Dari Tragedi Tumbuh Cinta

Dari Tragedi Tumbuh Cinta
kegelisahan lia


__ADS_3

tak terasa kini jam pun menunjukkan sudah waktunya pulang.....saat Lia sudah melangkah masuk lif Alex pun ikut masuk.lia pun merasa canggung saat satu lif sama Alex.


ingat besok kamu harus memberi jawaban atas apa yang saya ucap kemarin.....Alex pun angkat bicara.


yaaaaa.....ucap Lia.


saat lif terbuka Alex pun langsung melangkah pergi.sedangkan diluar kantor hujan begitu lebat.


kenapa juga aku gak turun dari tadi.....ucap Lia lirih.


sedangkan sopir Alex kini sudah siap di depan kantor.Alex yang memperhatikan kantor sudah sangat sepi karna karyawan sudah pada pulang.

__ADS_1


masuk lah....aku akan antar kamu....ucap Alex dengan dingin dan tanpa menatap Lia.


bapak ngomong sama saya.....ucap Lia sambil menunjuk dirinya sendiri.


kamu kelamaan.....ucap Alex sambil menarik tangan Lia begitu saja.tanpa mereka tau dari kejauhan Lio memperhatikan mereka dari tadi.lio pun mencekam erat setirnya dan menatap mobil Alex yang melaju penuh dengan amarah.


Lia dan Alex yang ada didalam mobil pun saling diam.kini mobil Alex pun sudah berhenti di depan apartemen lia.terimakasih bapak sudah antar saya.....ucap Lia dan Alex pun hanya menjawab dengan anggukan.


kini Lia sudah sampai dikamar pun menjelaskan tubuhnya di atas kasur jawaban apa yang harus saya berikan.masak iya aku nikah sama dokter mesum itu....kan aku gak cinta sama dia.tapi kalau aku gak nikah sama dia terus gimana nanti kalau aku hamil??...kenapa juga aku harus ngalamin ini......Lia pun mengacak-ngacak rambutnya sendiri.


silakan duduk tuan...saya akan bikinkan minum dulu....ucap pak Tomi.Alex pun menjawab dengan anggukan dan mendaratkan pantatnya di sofa.

__ADS_1


silakan tuan minum dulu.....ucap pak Tomi sambil menyodorkan kopi yang dia buat.terima kasih pak....ucap Alex Sabil menyeruput kopinya.


ada yang saya batu tuan.....kok sampai tua meminta saya cepat-cepat kesini.apa kantor kita ada masalah lagi.....ucap pak Tomi.


bukan masalah kantor pak.....tapi masalah pribadi.Alex pun yang tadinya ragu menceritakan apa yang telah ia lakukan sama Lia.tapi Alex gak punya pilihan lagi toh Alex pun sudah anggap pak Tomi keluarga sediri.saat remaja saja ada masalah bukanya Alex cerita sama papanya tapi Alex selalu mencari pak Tomi hanya sekedar curhat.pak Tomi pun tak pernah merasa keberatan tpi malah memberi masukan untuk Alex.


setelah Alex mengambil napas dan membuangnya kini Alex dengan sedikit ragu pun menceritakan apa yang telah ia lakukan sama Lia.


pak Tomi pun di bikin terkejut sama cerita Alex....seketika mata pak Tomi melotot seperti tak percaya apa yang telah dia dengar.


tua....ucap pak Tomi dengan terbata- bata.alex pun menjawab dengan anggukan.

__ADS_1


sekarang apa yang harus saya lakukan pak....kalau sampai di perut Lia tumbuh janinnya.ucap Alex yang sambil mengusap kasar wajahnya.


kalau menurut saya tuan nikah saja sama non Lia....ucap pak tomi.dengan mengelus pundak Alex dengan halus.


__ADS_2