Dari Tragedi Tumbuh Cinta

Dari Tragedi Tumbuh Cinta
bertemu orang tua siska


__ADS_3

kini Siska sudah pamit untuk pulang karna sudah malam.putra berniat untuk mengantar Siska plang karna papa dan mama tak mengijinkan Siska pulang sedirian.sebernarnya tanpa disuruh mengantarkan Siska pulang putra pun pasti antar.


Tante....om.....Siska pulang dulu ya.tak lupa siaka menyalami mereka bergantian.mereka pun senyum kepada Siska denga tulus.


jangan lupa...kapan- kapan main kesini lagi....ucap pak Anton.


ya Tante om....kapan-kapan Siska kesini lagi.


kalau begitu aku antar Siska pulang dulu ya maaaa....ucap putra pada mamanya.


hati-hati di jalan.......ucap kedua orang tua putra.


kini mobil putra sudah melaju.menuju ke rumah siska.dalam perjalanan putra menatap Siska sekilas.terus ia mulai bertanya....sayang kamu akan kerja dirumah sakit mana,,,,karna putra mau pastikan ceweknya gak kerja di luar Jakarta.


Siska mengambil napas sebentar sebelum menjawab pertanyaan putra.siska tau kenapa putra menanya kan itu padanya....


aku akan cri kerja di Jakarta kok sayang....karna q udah capek pacaran jarak jauh.selama ini pacaran jarak jauh sudah banyak mengubah pikiran...jawab siska.yang sambil menggenggam tangan putra dengan sedikit sentuhan lembut.

__ADS_1


putra pun tersenyum senang dengan jawab an kekasihnya itu....trimakasih sayang ucap putra Dangan mencium punggung tangan Siska.


tak terasa kini mobil putra sudah masuk ke dalam halaman rumah Siska....


kamu gak mampir dulu sayang....tanya Lia yang sambil melepas sabuk pengamannya.


ya aku mampir kok.aku akan anter kamu sampai masuk rumah.....ucap putra yang sambil keluar dari mobil.


kini mereka berjalan masuk ke rumah.setelah pintu di buka.padangan mereka kini tertuju pada kedua orang tua yang sedang asik menonton TV diruang tamu.mereka memang sengaja nonton TV diruang tamu.karna anak gadis mereka belum plang.


ma....pa Siska yang Sabil menyalami mama sama papanya.


sini duduk dulu putra........ucap herma kusuma


dijawab anggukan dan putra mulai medaratkan patatnya disofa dekat Siska.


kapan kalian mau tunangan.bukan apa -apa tpi kalian pacaran sudah lama.kini Siska juga sudah selesai kuliah.......ucah mama indah.

__ADS_1


insak Alloh secepatnya Tante om.....ucap putra dengan senyum man.


aku sama papa mu itu temen baik.bahkan sekarang umur Tante sama om udah makin tua.pengen cepet nimang cucu....ucam pak Herma


sedangkan putra sama Siska saling lempar pandangan mendengar ucapan orang yang kini duduk di depannya.


setelah lama mereka berbincang.om Tante putra pamit ya sudah malam.dan apa yang Tante sama om ucap tadi akan aku sampaikan sama mama dan papa.


******


tak terasa matahari mulai menyapa....dan Lia yang sedang sibuk dengan rutinitas ia setiap pagi dikamar sudah selesai.dan kini Lia berjalan menuju lantai bawah seperti biasa untuk membantu mama dan bibik...


bik.....mana mama kok gak kelihatan....tanya Lia sama bibik.


tadi nyonya turun sebentar.hanya menyuruh bibik bikin sarapan roti aja.habis itu nyonya kembali naik ke atas lagi.....jawab jelas sang bibik.


kalau gitu Lia kembali ke kamar ya bik....kan gak ada yang Lia bantu....ucap Lia Sabil menaiki ank tangga.

__ADS_1


ya non.......jawab bibik.yang melanjutkan kerjanya.


__ADS_2