
Jam pelajaran berakhir, Selurut mahasiswa keluar dari kelasnya masing-masing. Suho bersemangat agar cepat-cepat bertemu sang pujaan hatinya segera lari menuju gerbang. Satu persatu dari mereka datang.
" Suho.... Aku fikir kau pulang. " Ujar Yu in ah yang baru datang bersama Kriss kekasihnya itu.
" Apa kau tahu yang datang hari ini siapa? " Ujar Kriss ada Suho seakan memberikan kode padanya.
" Aku fikir kau akan menghindar, kau kali ini benar benar akan menemuinya? " Felix
" Itu mereka datang. Wah June menepati janjinya dia bersama Yoona seorang perempuan cantik dari Gangnam. "
" Memangnya siapa dia ? Apa dia mantan kekasih June atau pacar June dia kelihatan cocok berjalan dengan June. Apa mantan kekasih Suho? " Ujar Yora dengan dingin
" Kalian udah lama? Ini kenalin Yoona temen SMA gue, Kris, Felix, dan Suho. " Ujar June yang baru datang
June mengenalkan satu persatu dari mereka yang belum saling mengenal dengan Yoona. Diantaranya, Yora, Yu In ah, Dongi, Chan, Samuel, Jung dan yang lainnya.
Mereka kumpulan orang orang yang cukup terkenal meski tidak semua dari merek adalah orang yang special ada juga dari mereka yang berasal dari keluarga biasa saja.
Mereka dipertemukan saat mereka sering datang ke bar dekat kampus, disanalah mereka mulai menjalin pertemanan. Masing-masing dari mereka menempuh semester yang berbeda-beda.
" Yoona, Kau semakin cantik bagaimana kabarmu? "
Kris menyapa Yoona dan memberikan tangannya untuk bersalaman satu sama lain. Seperti biasa pertemuan mereka diawali dengan candaan Felix.
" Apa ini tas Limited ? Berapa kau beli? " Tanya Felix
" Kau ini baru bertemu denganku sudah meledekku. Apa kau tidak percaya aku memakai tas seperti ini. " Ujar Yoona pad Felix.
" Suho sapalah, Apa kau tidak berniat menyapa Yoona. "
" Sorry sorry Yoona apa kabar? "
Mendengar sapaan Suho, Yoona hanya menjawabnya dengan senyuman manis diwajahnya. Mereka tidak berbicara satu sama lain, Hanya menyampaikan perasaan mereka melalu tatapan dari keduanya.
June tiba-tiba mengubah keputusannya. June mengajak seluruh teman kumpulannya agar makan dan minum di rumah Suho saja. Suho menyetujuinya begitupun yang lainnya. Yang lain berangkat ke rumah Suho duluan, sedangkan June, Yoona dan Suho pergi memembeli makanan dan beberapa minuman untuk malam ini.
" Tunggu, Aku fikir aku harus beli makanan ringan dulu. pergilah beli Soju Suho Yoona kalian pergilah bersama kita ketemu lagi disini setelah belanja "
June mengehentikan perjalanan mereka. Tanpa mendengar jawaban dari Suho dan Yoona, June langsung pergi meninggalkan mereka berdua.
" Dia ini, kebiasaan selalu seperti itu. " gumam Suho melihat June lari ke arah berbeda.
Suho mengalihkan pandangannya, dia memandang Yoona. Dia melangkahkan kakinya, membuat dia berada dihadapan Yoona. Jarak mereka berdiri sangat dekat. Tiba-tiba Suho memeluk Yoona, membuat Yoona cukup terkejut malam itu.
" Aku rindu.... Rinduu....Rinduuu sekali. " Ujar Suho
" Aku juga sangaaaat merindukanmu, Wah Ternyata pelukanmu masih membuatku berdebar "
" Kenapa dengan badanmu ? Aku rasa badanmu semakin kurus. Apa kau diet lagi? "
__ADS_1
Suho melepas pelukannya dan memeriksa badan Yoona.
" Sudahlah, Ayo pergi belanja. Kau tahu sendiri aku tidak punya banyak waktu. " Ujar Yoona sambil menarik tangan Suho.
Mereka mulai berjalan menuju toko minuman yang mereka tuju. Tangan Suho menggenggam tangan Yoona seakan enggan melepaskannya.
" Kenapa kau tidak datang pagi ini? "
Pertanyaan Suho membuat Yoona menghentikan langkahnya. Yoona terdiam dan teringat perkataan Yora pagi tadi. Perkataan Yora terbayang terus oleh Yoona.
" Pagi ini aku diantar Supir. Suho bolehkah aku bertanya apa hubunganmu dengan Yora? "
" Hanya teman, dia wanita di kelasku kau tahu Yu In ah kekasih Kris? Hanya mereka berdua wanita yang masuk jurusan Teknik. Memangnya kenapa? "
" Tidak aku hanya penasaran, aku hanya takut Yora adalah teman dekatmu. Sudahlah kalau begitu ayo "
Mereka berdua pergi melanjutkan membeli bahan makanan untuk acara malam ini. Setelah menghabiskan beberapa menit untuk belanja mereka kembali bersama menuju rumah Suho. Lucas dan yang lain sudah menggu mereka.
Acara dimulai dengan kegiatan masak memasak. Mereka membakar daging, menuang Soju hingga tertawa bersama. Semua melepas penat yang mereka lalui hari ini. Bersantai menikmati waktu luang yang sangat sulit mereka dapatkan diwaktu kuliah.
Triinnggg...
Triinggg...
Handphone Yoona berdering ditengah perbincangan mereka. Suho melirik seketika ke arah HP milik Yoona. Yoona bergegas menutupi layar ponsel miliknya itu.
" teman - teman aku permisi dulu, aku harus mengangkat telpon. " ujar Yoona sambil berdiri dan langsung pergi dari kerumunan temannya.
"Suho, tolong bawakan Wine di dapur. "
Suho yang menyadari kode dari Lucas segera meninggalkan anak-anak dan pergi menuju dapur untuk memastikan keadaan Yoona. Terlihat Yoona sedang memandangi layar ponselnya di dapur.
" Yoona, apa kau baik-baik saja? "
" Ah Suho, kau mengagetkanku saja. Aku baik-baik saja sedang apa disini? "
" Aku fikir kau dalam masalah, jadi aku kemari untuk memastikan. "
" Aku baik-baik saja, pergilah jangan membuat yang lain salah faham "
Suho menatap tajam Yoona dan menyembunyikan hp miliknya.
" Yang lain sudah mabuk jangan khawatirkan yang lain sebaiknya kau khawatirkan dirimu sendiri. Aku sudah lama mengenalmu jadi sebaiknya jangan mencoba berbohong padaku. "
" Sejujurnya, dari tadi Chanu menelponku tapi aku belum mengangkatnya aku takut dia akan marah jika dia tahu hanya main disini. "
Triiiiing......
Triiiiing......
__ADS_1
lagi dan lagi Chanu menelpon Yoona, membuat Yoona semakin ketakutan untuk bicara dengannya.
" Angkatlah, dan bicara apa adanya. "
Yoona memutuskan untuk mengangkat telpon dari Chanu
" Hallo Sayang, maaf baru menjawab. "
" Sayang, apa kau masih dirumah temanmu? Apa temanmu perempuan? jika Iya menginaplah disana. Eun-ji pergi menemui ayahku dan aku tidak bisa pulang ke rumah aku khawatir kau akan ketakutan dirumah sendirian. "
" kenapa Tiba-tiba? Apa kau yakin tidak salah bicara"
" Aku sedang sibuk bye selamat malam "
Yoona terdiam seletah Chanu menutup telponnya. Suho yang mendengar pembicaraan langsung tersenyum dan bergegas memeluk Yoona.
" Sebagai istri yang baik kau harus menuruti suamimu. menginaplah disini aku yakin akan menjagamu. "
" Sial kenapa dia menutup telponnya " Ujar Yoona dengan muka yang memerah.
" Sudahlah kau boleh menginap disini, urusan anak anak biar aku yang atur. "
" Tidak aku akan pulang saja lagian aku tidak apa apa. "
Bruuuuk
Tiba tiba pintu dapur terbuka dengan kencang. June yang sangat mabuk berat menabrak pintu dapur membuat Suho yang sedang mendekap Yoona kaget.
" Heiiiii, sedang apa kalian disini? Apa kalian hendak berciuman? kenapa berkedakatan seperti itu " Ujar June dengan gelagat orang mabuk.
" Sial, mengganggu sekali anak ini. June pergilah tidur apa yang lain juga mabuk? " Tanya Suho
" yang lain sudah pulang, minggir jika ingin pacaran dikamar saja jangan di dapur aku mau muntah "
" Pergilah ke kamarku, aku akan menyusulmu nanti aku mengurus dulu June. "
Dengan lembut Suho mengelus kening Yoona. Yoona bergegas pergi dari hadapan Suho.
.
.
.
.
.
Mon maaf kalo Typo ❤️
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak ❤️