Datangnya Putri Kuno Ke Zaman Modern

Datangnya Putri Kuno Ke Zaman Modern
KEDATANGAN


__ADS_3

Di sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Liang, tinggalah seorang Putri yang cantik dan baik hati. ia tinggal di kerajaan bersama kakak-kakaknya yang baik hati juga ayahnya, tapi tidak dengan ibunya,ibunya sudah meninggal saat putri lahir, nama ibunya adalah Maya, Permaisuri yang baik hati dan juga cantik seperti putrinya.


Sisil Prisila itulah namanya,biasa dipanggil sisi oleh semua orang umurnya 17 tahun, ia memiliki mata berwarna batu shapire yang sangat indah,hidung mancung,bibir tipis yang ada belahan,dengan kulit yang putih mulus seputih susu,dan juga mempunyai badan yang cukup tinggi dan proporsional, ia memiliki rambut berwarna hitam legem dan halus,juga lebat.


Tapi, siapa sangka kecantikannya itu kini sudah mengundang seorang pangeran kerjaaan Xiao tertarik padanya dan ingin menikahinya,jika tidak dia tidak diterima maka mereka mengusulkan peperangan dimulai.


"Sisi,apa kamu ada di dalam?"sahut seorang wanita cantik namun elegan,itu adalah kakak kedua Sisi yang bernama Rita


"iya kak,aku ada di dalam, masuk aja!" ujar Sisi kepada Rita.


Rita yang sudah diberi ijin pun langsung masuk ke kamarnya,dan duduk di sebelah sisi, Sisi tinggal di paviliun bunga dekat dengan pavilun angsa yang ditempati oleh kakak keduanya.Sementara kakak pertama tinggal di paviliun Merpati yng terletak di sebelah kerajjan.


"sisi,apa kamu sudah siap dan mau menerima lamaran pernikahan tersebut?"tanya Rita kepada Sisi yang sedang duduk di sebelahnya


"iya,Sisi siap, daripada perang mending Sisi nikah aja"ujarnya dengan senyum yang terpaksa ,bagaimana tidak Sisi sebenarnya hanya ingin menikah dengan orang yang dia cintai bukan orang yang baru ia kenal.


"yaudah...... kalau kamu siap dan mau menerima lamaran tersbut,kita keruang tahta sekarng,menemui utusan kerajaan Xiao."ujar Rita lembut


"tapi ingat, kalau kamu gak mau bilang aja, biarkan kita perang dari pada harus menyerahkan adik kesayangan"ujarnya lagi sambil tersenyum hangat kepada adiknya itu


"yaudah,kalau gitu ayo kita keruang tahkta sekrang pasti ayah sudah menunggu disana"ujar Sisi mengingatkan,


"ayo,kalau begitu"balas Rita kepada Adiknya


Mereka pun berjalan beriringan menuju ruang tahkta saat sudah sampai pengawal yang sedang berjaga disana langsung membukakan pintu ruang tahkta, terlihat disana sudah ada kakak pertama yang bernama Merin dan juga Raja atau ayahnya,juga utusan kerajaan Xiao yang bernama Jiji.

__ADS_1


Mereka berdua pun langsung masuk dan membungkukan badan mereka bersamaan.


"salam hormat Raja,Kakak pertama,dan Jiji"kata keduanya secara bersamaan.


mereka pun langsung duduk di kursi yang telah tersedia untuk mereka berdua.


tanpa berbasa basi,Jiji langsung membuka pembicaraan


"begini yang mulia,kedatangan saya kali ini ingin mendengar jawaban dari putri sendiri tentang lamaran,?"tanya Jiji


"Ya,saya putri Sisil Prisila menerima lamaran tersebut"ucap Sisi serius.


"baiklah,jika begitu! Pernikahan akan di adakan 3 hari lagi"ujar Jiji sembari tersenyum kepada semuanya.


"karna urusan saya sudah selesai saya akan pamit kalau begitu,yang mulia putri Sisil,Putri Merin,dan Putri Rita, saya pamit undur diri."tambahnya lagi


setelah kepergian Jiji,Sisi berjalan menuju ayahnya itu


"yah,aku jalan-jalan dulu ya"kata Sisi dengan manja dan mendapat anggukan oleh Ayahnya itu, ia kemudian berpamitan dengan ayahnya dan kedua kakaknya.


setelah berpamitan kepada Ayah dan Kedua kakaknya itu,Sisi berjalan melewati ruangan-ruangan kerajaan sampai di belakang Kerajaan yang terdapat sebuah jurang yang sangat dalam.saat Sisi melewati jurang tersebut untuk pergi ke pondok yang biasa ia kunjungi,tiba-tiba ia terpeleset dan jatuh ke dalam jurang tersebut


DEG,DEG,DEG perasaan Sisi sangat takut,apakah benar ia akan mati disini,dengan tergurai air mata ia jatuh ke dalam jurang tersebut.


Tapi,tiba-tiba ia melihat cahaya,cahaya yang teramat terang di bawah jurang tersebut.dengan perasaan penasaran dan takut ia akhirnya jatuh kedalam cahaya tersebut.

__ADS_1


Sementara itu orang yang tinggal di dekat pondok melihat putri Sisil yang terjatuh langsung melapor kepada Raja yang kebetulan sedang lewat di depan gerbang Istana.


"Yang Mulia,Yang Mulia,Mohon dengarkan hamba."ucap warga yang melihat kejadian tadi


"silahkan"ucapnya


"Yang Mulia tadi hamba melihat tuan putri Sisil terjatuh ke dalam jurang yang dalam,yang mulia"keluh kesannya ia keluarkan.


"Apa,yang benar"balas Raja sambil belari menuju paviliun bunga.saat sudah sampai ia berteriak "Sisi,Sisi"itulah teriakn Raja yang menggema tapi tidak mendapat balasan,hanya kedua putrinya saja yang langsung menghampirinya.




Sementara itu Sisi yang baru saja terbangun dari pingsan yang dialaminya itu tampak bingung karna dia tidak tau dimana dia berada,



' hah,aku dimana?


aku kan tadi jatuh kok gak mati?


ini lagi apa aku kok bisa berada ditempat tinggi kayak gini ya?'ujarnya dalam hati sambil melihat kebawah.iapun berpikir bahwa mungkin di berada di atas atap kediaman orang lain.


'apa mungkin ya aku berada di atas atap kediaman orang lain'pikirnya.

__ADS_1



~~~~~~~~udah duluya~~~~~~~~~~


__ADS_2