DALAM PELUKAN SENJA

DALAM PELUKAN SENJA
BAGIAN 4 - SEBUAH KESAN INDAH


__ADS_3

Setelah menghabiskan malam indah berdua, Yoona bangun lebih dulu dari Chanu. Karena ada janji dengan Suho Yoona bergegas mandi dan berdandan sangat rapih. Yoona tersadar Suaminya masih dalam keadaan tidur, Yoona me dekati Chanu dan mengelus pipinya untuk membangunkannya.


" Sayang, Bangun ini sudah pukul tujuh kau harus segera pergi ke kantor "


Yoona berbisik dengan lembut pada suaminya. Yoona sangat mengerti bagaimana membangunkan Chanu.


Chanu membuka kedua matanya, menatap istrinya yang sudah tampil cantik pagi itu. Chanu memberikan senyuman kepada Yoona seakan tidak ingin meninggalkan malam bersama Yoona. Chanu menarik tangan Yoona dan mengecup bibir Yoona dengan lembut. Tatapan manja terlihat dari wajahnya.


" Kenapa kau pakai baju itu hari ini ? Jangan pakai baju itu jika kau secantik itu bagaimana bisa aku bangun dan kerja dengan tenang. Aku yakin seluruh cowo di kampus akan milirikmu. "


Chanu merengek pada Yoona yang tampil cantik pagi ini.


" Kalau begitu haruskah aku kembali tidur dan menghabiskan seharian penuh bersamamu? "


Yoona membalas godaan Chanu sambil tersenyum manis padanya.


" Baiklah-baiklah aku akan bangun beberapa menit lagi lagipula aku kerja pukul 9 jadi masih punya waktu. "


" Bolehkah aku pergi duluan? Eun-ji sudah membuatkan sarapan "


Yoona sangat tidak sabar dengan janjinya bersama Suho, Sehingga dirinya pamit pergi duluan pada suaminya.


" Tentu, hari ini pakailah mobil sendiri aku akan menelpon supir untukmu. "


" Tidak, sudah kubilang aku paling nyaman berangkat dengan Bus saja, Kau tahu aku tidak suka hal yang berlebihan. "


Dengan sopan Yoona menolak suaminya, dia mengecup kening Chanu sebelum pergi. Dia sangat bersemangat untuk bertemu dengan Suho hari ini. Yoona mengenakan pakaian terbaiknya.


Yoona berada di halte bus sebelum jam janji mereka. Yoona menunggu Suho dengan duduk di halte tersebut. Meskipun tidak tahu kapan Suho datang Yoona dengan keyakinannya tetap menunggu Suho dengan hati yang penuh rasa bahagia.


Beberapa menit setelah Yoona berada di halte Yora turun dari sebuah mobil sport mewah. Yoona tidak terlalu mempedulikan Yora. Tidak disangka Yora datang menghampiri Yoona yang sedang duduk.


" Hai, Apa kau wanita kemarin? Kau ingat aku ? Aku yang pagi itu bersama Suho. " Yora menyapa Yoona terlebih dahulu.


" Oh iya, aku ingat. Kenalkan aku Yoona pindahan dari Jerman semoga kita bisa.... "


" Baikah, Kenalkan aku Yora aku teman dekat Suho sejujurnya menuju ke jalur yang lebih serius. Jika boleh tanya bagaimana kau kenal Suho ? " Yora memotong pembicaraan Yoona yang sedang memperkenalkan dirinya padanya.


" Kami teman SMA, maaf soal kemarin kau pasti salah faham. sejujurnya kemarin hanya ada sedikit masalah mengenai reuni. "


" Aaah, jadi begitu... apa kau disini untuk menunggu temanmu? Aku disini menunggu Suho. "


Perkataan Yora membuat Yoona terdiam terpaku tanpa kata. Dalam fikirnya terus bertanya-tanya mencoba mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Yoona memutuskan pergi karena tidak mau sesuatu terjadi.


" Yora, aku duluan sepertinya Suho, ah maksudku seertinya temanku tidak akan datang. "

__ADS_1


" Baiklah sampai jumpa lagi "


Yoona berjalan cepat menuju kelasnya dengan suasana hati yang sangat kacau. Yoona datang paling awal di kelasnya dia kemudian duduk duduk di ujung kelas sambil berfikir keras tentang hubungannya dan Suho.


" Yoona - yaaa " Teriak seseorang yang tiba-tiba datang dari balik pintu kelasnya.


" Ah, kau ??? " Yoona memasang muka kaget melihat kenalan SMA nya juga berada di kampus yang sama.


" Jadi yang pindah itu kau ?


" June-yaaa masuklah. Wah tidak disangka kau kuliah disini? "


June masuk kedalam kelasnya, June duduk di bangku pinggir Yoona.


" Kenapa kau datang sendirian, kelasnya masih kosong hahaha. " ujar June


" Kau meledekku sebelum menanyai kabarku dasar sialan, Jadi kau kuliah disini? Bagaimana kabarmu? "


" Ah benar, Apa kau baik-baik saja ? Aku sangat baik akhir-akhir ini. Aku penasaran semua siswa di departemenku membicarakan siswa bari di departemen hukum aku sangat penasaran dan datang kesini. "


" Wah wah wah kau masih sama seperti dulu setiap mendengar kata wanita kau selalu bersemangat. "


" Apa kau sudah bertemu dengannya? " maksud June adalah Suho dia bertanya apa Yoona sudah bertemu dengan Suho


" Dengan siapa ?


" Wah wah wah apa kalain saudara kembar ? Jadi kalian masih bersama? "


Yoona mengerti maksud dari June adalah Suho namun Yoona berusaha menyembunyikan fakta bahwa dirinya sudah bertemu dengan Suho.


" Tenang saja kita mengambil jurusan yang berbeda. Apa aku harus menelpon mereka? Aku ingin mereka tahu kau berada disini. "


" Tidak, tidak, Tidak usah. Ayo bertemu dilain waktu. "


satu persatu mahasiswa kelas hukum datang, setiap orang yang masuk kelas tidak luput dari pandangannya terhadap Yoona dan June. Semua berfikir bagaimana Yoona yang baru berada di kampus beberapa Minggu bisa berteman dengan June.


" Kalau begitu bagaimana nanti malam ? Jika kau punya waktu kita ke cafe untuk minum. "


" Baiklah, Sebaiknya kau pergi lihatlah teman teman kelasku memandang kau dan aku. Ini telpon aku jika sudah selesai kuliah. "


Setelah menerima kartu nama Yoona, June bergegas meninggalkan kelas Yoona. Seteleha June pergi wanti wanita di kelas Yoona mulai berbisik bisik meributkan June dan Yoona. Seorang mendekati Yoona.


" Bagaimana bisa kau dekat dengan June? "


" Apa maksudmu pria tinggi tadi? aku satu SMA dengannya. " Ujar Yoona dengan dingin menjawab dengan jujur pertanyaan gadis itu.

__ADS_1


" Benarkah? Kalau begitu kau juga satu sekolah dengan Kris, Felix dan Suho ?


" Begitulah, kami dulu dekat. Aku berpisah dengan mereka saat keluar sekolah memangnya kenapa? "


" Pantas saja bari sehari disini kau sudah terkenal, Apa waktu SMA kalian satu geng? Kau pasti orang kaya June dan yang lain terkenal disini karena mereka orang berada kau tahu sendiri June anak anggota dewan "


" Tidak tidak kau salah faham aku tidak sekaya mereka, aku berasal dari orang biasa. "


" Eiiiyyy pembohong, berhenti merendah aku tau kau orang kaya aku melihatmu beberapa kali di antar mobil sports kau juga memakai pakaian branded bahkan hanya dompet saja kau menggunakan merek yang terkenal. Perhatian apa disini ada yang percaya Yoona wanita biasa? "


"Tidak mungkin, Bagaimana orang biasa bisa kuliah di Jerman. " ujar seseorang mejawab teman Yoona yang berbincang dengannya.


* In Departemen Teknin *


Suho penasaran apa yang terjadi dengan Yoona sehingga dirinya tidak datang ke halte bus pagi ini. Dari awal masuk pelajaran hingga pelajarannya berakhir Suho terus berfikir di pojok kelas.


Kelas hari ini berakhir tanda istirahat makan siang datang. Suho masih diam di pojok kelas sambil melamun. Yora menghampiri Suho yang sedang kacau di pojok kelas.


" Hey Suho, mau makan siang bersamaku? " Ajak Yora pada Suho


" Tidak, pergilan sendiri atau ajak yang lain " seperti biasa Suho selalu menolak Yora dengan dingin


" Suho, apa kau lihat di grup chat? June bilang gadis bernama Yoona akan ikut ke cafe bersama kita nanti malam. Bagaimana apa kau ikut juga? "


" Yoona siapa? "


" Yoona dari departement Hukum, yang kemarin kau tarik tarik dan bertengkar. Sebenarnya apa masalah kalian? "


" Tidak tidak tidak ada kemaren hanya masalah biasa "


Suho yang mendengar kabar dari Yora langsung bergegas membuka Handphone nya dan membaca isi pesan Grup Chatnya. Ternyata yang dia duga benar June mengajak Yoona mantannya untuk pergi makan malam bersama.


Suho berdiri dari duduk, Dia bilang pada Yora bahwa dia harus menemui June. Suho bergegas keluar untuk mencari June dia bahkan pergi ke departemen lain hanya untuk memastikan bahwa orang yang June ajak adalah Yoona miliknya.


.


.


.


.


.


Mon maafa kalo Typo ❤️

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak 👍


__ADS_2