
Setelah usai dengan pengetesan IQ,Om-Mirza pun pamit pada Kak Randy,mereka meninggalkan Gedung tersebut.
Om-Mirza mengajak Sisi untuk belanja keperluan sekolah dan juga Handphone yang diminta oleh Sisi kemarin.
mereka masuk ke dalam Mobil yang tadi terparkir di gedung tersebut,cukup lama mereka mengendarai mobil sampai akhirnya mobil berhenti di pusat perbelanjaan terbesar di kota j.
Om-Mirza memarkirkan mobil di tempat parkir di mall tersebut,Om-Mirza turun dari mobil diikuti Sisi di belakangnya,mereka berjalan masuk ke Mall dengan berjalan sejajar.
Om-Mirza mengajak Sisi terlebih dahulu ke pertokoan buku dan alat tulis serta tas untuk sekolah,disana Om-Mirza membelikan Sisi buku bi** b*s dua packs serta alat tulis seperti pulpen,pensil dan penghapus,masing-masing satu pack.
Setelah itu Om-Mirza kembali mengajak Sisi untuk membeli baju sekolah seperti,baju pramuka dan baju Seragam SMA,meskipun nanti akan disediakan oleh sekolah namun Om-Mirza mempersiapkan jika Sisi pulang sekolah bajunya kotor ada serepnya.
Sesampainya di toko pakaian khusus anak sekolah Om-Mirza pun membawa Sisi masuk dan memilih beberapa pakaian untuk Sisi pakai nanti,Om-Mirza membeli baju sekolah untuk Sisi masing-masing dua buah.
Setelah selesai membeli baju Sisi mulai bertanya kepada Om-Mirza
"Om beli hapenya kapan"tanya Sisi
"Oh,iya ya udah ayok kesana"Ucap Om-Mirza sembari menunjuk counter Handphone yang ada disana
"baiklah,Om ayo"ucap Sisi,Sisi pun berlari sambil menarik tangan Om-Mirza untuk ke Counter tersebut.
Setelah sampai di tempat tujuan,Sisi dan Om-Mirza pun duduk di kursi yang tersedia di sana,sambil melihat-lihat datanglah seorang Wanita.
"Mas,mau beli handphone model mana?"tanya si Wanita
"ada handphone merek apple gak?"tanya Om-Mirza
"oh itu ada kok Mas,tunggu sebentar ya saya ambil dulu"ucap si-Wanita,Wanita itu pun pergi legi ke dalam ruangan,setelah beberapa saat menunggu datanglah Wanita tadi beserta dua buah dus ditangannya
"ini Mas,silahkan pilih"ucap Wanita
"Si,tuh kamu pilih pengennya yang mana"ucap Om-Mirza,Sisi pun hanya mengangguk untuk menjawabnya
"Aku mau yang itu Om"tunjuk Sisi ke salah satu Casing hape dengan gambar kelinci dan dua telinga yang menjuntai di atasnya
"itu,bukan hape Sisi,itu buat bungkus hape"ucap Om-Mirza
__ADS_1
"Oh kalau,gitu aku mau sama hapenya tapi sama bungkusnya yang itu"ucap Sisi,kepada si-Wanita yang ada dihadapannya,si-Wanita pun membawa Casing yang tadi dan memasangkannya ke Hape apple 11 serta memasangkan Sim Card ke hape nya,setelah memasangkan casing kepada hapenya,si-Wanita pun memberikannya ke pada Sisi,Sisi pun menerima dengan senang.
"Om aku mau yang ini"ucap Sisi sembari terus melihat hape yang di pegangnya,Om-Mirza pun hanya mengiyakan saja
"jadi harganya berapa?"tanya Mirza
"31 juta Mas"ucap si-Wanita,Om-Mirza pun merogoh dompetnya,ditariknya kartu yang biasa saja tidak Gold,karna menurutnya segini masih bisa pake kartu biasa gitu,Om-Mirza pun menyodorkan kartu tersebut ke si-Wanita,Wanita itu mengambil kartu dari Mirza dan mulai menggeseknya.
setelah usai si-Wanita itu pun menyerahkan kembali kartu nya kepada sang pemilik,Om-Mirza pun menerima kartu tersebut,serta paper bag yang berisikan kardus Hape beserta Casan,headshet,dan juga Casing yang Ori dari sananya.
Setelah selesai membeli Handphone dan kebutuhan-kebutuhan Sisi untuk sekolah Om-Mirza pun mengajak Sisi segera pulang,Sisi pun hanya mengiyakan saja.
Di perjalanan Sisi tak henti-hentinya berselfi ria,karna ia sudah tau caranya,sementara Om-Mirza merasa heran karna Sisi sudah bisa memakai Handphone.
"Si,kok kamu tau sih caranya pake handphone?"tanya Om-Mirza curiga,
"Oh,itu aku waktu itu pernah selfi bareng Virhan,jadi langsung ngerti deh"ucap nya sambil terus berselfi ria.
'dasar IQ 200 sekali lihat langsung ngerti'ucap Om-Mirza dalam hati.
Sisi berselfi ria di jalan hingga tidak memperhatikan bahwasanya mereka sudah sampai di depan rumah,Om-Mirza memarkirkan mobilnya di halaman depan,setelah mobil berhenti cepat-cepatlah Sisi turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah,sementara Om-Mirza masih di mobil,ia pun memasukan mobilnya ke garasi.
Sampai di dalam rumah Om-Mirza pun meletakan belanjaan Sisi di atas meja yang berada di ruang tamu.Sementara Sisi dengan senangnya masih memainkan handphone nya,Om-Mirza melirik jam yang waktu itu jam menunjukan pukul 12.30.
"Si,buat makanan gih nanti buat makan siang"ucap Om-Mirza kepada Sisi yang sedang memainkan handphonenya di atas Sofa.
"Siap boss"ucap Sisi,Sisi pun meletakan hapenya dengan hati-hati seakan takut bila hapenya sekali jatuh langsung rusak,Sisi pun berjalan ke arah dapur,di dapur ia membuka lemari es yang ternyata tidak apa-apa.
"Om di lemari es gak ada apa-apa"ucap Sisi setengah berteriak karna dirinya sedang berada di dapur sementara Om-Mirza berada di ruang tamu,
"Oh ya udah nanti biar Om pesen ke Virhan buat belanja dulu sehabis pulang Sekolah"ucap Om-Mirza yang membuat Sisi senang karna ia akhirnya bisa main ponsel lebih lama.
Om-Mirza pun menelpon Virhan yang diyakini nya masih berada di sekolah.
"(......)"
"Iya hallo Vir"
__ADS_1
"(......)"
"ituh apa,nanti kalau kamu udah pulang jangan lupa tuh sekalian mampir ke minimarket belanja sayur ama telur atau apalah gitu"
"(.......)"
"ya udah nanti aja kamu sama Sisi belanjanya,sekarang Om tutup dulu ya telponnya Om mau delivery"
"(...)"
Sambungan terputus,Om-Mirza pun langsung delivery makanan untuk makan siang hari ini.
"Sisi"panggil Om-Mirza
"Iya Om,ada apa?"tanya Sisi
"nanti kamu sama Virhan berangkat
belanja sayur,telur atau apalah"ucap Om-Mirza
"Oh,baiklah Om"jawab Sisi,Sisi pun kembali memainkan hapenya di apl galery.
"Oh iya,kamu juga gak punya nomor Om sama Virhan kan"ucap Om-Mirza
"Iya Om Sisi gak punya"ucap Sisi
"Ya udah sini dulu hape nya biar Om tulis nomer Om sama nomer Virhan"ucap Om-Mirza,Sisi pun hanya mengangguk menurut,kemudian ia menyerahkan hape nya ke pada Om-Mirza.
※※※※
Lalu......apa ya?
udah dulu ya ceritanya readersku
**Assalamualaikum
Maaf ya hari ini Up nya telat dikarenakan mood Author lagi buruk juga mungkin Hari ini hanya bisa Up satu bab saja tidak seperti biasanya yang dua bab.
__ADS_1
~Dari yang biasa menjadi luar biasa,hingga seperti biasa Saya hanya mengingatkan untuk anda-anda sekalian untuk jangan lupa klik Like,and Vote karyaku ,asalkan kalian tau Like kalian itu menjadikan Motivasi dan Semangat bagi Author~
ya udah udah cukup basa-basi nya kalau gitu Bye-Bye Readers ku sampai jumpa lagi di hari besok........muachh**