Dari Tragedi Tumbuh Cinta

Dari Tragedi Tumbuh Cinta
lamaran pun diterima


__ADS_3

hentikan paaaaaak.....teriak Lia.yang kini sedang memeluk sang mamanya.sedangkan momi Fatmah pun ikut menepuk-nepuk pipi mama sandra.sadar jeng.....ucap sang momi.


kini pak Anton pun sudah berhenti memukuli Alex.maaf kan anak saya,saya tau anda marah karna ulah anak saya.saya kemarin juga marah tapi apa cukup dengan kita memukuli dia sampai mati......ucap pak Herman.


sedangkan mama Sandra pun belum sadar.saat Alex hendak memeriksanya pak Anton menepis tangan Alex......oooom saya hanya ingin memastikan keadaan Tante saja....kini Alex angkat bicara sejak dia dipukuli.


ketika pak Anton yang melihat istrinya tak sadar kini pun pasrah.....Alex pun keluar ke arah mobilnya mengambil alat dokternya""kini Alex pun sedang fokus memeriksa mama Sandra....Tante Sandra gak papa,cuman sedikit sok saja.kalau Tante Sandra sadar kasih obat ini ke tante.alex pun mengulurkan obat ke Lia.


Lia pun menerima dan menjawab hanya dengan anggukan.mungkin lebih baik Tante Sandra di pindah ke kamar saja.biar bisa istirahat dengan tenang.....ucap Alex lagi.


sesaat Tante Sandra pun sudah dibawa istirahat ke kamar.lia pun senantiasa menemani mamanya di kamar Sabil menangis.


ini gimana tuan Antok,,,,,,,,apa anak saya boleh menikahi putri tuan.....ucap papa Herman.

__ADS_1


sebenarnya saya masih marah sama putra bapak tapi kalau saya gak terima lamaran anak bapak anak saya yang dirugikan disini.


jadi tuan terima lamaran ank saya.....ucap momi fatmah.pak Anton pun menjawab dengan anggukan.kalau kita percepat saja pernikahan anak kita.....ucap mama Fatmah lagi dengan antusias.


baik kita bisa bicarakan lagi kalau istri saya sudah sadar......ucap pak Anton dengan suwara lemahnya.


baik kalau gitu kita permisi dulu.....ucap pak Herman


paaaaaaa......ucap Lia yang kini melihat papanya masuk kamar.kenapa kamu gak cerita sama papa nak.....ucap sang papa sambil memeluk erat Lia.sampai Lia pun bisa ikut merasakan sakit hati papanya.


maafkan Lia paaaaaa.....ucap Lia lirih sambil menangis.


ini bukan salahmu naaaaak....sudah Jagan menangis kita temenin mama saja.....ucap sang papa sambil mengusap air mata yang menetes di pipi Lia.

__ADS_1


karna papanya tau ini semua bukan mau putrinya.disini putrinya adalah korban


liiiiiiiiia ucap mama Sandra yang kini sudah sadar


yaaa maaaaa Lia ada disini,,,,,,,,,mama minum obat dulu ya.....ucap Lia yang kini menyodorkan minum dan obat ke mama Sandra.mama Sandra pun mengambil dan meminum obatnya.


sesaat mama Sandra pun menatap putrinya seketika air matanya pun jatuh.....maafkan mama ya nak.....ucap sang mama yang sambil menatap wajah Lia lekat.


Lia yang seharusnya minta maaf bukanya mama.karna Lia sudah membuat keluarga ini namanya tercoreng.


ini bukan salahmu nak...ini salah mama karna sudah mengijinkan mu pergi ke surabaya.kalau mama tau kamu akan mengalami ini mama gak akan izinin kamu pergi....ucap sang mama sambil meluk erat anaknya.


kamu yakin mau nikah sama dia nak??......tentu saja harus ma karna disini anak kita yang terluka dan dirugikan.walaupun kita benci sama laki-laki itu tapi Jagan sampai anak kita mendapat pertanggung jawaban....ucap sang papa.bukan Lia yang menjawab pertanyaan dari sang mama tapi malah papa yang jawab

__ADS_1


__ADS_2