
Dua minggu berlalu, sejak berevolusinya kelima monster blue slime menjadi Gluttony Slime. Peter melakukan perburuan dengan kelima monster Gluttony Slime setiap hari untuk mengasah kemampuan bertarungnya Peter dan kelima monster Gluttony Slime.
"Tuan, apakah anda sakit?"
"Aku tidak apa-apa, cuman kelelahan saja. Kalian lanjut berburu, supaya nanti kita bisa makan malam banyak,"
Sejak berevolusi menjadi monster Gluttony Slime, mereka bisa berbicara bahasa manusia. Mereka selalu membantu Peter saat berburu monster dan menjaga Peter dari serangan monster disaat dia tidur.
Peter beristirahat sebentar di pohon besar dan menyandarkan tubuhnya ke batang pohon, sedangkan para monster Gluttony Slime berburu untuk makan malam Peter dan para Gluttony Slime.
Peter mencoba Skill baru saat melawan Black Spider bersama dengan para Gluttony Slime di dekat gua. Peter mendapatkan Skill Knife Thread dan Skill Sticky Thread saat menyerap energi magis dari inti monster Black Spider.
Peter menggunakan Skill Knife Thread ke arah pohon yang ada di depannya,"Knife Thread," batang pohon tersebut langsung terpotong dalam sekali serangan. Peter juga menggunakan Skill Sticky Thread untuk menyambung kembali batang pohon yang sudah dia potong dengan Skill Knife Thread.
Setelah melatih Skill Knife Thread dan Skill Sticky Thread, Peter menyuruh para monster Gluttony Slime untuk berhenti berburu, karena hari mulai gelap. Para monster Gluttony Slime menyimpan hasil buruan mereka di dalam perut.
Sesampainya di gua, Peter menyuruh para monster Gluttony Slime untuk mengeluarkan hasil buruan mereka dan menyiapkan kayu bakar untuk membakar hasil buruannya.
"Kalian pisahkan kulit dan daging monster dan aku akan menyiapkan api unggun untuk membakar daging monster, " ucap Peter sambil membuat api dari menggesekkan batu, untuk membuat api unggun.
"Baik tuan!", para monster Gluttony Slime serempak melakukan yang disuruh oleh Peter.
Keesokan harinya, Peter mendengar suara pertarungan di luar gua, dia langsung memeriksanya. Ternyata para monster Gluttony Slime sedang bertarung dengan Poison Snail.
"Apakah mereka akan baik-baik saja bertarung dengan Poison Snail? Monster itu memiliki racun di cangkangnya dan semburannya sangat mematikan," Peter khawatir dengan keadaan kelima monster Gluttony Slime saat bertarung dengan Poison Snail.
"Anda tidak perlu khawatir dengan keadaan kelima monster Gluttony Slime. Mereka sudah memakan tanaman Routul, jadi mereka bisa mengatasi racun yang ditimbulkan oleh Poison Snail," Silfi menenangkan Peter dengan menjelaskan bahwa para monster Gluttony Slime tidak akan terkena racun.
Pertarungan para monster Gluttony Slime dengan monster Poison Snail, tidak seimbang. Jumlah dari monster Poison Snail lebih banyak daripada monster Gluttony Slime, tapi mereka bisa mengimbangi monster Poison Snail, bahkan mereka bisa mengalahkan semua monster Poison Snail.
"Aku tidak menyangka bahwa mereka bisa mengalahkan semua monster Poison Snail tanpa terkena racun dari monster Poison Snail sedikit pun," Peter kagum dengan para monster Gluttony Slime yang bisa mengalahkan monster Poison Snail.
Peter melihat ada dua monster Gluttony Slime yang sangat suka dengan racun yang ada di tubuh Poison Snail. Mereka memakan inti monster Poison Snail dan menyerap energi magis yang ada di inti monster.
__ADS_1
Kedua monster Gluttony Slime itu mulai bertingkah aneh, mereka berdua adalah Elvina dan Elisha. Mereka mulai menunjukkan tanda-tanda berevolusi kembali dengan perubahan warna pada kulit mereka.
"Kenapa mereka berdua bertingkah aneh setelah mengalahkan monster Poison Snail? Dan aku merasakan sesuatu akan terjadi," Peter bertanya kepada Silfi tentang Elvina dan Elisha yang bertingkah aneh.
"Mereka akan berevolusi kembali menjadi ras spesial dari monster Gluttony Slime yaitu Gluttony Poison Slime," Silfi menjelaskan kenapa Elvina dan Elisha bertingkah aneh dan ada hubungannya dengan perasaan Peter.
"Pantas saja aku merasakan bahwa energi magis di sekitar berkumpul di sini, ternyata karena mereka berdua yang akan berevolusi," Peter merasa lega bahwa perasaan yang dirasakannya adalah karena Elvina dan Elisha.
Setelah berevolusi menjadi Gluttony Poison Slime, Elvina dan Elisha memiliki warna ungu yang sangat pekat. Itu menandakan bahwa Elvina dan Elisha memiliki racun yang sangat kuat.
Sesaat setelah kedua peliharaan berevolusi, Peter menyuruh para monster Gluttony untuk ikut dia berburu. Peter berjalan menelusuri hutan, di pertengahan jalan dia melihat ada sarang dari monster Flame Ant.
"Aku penasaran dengan apa yang mereka jaga, tidak seperti monster semut pada umumnya. Mereka hanya bertugas menjaga sarang dan tidak mencari makanan untuk kelompoknya," Peter penasaran dengan apa yang di jaga oleh monster Flame Ant.
Peter menggunakan Skill Discovery Eyes untuk mengetahui apa yang di jaga oleh monster Flame Ant di dalam sarangnya. "Discovery Eyes" Peter tidak melihat apapun di dalam sarang monster Flame Ant kecuali hanya sebuah telur.
"Tuan, telur itu akan menjadi calon dari ratu baru semua monster semut , jika anda merawat telur itu anda akan mempunyai pasukan semut," Silfi menjelaskan bahwa isi dari telur yang ada di sarang monster Flame Ant.
"Mereka menjaga telur itu dari monster pemangsa atau monster yang sejenis dengan mereka. Jika telur mereka direbut oleh monster semut yang lain, maka yang menjaga telur itu sampai menetas akan menjadi pemimpin bagi semua monster semut," Silfi menjelaskan sebab, kenapa hanya monster Flame Ant yang menjaga telurnya.
Peter berpikir sejenak, dia memikirkan cara untuk menyerang monster Flame Ant yang jumlahnya lebih banyak daripada Peter dan kelima monster Gluttony Slime.
"Aku mempunyai ide, tapi apakah ide ini akan berhasil?jika tidak berhasil, aku akan menyerangnya secara langsung. Elvina dan Elisha, kalian serang para penjaga dengan racun kalian!",Peter menyuruh Elvina dan Elisha untuk menyebarkan racun di sekitar penjaga.
"Siap tuan!", mereka langsung menyiapkan serangan racun ke arah para monster Flame Ant.
"Poison Shot,"
Serangan yang di lakukan oleh Elvina dan Elisha berhasil melumpuhkan semua penjaga monster Flame Ant. Giliran para monster Gluttony Slime selain Elvina dan Elisha, yang menyerang para penjaga monster Flame Ant yang lain.
Berkat serangan tiba-tiba dari Elvina dan Elisha, membuat para monster Gluttony Slime yang lain bisa mengalahkan dengan mudah. Banyak muncul monster Flame Ant dari dalam sarang, setelah mendengar pertarungan.
Peter menyuruh kelima monster Gluttony Slime untuk bersiap bertarung dengan monster Flame Ant yang keluar berbondong-bondong dari dalam sarang. Awalnya Peter dan kelima monster Gluttony Slime kewalahan dengan jumlah monster Flame Ant yang terus bertambah, akhirnya mereka bisa membunuh semua monster Flame Ant dengan kerjasama mereka.
__ADS_1
Setelah pertarungan itu, Peter berjalan masuk kedalam untuk mengambil telur itu dan ingin menetaskannya. Saat Peter masuk kedalam sarang Flame Ant, dia merasakan energi panas di dalam sarang. Di sepanjang jalan, Peter melihat begitu banyak Fire Stone yang terbentuk karena energi panas yang di keluarkan oleh ratu Flame Ant yang sebelumnya.
Peter sudah sampai di tempat telur itu berada, Peter merasakan energi panas yang lebih kuat dari jalan yang dia lewati.
"Energi yang ada di ruangan telur itu lebih panas dari jalan yang sudah aku lewati Apakah ini karena Fire Stone yang lebih banyak di ruangan ini?"
"Iya tuan. Cara untuk menetaskan telur calon ratu dari monster Flame Ant, harus memiliki energi panas yang cukup ataupun lebih, oleh sebab itu semua monster Flame Ant yang menjaga telurnya terus mempertahankan energi panas yang ada di ruangan ini,"
Sebelum masuk kedalam ruangan, Peter mendengar suara gemuruh yang berada tidak jauh dari ruangan telur itu. Peter berjalan memeriksanya, ternyata salah satu dari kelima monster Gluttony Slime berevolusi kembali menjadi ras spesial yaitu Gluttony Flame Slime.
"Ternyata suara gemuruh itu di sebabkan kamu, Ryder. Kamu juga berevolusi kembali seperti Elvina dan Elisha,"
"Maaf tuan membuatmu terkejut karena suara yang aku buat,"
"Tidak apa-apa, aku senang kamu dan yang lainnya bisa berevolusi kembali. Semoga Pasya dan Troy bisa menyusul Ryder, Elisha dan Elvina," Peter menyemangati Pasya dan Troy untuk berevolusi.
"Baik tuan," Pasya dan Troy menjawab dengan serempak.
Warna Ryder setelah berevolusi berubah seperti yang di alami oleh Elvina dan Elisha, sekarang warna Ryder adalah biru kehitaman.
Setelah mengetahui suara gemuruh itu di sebabkan oleh Ryder yang berevolusi menjadi monster Gluttony Flame Slime. Peter langsung kembali ke ruangan telur calon ratu berada dan membawa kelima monster Gluttony Slime untuk ikut ke ruangan calon ratu berada.
Sesampainya disana Peter bertanya kepada Silfi," Silfi apakah aku bisa membuat kontrak dengan monster yang berupa telur?".
"Anda bisa membuat kontrak dengan monster yang berupa telur ataupun tidak, tapi jika ingin membuat dengan monster yang berupa telur, caranya berbeda dengan yang monster langsung," jawab Silfi.
"Bagaimana cara membuat kontrak dengan monster yang berupa telur?",
"Anda harus meneteskan sedikit darah anda ke telur itu dan buat simbol kontrak di atas cangkangnya,"
Peter langsung mempraktekkan apa yang di ajarkan oleh Silfi, setelah meneteskan darahnya dan membuat simbol di atas cangkang telur itu, muncul lingkaran sihir dan cahaya dari bawah telur itu. Setelah selesai, Peter menyuruh Ryder untuk menjaga telur itu sampai menetas.
Sebelum keluar dari sarang monster Flame Ant, Peter dan kelima monster Gluttony Slime mengumpulkan sebanyak-sebanyaknya Fire Stone yang ada di sarang monster Flame Ant.
__ADS_1