Dejavu Romantis

Dejavu Romantis
bab 8 Ancaman


__ADS_3

seperti biasa Amber melakukan aktivitas paginya namun kali ini sedikit berbeda. dia biasanya sudah memakai seragam kerjanya kali ini dia masih mengenakan baju biasa. itu karena dia tidak berangkat bekerja hari ini.


'' ko belum pakai seragam kak?''


'' kakak hari ini tidak berangkat kerja ''


'' kenapa ?''


'' jika kakak berangkat kerja hari ini maka mini market tempat kakak bekerja akan dibeli semua sahamnya oleh tuan muda Zunu. lalu tempatnya ditutup''


'' ko bisa ?''


'' aneh kan? ya seperti itulah tuan muda ''


saat mereka sedang sarapan pagi tiba-tiba terdengar suara pecahan kaca dari depan pintu.


crang.......


'' ada apa ya kak? sepertinya ada sesuatu di depan ''


'' kakak juga nggak tahu. ayo...''


saat dilihat ternyata ada sebuah kertas yang dimasukkan botol pecah. kertas itu diambil oleh cery. disitu tertulis ''DASAR GADIS RENDAHAN, JAUHI ZUNU''


Amber yang membaca tulisan itu terkejut. dia tidak menyangka akan diteror oleh seseorang dengan cara seperti ini. siapa yang telah melakukan ini padanya. dia merasa tidak memiliki musuh yang berhubungan dengan tuan muda Zunu.


'' siapa yang sudah mengirim ini kak?''


'' kakak juga nggak tahu. siapapun orangnya dia pasti berhubungan dengan tuan muda Zunu.''


'' kalau begitu lebih baik kakak katakan hal ini pada tuan muda ''


'' tidak. kakak tidak ingin ada masalah dengan tuan muda ''


Amber menutup rapat-rapat masalah ini. dia tidak memberi tahu pada tuan muda Zunu.


Amber melakukan aktivitas di rumah seharian. dia merasa bosan karena tidak banyak yang bisa dia lakukan. hanya mondar-mandir depan belakang rumah. nonton TV dan ngemil jajanan, buka tutup ponsel, berselancar di dunia maya. sungguh hari yang membosankan.


dimalam harinya sekretaris Redy menjemput Amber untuk makan malam bersama tuan muda Zunu.


'' selamat malam nona Amber. tuan muda Zunu ingin makan malam bersama nona. ''


'' ada acara apa ? kenapa tiba-tiba mengajak makan malam ''


'' saya kurang tahu nona. lebih baik anda ikuti saja ''


'' baiklah tunggu sebentar ''


setelah Amber menyiapkan diri lalu dia menuju tempat tuan muda menunggunya saat ini.


'' tuan muda ada acara apa sehingga mengajakku makan malam ?''

__ADS_1


'' tidak ada acara apapun. saya hanya tidak ingin kamu bosan seharian di rumah.''


hanya mendengar kata-kata tuan muda membuat hati Amber meleleh.


'' kamu jangan ke geeran dulu. ini juga karena saya sudah lapar dan ingin segera makan. tapi saya mau makan sambil ada yang menemani''


Amber tersenyum sambil menundukkan wajahnya. amber jadi ingat kejadian teror di rumahnya. namun dia enggan untuk mengatakan pada tuan muda serta sekretaris Redy.


hari pun berlalu, Amber masih memikirkan kejadian teror waktu itu. sedangkan cery masih ketakutan. dia tidak berani untuk berlama-lama berada di luar rumah. hanya jika ada yang penting saja.


seperti kejadian malam ini. sebuah paketan dengan pengirim yang tidak jelas. saat dibuka ternyata berisi sebuah boneka beruang berlumuran darah yang terselip sebuah tulisan '' SAYA PERINGATKAN UNTUK TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN ZUNU ''


pernah juga datang seorang anak kecil ke rumah dengan membawa beberapa tangkai bunga. di salah satu tangkainya terdapat gulungan kertas bertuliskan '' JANGAN PERNAH BERPIKIR BISA MENDAPATKAN ZUNU JIKA TIDAK INGIN BERMASALAH ''


lagi dan lagi teror semakin banyak. mengancam Amber dan orang-orang disekitarnya.


pernah juga pada suatu kejadian di tempat kerja Amber. mini market itu didatangi orang suruhan mencari Amber lalu membuat keributan dan mengobrak-abrik barang-barang di etalase.


kini jadwalnya Amber melakukan chek up. dia dijemput oleh sekretaris Redy.


sesampainya di rumah sakit, Amber disambut oleh tuan muda Zunu dengan membawa setangkup bunga tulip. sekretaris Redy yang melihat itu sedikit heran. pasalnya tuan muda tidak pernah memperlakukan seorang wanita dengan sangat istimewa seperti itu.


tuan muda Zunu didampingi oleh dua dokter di kanan kirinya serta beberapa perawat dibelakangnya. Amber bingung ada apa sebenarnya. dia hanya cek up berharap kondisinya baik semua sehingga bisa beraktivitas normal seperti biasa. tanpa diganggu dengan aturan dari tuan muda.


aturan yang nyeleneh di berikan padanya sedangkan dia sangat tidak terbiasa. hidup terbatasi aturan-aturan.


tuan muda menyerahkan bunga pada wanitanya.


'' ini berlebihan tuan muda '' tersenyum malu-malu


'' tidak kalau aku yang memberikan. terima ini''


''terimakasih tuan muda '' menerima dan tersenyum kecut. karena dia sendiri tidak tahu kenapa mau cek up tapi disambut seperti ini.


Amber masuk kedalam rumah sakit didampingi tuan muda. saat hendak masuk keruang periksa dia tak sengaja bertabrakan dengan seorang pria.


brak .......


'' maaf nggak sengaja '' pria itu meminta maaf


'' kamu cari mati yah'' sekretaris Redy menarik kerah baju pria itu


'' tidak tuan, saya minta maaf ''


'' lepaskan dia tuan. dia tidak sengaja. lagian saya juga tidak apa-apa ''


''lepaskan dia dan bawa dia pergi '' tuan muda memerintah sekretaris Redy


'' baik tuan ''


'' lain kali jangan lakukan itu didepan Amber ''

__ADS_1


'' baik tuan ''


apa lagi ini, apa hal semacam ini diperbolehkan. menghukum orang seenaknya. tak sebanding dengan yang dia lakukan. ini sangat berlebihan, hanya sesuatu yang tidak disengaja. amber bergumam dalam hati.


Amber menyelesaikan rangkaian cek up kesehatannya. kali ini dia benar-benar dinyatakan sehat oleh dokter. tuan muda Zunu sendiri ikut mendengarkan penjelasannya. wajahnya sedikit berbeda saat dokter mengatakan Amber sudah sehat total.


entah apa yang ada di benak tuan muda Zunu saat ini. hanya dia dan tuhan lah yang tahu.


saat di mobil menuju rumah Amber, gadis itu mencari ponselnya. di sakunya terdapat sebuah kertas. Amber mengeluarkan kertas tersebut.


'' JANGAN PERNAH LAGI DEKATI ZUNU ATAU KAMU SUDAH BOSAN HIDUP ''


ternyata isinya sebuah ancaman lagi. Amber memutar ingatannya. mengingat kejadian saat di rumah sakit. dia teringat dengan orang yang telah tak sengaja menabraknya. apa mungkin orang yang menyelipkan kertas ancaman ini.


'' kamu kenapa ?''


'' eh tidak tuan muda ''


suara tuan muda Zunu mengagetkannya membuat lamunannya buyar.


apa sih ikut campur saja urusan orang.


''apa itu yang ada di tanganmu ?''


'' tidak ada tuan ''


gawat kalau sampai tuan muda Zunu membacanya. bisa-bisa urusannya bisa panjang. Amber langsung memasukkan kertas itu ke dalam sakunya.


''berikan padaku ''


'' apanya tuan ?''


''yang tadi ada di tanganmu ''


'' eh tidak ada tuan ''


'' jangan bohong ''


'' ini tidak penting tuan ''


Tuan muda terus saja meminta namun Amber terus saja mengelak. tuan muda mendekati Amber. mendekatkan tubuhnya sangat dekat tak berjarak. dia tiba-tiba memeluk Amber. namun ternyata dia mengambil kertas yang tadi disembunyikan Amber.


gawat tuan muda mendapatkan kertas itu.


*


*


*


bersambung.....

__ADS_1


terimakasih sudah membaca....


__ADS_2