Datangnya Putri Kuno Ke Zaman Modern

Datangnya Putri Kuno Ke Zaman Modern
BELANJA


__ADS_3

Saat sudah memilih baju untuk Sisi,Virhan pun kembali menutup pintu lemari baju alm.mamanya itu,ia kemudian melangkah pergi meninggalkan kamar alm.orang tuanya untuk kembali Ke kamar Sisi.


Setelah berjalan melewati beberapa ruangan,Virhan akhirnya sampai dikamarnya atau lebih tepatnya kamar yang sekarang digunakan oleh Sisi.


Ia masuk kekakamarnya dan meletakan baju alm.mamanya di atas ranjang,'mungkin Sisi masih nyaman mandinya ya'gumam Virhan.


"Si,baju buat kamu aku taruh di atas ranjang ya"ucap Virhan setengah berteriak karna takut Sisi tak mendengarnya.


"oh iya,satu lagi Si,nanti aku tunggu di meja makan,meja makannya ada di deket dapur"tambah Virhan


"Iya,nanti aku nyusul kamu duluan aja,bentar lagi selesai kok mandinya"jawab Sisi setengah berteriak,setelah mendapat jawaban dari Sisi,Virhan pun beranjak dari ranjang dan mengambil beberapa pakaian dilempari kamar Sisi atau kamar virhan tepatnya.


Setelah mengambil 1 set pakaian untuknya dipakai untuk belanja,ia pun keluar dari kamar Sisi turun ke bawah dan masuk ke kamar tamu untuk mengganti pakaian yang akan digunakannya untuk belanja.


Virhan memakai pakaian kasual,kemeja puti hitam kotak kotak dengan celana jeans berwarna biru laut ,Virhan yang memakai pakaian itu tampak lebih tampan.Serasa penampilannya sudah oke,Virhan pun keluar dari kamar tamu ke meja makan.


Sementara itu,di sini,Sisi baru selesai mandi,iapun mulai menggunakan pakaian yang diberikan Virhan padanya, setelah memakai pakaian yang diberikan Virhan,Ia tampak kagum kepada pakaian yang diberikan oleh Virhan karna menurutnya sangat bagus.


Ia juga tidak lupa menyisir rambutnya,Sisi tampak lebih segar dan wangi juga sangat cantik,meskipun ia tidak memakai make up apapun.

__ADS_1


Setelah selesai dengan menyisir rambutnya,Sisi pun keluar dari kamarnya menuju meja makan,Sisi tampak bahagia sekali.


tidak berselang lama Sisi pun akhirnya menemukan meja makan dengan Virhan yang masih setia menunggu dirinya di meja makan.


"Virhan"panggil Sisi lembut,Virhan yang merasa dipanggil pun langsung menoleh kearah.suara,betapa terpananya dia melihat penampilan Sisi yang menurutnya sangat cantik apalagi warna matanya yang sangat indah dan bibir merah muda yang terbelah menambah kecantikan yang dimiliki oleh Sisi.


"maaf ya,nunggunya lama,sama makasih bajunya bagus banget"ucap Sisi membuyarkan lamunan Virhan.


"oh iya,ngak papa kok"jawab Virhan salah tingkah,


"kalau begitu kamu duduk,sarapan dulu nanti kalau udah sarapan kita berangkat pergi belanja"ucap Virhan kepada Sisi,Sisi pun duduk dihadapan Virhan dan mulai mengambil makannan yang ada.


Sisi makan dengan lahapnya,membuat Virhan yang melihatnya tampak lucu dimatanya,setelah selesai dengan sarapannya mereka berdua beranjak dari tempat duduknya dan melangkah menuju parkiran rumah yang terletak di depan rumah.


"Kita berangkatnya naik apa sama belanjanya dimana?"tanya Sisi kepada Virhan


"Kita naiknya pakai mobil (sambil nunjuk mobil) dan kita belanjanya di mall"jawab Virhan


"apa,kita naik benda aneh ini,"ucap Sisi

__ADS_1


"Mobil Sisi,mobil namanya bukan benda aneh"ungkap Virhan


"udah kamu mendingan masuk sini!!"ucap Virhan menyuruh sambil membukakan pintu mobil,Sisi pun mau tak mau masuk kedalam mobil dan duduk di depan,Virhan juga berlari kecil dan langsung membuka pintu mobil sebelah dan duduk di depan stir.


Virhan mulai melajukan mobilnya melalui gerbang yang sudah ia buka tadi pagi pagi,mereka berangkat kira kira jam 09.00,di perjalanan Sisi yang tadinya tampak takut menaiki mobil sekarang malah senang seperti anak kecil sambil melihat ke arah luar jendela yang sengaja di buka oleh Virhan.


Diperjalanan Sisi tak henti-hentinya kagum dan takjub juga dia selalu senyum-senyum sendiri,Virhan selalu curi-curi pandang kepada Sisi,melihat Sisi yang begitu seperti anak kecil membuat Virhan tersenyum melihatnya.


Setelah Virhan melihat mall yang ada di depannya pun mulai memarkirkan mobilnya di halaman mall,mall tersebut sangat besar dan juga mall tersebut adalah salah satu milik orangtuanya yang diserahkan ke Omnya, namun pegawai disana tidak mengetahui Virhan sebenarnya.


Setelah sampai dikawasan mall Virhan turun dari mobil dan hendak membuka pintu mobil untuk Sisi, namun Sisi sudah turun, mereka berdua berjalan sejajar mulai masuk kedalam mall tersebut.


 


***Maaf Ya Reader's, Episod Kali Ini Lebih Pendek Dari Biasanya, Dikarenakan Authornya lagi Bad mood.


\*\*MOHON PENGERTIANNYA,


 

__ADS_1


JUGA KUOTA AUTHOR YANG MENIPIS.


SEKALI LAGI MAAF YA READER'KU*****


__ADS_2