Dejavu Romantis

Dejavu Romantis
bab 5 kepulangan Amber


__ADS_3

seperti mendapat angin segar bagi sekretaris Redy saat tuan mudanya kini menjadi lebih manusiawi.


setiap hari tuan muda selalu mengunjungi Amber. sebelum berangkat dan setelah pulang dari kantor, tuan muda Zunu selalu datang.


kedekatan yang terjadi antara tuan muda Zunu dan Amber menjadi sesuatu hal yang baru bagi sekretaris Redy. dia melihat tingkah tuannya yang sangat berbeda dari biasanya. tuan muda dan Amber saling bercerita tentang diri mereka masing-masing.


sudah sepekan tuan muda selalu menjenguk Amber. hal itu jadi rutinitas baru baginya. tuan muda membawakan barang-barang yang Amber butuhkan.


serasa menemukan dunianya yang baru, tuan muda enggan untuk menjauh dari Amber. menjadi pribadi yang terbuka dan apa adanya yang tuan muda tunjukkan pada Amber.


seperti di malam ini, saat sang dokter selesai memeriksa Amber. tak lama kemudian masuklah tuan Zunu dan sekretarisnya.


''bagaimana kondisi Amber dokter?''


''dia sudah jauh lebih baik tuan. besok nona Amber boleh pulang.''


''Besok dokter?''


''iya nona''


''terimakasih dokter''


apa bisa lebih lama lagi. kenapa musti besok. sebentar sekali. tuan muda berfikir keras supaya ada alasan untuk menunda kepulangan Amber.


''coba dokter periksa lagi. yang lebih teliti. barangkali masih ada yang sakit.''


semua orang di ruangan tersebut memandang tuan muda dengan wajah bingung. sekretaris Redy yang mendengar pun langsung terhentak.


tuan muda bicara apa sih? tolong jangan tunjukkan sesuatu yang ada di hatimu saat ini tuan muda karena akan menurunkan wibawamu. sekretaris Redy hanya memandangi kemudian menunduk dan menghela nafas.


'' saya sudah mengecek semuanya tuan muda dan kondisi nona Amber baik semua. tetapi jika tuan menghendaki untuk dilakukan periksa ulang, akan saya lakukan ''


tiba-tiba suasana menjadi hening saat sang dokter menunggu jawaban tuan muda Zunu. dalam beberapa detik kemudian dijawab dengan deheman tuan muda.


Hem .. Hem.....


'' baiklah dokter tidak usah dilakukan pengecekan ulang ''


dokter yang dihadapannya menunduk lalu keluar dari ruang tersebut. dengan menghela nafas dan tersenyum. jika dilakukan pengecekan ulang maka akan menambah pekerjaan. tapi untungnya tuan muda mengurungkan keinginannya.


selama di rumah sakit Beberapa perawat membicarakan tuan muda dibelakang. mereka merasa bahwa pasien itu sangat istimewa bagi tuan muda. terlihat dari cara tuan muda memperlakukannya sungguh benar-benar menjadi hal yang diluar nalar pemikiran mereka tentang seorang Presdir Zyourich Grup.


Amber merasa senang karena dia bisa pulang ke rumah. melanjutkan aktivitasnya seperti biasa. bebas melakukan apa saja. tidak seperti saat ini, dia berada di kamar pasien.

__ADS_1


walaupun dia berada di ruang VVIP rumah sakit ini baginya tetap saja sangat sempit.


terkadang tuan muda saat sedang menjenguk Amber dia membawa Amber ke taman sekitar rumah sakit hanya supaya Amber tidak merasa jenuh.


beberapa kali tuan muda juga mengajak makan ditaman dekat danau buatan.


seperti waktu itu, di siang hari yang cerah. seharusnya tuan muda berada di kantornya namun entah kenapa siang itu dia ingin bertemu dengan Amber.


tanpa memberitahu pada Redy, tuan muda Zunu datang sendiri. di mobil dia sudah menyiapkan bekal makan siang untuk dua orang dan membawa alas tikar. tak lupa juga dia sudah memerintahkan staf rumah sakit untuk menata tempat yang sesuai.


''maaf tuan muda, kita mau kemana?''


tuan muda tanpa basa-basi langsung menggendong Amber ala bridal.


''kamu tenang. aku tidak akan menculik mu. hanya ingin ditemani makan siang. itu saja.''


siapa juga yang kepikiran mau diculik. aneh juga tuan muda ini.


'' kita bisa makan di sini tuan.''


''rasa makanannya akan berbeda. koki ku bilang makanan ini harus dimakan diluar ruangan karena bisa lebih lezat. ''


emang ada yah makanan yang khusus dimakan untuk di dalam dan diluar ruangan. terserahlah.... namanya juga tuan muda Zunu. apapun jika tuan muda menghendaki ya akan terjadi.


tuan muda memang sepertinya sudah menyiapkan semuanya dengan sempurna. Amber digendong sampai ke tepi danau.


kayanya bukan makanan rumahan, lebih tepatnya makanan dari restoran. ada makanan pembuka, hidangan utama dan makanan penutup. ditata di atas meja kecil. dan lihat ternyata tuan muda juga menempatkan sepucuk mawar merah.


Amber sangat terkejut melihat suasana di depannya saat ini. dia terharu benar-benar diperlakukan dengan sangat istimewa oleh seseorang yang baru dia kenal. baru kali ini dia dianggap selayaknya seorang wanita.


''terimakasih tuan muda''


''terimakasih untuk apa?''


''terimakasih sudah mengajak saya makan siang di sini''


''kalau begitu kamu harus mencicipi dan menghabiskan semua makanan.''


''tapi saya belum lapar tuan''


''oh ternyata kamu mau disuapin sama saya?''


''bukan begitu''

__ADS_1


A........... tuan muda sudah mendekatkan sendok ke mulut Amber.


dari kejauhan ada sepasang mata yang sedang mengawasi mereka berdua. begitu dekatnya hubungan mereka membuat hatinya semakin terbakar cemburu.


''awas kamu Zunu. kamu pasti akan menyesal'' Cleona mengepalkan tangannya benar-benar marah


''tuan apakah saya boleh bertanya sesuatu?''


''kamu mau tanya apa ?''


''kenapa tuan begitu baik padaku? padahal kita baru saja kenal. itu juga karena kejadian kecelakaan malam itu.''


''kalau kita mau baik sama orang apakah harus menunggu kenal lama? tidak kan.''


''tapi kan....''


''tidak ada tapi-tapian. kamu dengerin baik-baik. semua yang saya lakukan ke kamu karena saya ingin bertanggungjawab dengan kecelakaan itu.''


sebenarnya bukan hanya sekedar tanggung jawab, melainkan karena saya sudah merasa nyaman sama kamu Amber. hal itu yang ada di benak tuan muda Zunu


Amber seperti meraba dalam hatinya. semua yang dilakukan tuan muda Zunu padanya tidak berarti apa-apa. hanya sekedar tanggung jawab bukan hal lainnya. itulah yang ditanamkan Amber dalam hatinya.


setelah Amber dinyatakan sehat, dia bisa Segera pulang. Amber dibantu seorang perawat untuk bersiap-siap.


saat semua sudah selesai datanglah sekretaris Redy.


''saya akan mengantar nona pulang''


''tidak usah tuan, saya akan pulang sendiri.''


hati Amber sedikit kecewa saat dia tahu bukan tuan muda Zunu yang mengantarnya. namun Amber selalu meyakinkan hatinya bahwa kedekatan mereka sudah berakhir. kini semua akan kembali seperti semula.


''mari nona ini perintah tuan muda Zunu.''


''baiklah tuan''


Redy mengantar nona Amber sampai rumahnya.


*


*


*

__ADS_1


bersambung....


terimakasih atas kunjungannya....


__ADS_2