak menjelaskan padaku tentang semua ini " Tangannya semakin menggenggam erat tangan kecil milik Yoona.


" Suho, aku benar-benar tidak tau kau kuliah disini. Aku baru pidah beberapa hari disini, Suamiku memintaku untuk tetap di Korea menemaninya itulah sebabnya dia memindahkan ku ke kampus ini. "


" Apa suamimu masih menyembunyikan keberadaan mu? Kenapa kau sebodoh itu? " Suho semakin marah pada


" Suho, Apa yang kau bicarakan itu terlalu berlebihan. Berhenti bicara seakan kau dan diriku memiliki hubungan special kau harus menarik jarak dengaku mulai sekarang. "


" Tidak, itu tidak mungkin. Aku tidak akan bisa menarik jarak denganmu aku tidak peduli kau sudah menikah yang jelas kau harus terus bersamaku. Aku tau itu egois tapi hal yang harus kau tau adalah kau akan menjadi milikku saat kau bersamaku. "


" Baiklah, lakukanlah apa yang ingin kau lakukan dan lepaskan aku. Aku benar-benar sibuk hari ini jadi aku mohon mengertilah. "


Perlahan Suho melepas genggaman eratnya. Yoona beruhasa menghindari Suho yang sangat marah pada saat itu, Fikirannya sangat kacau.


pukul 19:30 malam.


kepulangan Yoona disambut oleh suaminya Chanu. Saat itu Chanu sudah menyiapkan makan malam untuk istri tercintanya itu. Chanu dengan senyum manisnya mulai menyapa gadis cantik miliknya itu.


" Selamat malam Nona cantiiik, Lihat aku sudah menyiapkan makan malam untukmu. " Ujar Chanu sambil membuka pintu untuk istrinya


" Aku fikir Eun-ji yang membuka pintu ternyata kau, apa kau menyiapkannya sendiri? " Tanya Yoona


" Sayang, Terimakasih. "


" Sini Cium aku disini sebagai bayarannya. "


Tanpa basa basi perahan Yoona mengecup bibir suaminya dengan lembut. Mereka makan malam berdua seperti layaknya suami istri biasa.


" Bagaimana kuliahmu? apa menyenangkan? " Tanya Chanu sambil menyantap makan malam tersaji di meja makan


" hmm, lumayan... bagaimana denganmu? apa perusahaan baik-baik saja. "


" Tentu, Ayah memutuskan untuk memberikan sepenuhnya perusahaannya kepadaku. Ah benar, apa kau ingin sesuatu? katakanlah, aku bisa membeli apapun yang kau mau asal kau menuruti kemauanku. "


Tengah tengah pembicaraan tiba-tiba handphone milik Yoona bergetar. Panggilan masuk dari nomor tidak dikenal, seketika wajah Yoona menjadi dingin. Chanu menatap Yoona seakan kesal dengan panggilan masuk itu. Yoona segera memegang Handphone nya.


" Sayang, Bolehkah aku mengangkat telponnya? "


" Sudah aku bilang berapa kali, Matikan telponmu saat kau bersamaku. Kau tahu aku tidak suka waktu Kita diganggu. Apa kau tidak mengerti ? Apa yang sulit mengerti hal seperti itu. " Nada bicara Chanu meninggi. Dirinya benar-benar marah hanya karna panggilan masuk.


" Sayang, maafkan aku. aku benar-benar lupa, aku berjanji tidak akan ku ulangi kesalahannya. Sayang dengarkan aku. " Yoona membujuk Chanu dengan takut, Tangannya benar-benar gemetar.


" Kenapa kau selalu seperti itu? sampai kapan kau akan melakukan kesahan ? Apa kau bodoh ? "


" Maafkan aku, aku ..... "


" Sudahlah, Aku mau keluar makanlah sendiri aku sudah tidak mood. Eun-ji Jangan biarkan dia keluar atau aku akan memecatmu. " Teriak Chanu


" Baik Tuan. "


Chanu pergi meninggalkan rumah malam itu, Entah kemana dia akan pergi yang jelas sikapnya membuat Yoona sangat sedih malam itu.


" Nona, apa kau baik-baik saja? Bangunlah kau tidak seharusnya sedih karna dia, dia memang seperti itu kurang ajar, pemarah. " Ujar Eun-ji mencoba membuat Yoona tenang.

__ADS_1


" Terimakasih, jika bukan karenamu aku sudah mati dalam keluarga ini. Aku benar-benar ingin menghirup udara segar suasananya sangar membuatku sesak. "


" Pergilah, kembali pukul 11 jangan terlambat. " Ujar Eun-ji pada Yoona


Perkataan Eun-ji membuat Yoona tersenyum semringah, Yoona memeluk Eun-ji dengan erat.


" Apa kau serius? ah melegakan, aku benar-benar minta maaf aku selalu melibatkanmu dalam masalah. "


.


.


.


.


*In kampus *


" Wah Suho kenapa dia belum datang juga " Ujar June dalam suatu perkumpulan


" Bagaimana jika kita pergi duluan, keadaan nya sedang buruk hari ini. " Ujar Yora dengan kecewa


" Apa kalian bertengkar? " Felix


" Tidak, Sebeneranya tadi pagi aku bertemu dengannya saat hendak ke ruangan Prof.Han " Yora


" Lalu apa yang salah? " Felix


" Dia tiba-tiba bertemu dengan seorang perempuan aku lupa lagi namanya tapi yang jelas mereka bertengkar dengan serius dan yang serius adalah setelah mereka bertengkar Suho menjadi kacau bahkan dikelas dia beberapakali tertangkap melamun. " Yora


" Apa dia bertengkar dengan pacarnya? Tapi itu mustahil aku fikir kau pacarnya. " Felix


" Apa kau tahu nama wanita itu? " Tanya June


Dari semua kawan-kawannya June adalah orang yang paling dekat dengan Suho. Sejak SMA mereka memang sudah sangat dekat, June termasuk orang yang paling mengerti keadaan Suho dengan baik.


" Sayangnya, aku tidak ingat namanya. Sudahlah ayo pergi aku sangat lapar dan ingin segelas Soju untuk malam ini. " Ujar Yora menarik kawan-kawannya itu untuk pergi ke bar tempat biasa mereka nongkrong.


.


.


.


.


*In Rumah Suho *


Dari kepulangannya hingga malam tiba Suho tidak sedikitpun berbicara paca Lucas kakaknya, Suho menjadi seorang yang sangat dingin malam itu. Kekacauan sangat terlihat jelas di mukanya. Beberapa kali Suho hanya terlihat mondar mandir dari lantai 2 ke bawah untuk membawa botol Soju. Kelakuan Suho membuat Lucas khawatir.


" Ah sial, ada apa dengan bocah itu " Gumam Lucas sambil memperhatikan gerak gerik adik kandungnya itu.


Lucas sangat penasaran dengan apa yang terjadi, membuat dia bangun dari duduk santainya. Lucas segera menyusul Suho ke kamarnya di lantai 2.


" Suho, apa kau di dalam? aku masuk...... " Teriak Lucas dari balik pintu.


" Apa kau sedang dalam masalah?


Tanya Lucas sambil mendekati Suho yang duduk di ujung kamar miliknya.


" Kak, Aku bertemu dengannya. Aku tidak bisa menahan diriku aku sangat ingin bersamanya kembali, sangat sulit untukku melupakannya. "


Suho tertunduk dengan seribu kekecewaan terpendam dalam dirinya. Lucas mendekat memegang tangan adik kesayangannya itu.


" Kalau begitu lakukanlah, lakukan apa yang kau ingin lakukan. Kau tahu ? Terkadang kita perlu sedikit egois untuk kebahagiaan kita sendiri. Aku sangat tahu perasaanmu pada Yoona bukan perasaan biasa. Kembalikan bersama lalu perbaiki hubunganmu dengannya dan berpisahlah dengan baik agar tidak ada hal yang akan kau sesali seperti sekarang ini. "


" Benarkah? apa maksudmu aku kembali padanya untuk benar-benar mengakhirinya? Apa itu akan baik-baik saja? "


Tanya Suho pada Lucas yang dengan yakin menggenggam tangan miliknya

__ADS_1


" Cobalah, lebih baik terluka karna melakukannya dari pada terluka karna menyesalinya. Dari pada duduk disini dengan tidak jelas pergilah ke luar cari udara segar dan belikan aku beberapa Komik di tempat buku langgananmu. "


" Baiklah, Aku sangat berharap bertemu dengan Yoona disana seperti dulu. "


__ADS_2