
setelah perdebatan diruang tamu kini Alex pun sudah masuk kamar.lia pun yang masih asik mainan hp pun melirik Alex sekejap.Lia yang melihat ada bercak darah diujung bibir Alex pun segera beranjak dan menghampiri Alex.
kenapa dengan wajahmu....ucap Lia sambil menatap wajah Alex
gak papa kamu istirahat lah ini sudah malam.kamu jangan takut aku akan tidur di sofa ini jadi kamu tenang saja.....ucap Alex.
aku gak memikirkan itu....tapi aku mau obati lukamu dulu sebelum aku tidur....ucap Lia sambil mencari kotak obat.
gak usah aku bisa kok obatinya sediri nanti....ucap Alex.
aku tau kamu itu dokter tapi kamu itu jangan keras kepala.....ucap Lia yang kini sudah disamping Alex dengan membawa kotak obat
Alex pun diam saat Lia mengobatinya kamu kenapa kok sampai terluka seperti ini....ucap Lia.
__ADS_1
Alex hanya diam tanpa menjawab pertanyaan lia.semoga papa kamu bisa menerima ku.....ucap Alex lirih.
Lia pun melihat diwajah Alex ada kesedihan yang amat dalam dan bahkan mungkin rasa sedih itu bercampur dengan penyesalan.karna sejak Lia kenal Alex baru kali ini dia melihat wajah Alex yang sangat lesu.
ni sudah selesai....kalau gitu aku pergi istirahat dulu..ucap Lia sambil beranjak naik kasur.
ya selamat tidur .....yang di ikuti Alex merebahkan tubuhnya di sofa.
waktu pun berlalu kini pagi sudah menyapa.lia yang sudah bangun duluan.langsung mandi selesai dari kamar mandi dilihatnya Alex masih tidur.Lia pun tak berniat membangunkan Alex Lia yang sudah rapi berjalan keluar kamar dan langsung turun kedapur.
gak usah non.....non istirahat saja.masak tamu mau bantu bibik....ucap bibik.
tenang bik saya sudah terbiasa bantu mama masak.jadi bibik jangan sungkan atau takut....hayo bik katakan apa yang harus aku bantu.....ucap Lia.
__ADS_1
tapi non.....ucap sang bibik karna bingung apa yang harus bibik katakan lagi.
bagai kalau Lia yang bikin nasi goreng aja.dengan senyum Lia langsung mengambil pisau dan sayuran yang hendak bibik masak.
bibik pun pasrah dengan apa yang telah Lia lakukan.setelah hampir satu jam Lia dan bibik bergelut di dapur.kini makanannya pun sudah siap di meja dapur.
mama fatmah pun seketika terpukau yang melihat Lia di dapur.kamu lagi ngapain nak kok pagi-pagi ada didapur.....ucap mama Fatmah dengan mengelus pundak Lia.
maaf nyonya....tadi nona yang ngotot untuk masak sarapan.jadi bibik cuma bantu aja...ucap sang bibik sambil senyum.
ooooh ini yang masak kamu semua nak.....ucap mama Fatmah.yang hanya dijawab anggukan sama lia.senyumpun kini berkembang diwajah mama Fatmah.
enak sekali masakkan mu.....ucap mama Fatmah yang menyicip masakan Lia.Lia pun yang baru pertama kali mendapat pujian selain dari mama Sandra pun di bikin bahagia yang sekarang wajahnya dibuat merah kayak tomat.
__ADS_1
kalau gitu saya permisi ke atas mau membangunkan Alex tante.mama Fatmah pun mengangguk dan senyum.
bik kalau gitu saya juga mau keatas juga untuk memangil tuan.pasti tuan senang bik mempunyai menantu yang pintar masak dan sopan.....ucap mama Fatmah dengan rasa bahagia.