Demon Lord Of The Human

Demon Lord Of The Human
Rencana yang tidak terduga


__ADS_3

Di sepanjang perjalanan, Peter dan Brandon di ikuti oleh para undead yang di perintahkan oleh Bryan. Peter dan Brandon istirahat di pinggir sungai, karena hari sudah mulai gelap. Mereka membuat api unggun untuk penerangan di saat malam hari.


"Tuan aku merasakan aura yang familiar saat berhadapan dengan Bryan, tetapi aku tidak tahu dimana aku pernah merasakan aura itu?", ucap Brandon


"Apa maksud kamu? Kamu pernah bertemu dengan Bryan sebelumnya?", tanya Peter


"Aku memang baru pertama kali bertemu dengan Bryan, tetapi aku merasa sudah lama mengenalnya, seperti aura yang aku rasakan saat memasuki hutan Himeaf pertama kali," ucap Brandon.


"Aku tidak mengerti maksud kamu? Coba jelaskan secara lengkap," Peter kebingungan maksud Brandon


"Aku merasa Bryan adalah seorang pelindung hutan Himeaf. Pada saat tuan ingin memeriksa sebuah pintu gerbang, itu aku masih merasakan aura pelindung hutan, tetapi setelah kejadian goncangan yang sangat kuat aku merasakan aura pelindung hutan semakin melemah dan beberapa hari setelah itu para Goblin datang ke desa," Brandon menjelaskan bahwa Bryan adalah seorang pelindung hutan.


"Apakah kamu tidak salah?", tanya Peter yang belum percaya bahwa Bryan adalah seorang pelindung hutan.


"Jika tuan tidak mempercayainya, saat pulang dari mencari ras Dwarf anda tanyakan kepada Bryan langsung," ucap Brandon


"Baiklah, aku akan menanyakan hal ini kepada Bryan langsung," ucap Peter


Setelah Brandon bercerita tentang Bryan kepada Peter. Mereka langsung bergegas tidur, karena mereka harus pergi ke ras Dwarf pada pagi harinya. Mereka tidur di temani dengan cahaya bulan dan bintang-bintang yang menyinari malam dan di jaga oleh Undead Wolf. Para undead yang di perintah oleh Bryan menjaga Peter dan Brandon dari jarak yang jauh.


Pada perjalanan menuju ke ras Dwarf, mereka tidak menemukan sesuatu yang berbahaya. Mereka sampai di pegunungan dengan waktu hanya tiga hari dua malam.


Sesampainya di sana Peter dan Brandon melihat ras Dwarf yang pulang dari mengumpulkan material untuk membuat senjata. Mereka langsung menghampiri para Dwarf yang sedang membawa material untuk membuat senjata.


"Tuan, apakah ini desa para Dwarf?", tanya Peter kepada seseorang.


"Iya memang ini desa Dwarf. Kenapa kamu bertanya seperti itu?", seseorang itu balik bertanya.


"Aku ingin memesan beberapa senjata untuk bertahan dari musuh yang menyerang," jawab Peter


"Jika ingin memesan beberapa senjata, kami mempunyai beberapa orang yang ahli dalam membuat senjata di desa, aku akan mengantar kalian ke salah satu orang ahli membuat senjata," seseorang itu bersedia mengantarkan Peter dan Brandon ke tempat salah satu orang ahli Blacksmith.

__ADS_1


Mereka di antar oleh seseorang masuk ke dalam desa Dwarf untuk menemui salah satu ahli Blacksmith, sedangkan dua Undead Wolf menunggu di hutan dekat desa Dwarf. Mereka terkejut di dalam desa semua bangunannya terbuat dari material yang berkualitas tinggi dan semua ras Dwarf hidup damai di dalam desa.


Mereka sampai di depan toko senjata, seseorang itu menyuruh mereka untuk masuk ke dalam untuk bertemu dengan seorang ahli Blacksmith. Seorang ahli Blacksmith berada di belakang toko, dia sedang membuat senjata untuk pesanan.


"Kakak, ada yang ingin mencarimu," ucap seseorang itu.


"Siapa yang mencariku? Aku sedang sibuk membuat senjata untuk di kirim ke negara Fall Star besok lusa," ucap seseorang yang sedang membuat senjata.


"Seorang manusia dan seorang dari ras Leonin," ucap seseorang itu.


"Hai, aku Peter. Aku ingin memesan beberapa senjata dan di buat secepat mungkin, jika tidak bisa aku ingin membawa seseorang untuk ikut bersama kami," ucap Peter.


"Hai aku Ricky dan itu adalah adikku Krono, aku bisa saja membuatnya. Kira-kira kamu butuh berapa senjata?" Ucap Ricky.


"Kami ingin memesan seratus senjata, apakah kamu bisa?", ucap Peter yang menyebutkan jumlah senjata yang di butuhkan.


"Jika jumlahnya sebanyak itu aku tidak menjamin bisa membuatnya dengan waktu singkat, paling cepat hanya dua minggu dengan hasil yang tidak terlalu bagus dan kuat, tapi jika ingin bagus butuh waktu satu bulan," ucap Ricky.


"Kalau seperti itu, kami ingin seseorang ikut bersama kami pergi ke desa dan menetap disana serta mengajarkan warga di desa," ucap Peter


"Baiklah aku akan menunggu kabar darimu. Aku akan berkeliling di kota sebentar untuk mencari sesuatu yang bisa di bawa pulang," ucap Peter sembari pergi meninggalkan toko Ricky.


Peter dan Brandon berkeliling desa mencari sesuatu yang bisa di bawa pulang. Mereka mampir sebentar ke sebuah Bar yang ada di dekat toko Ricky sembari menunggu kabar dari Ricky.


Mereka di sana memesan beberapa minuman Wine untuk mereka sendiri dan di temani beberapa wanita yang cantik. Di sana mereka bersenang-senang dan meminum Wine sampai mabuk berat.


Mereka berdua bersenang-senang sampai malam hari sambil menunggu berita dari Ricky. Setelah bersenang-senang, mereka di bawa ke penjara oleh petugas keamanan, di sebabkan Brandon membuat keributan.


"Semua minuman Wine jumlah totalnya jadi berapa?", ucap Peter


"5 botol Wine totalnya menjadi seratus koin perak," ucap pelayan

__ADS_1


Peter mengecek saku baju dan saku celananya semuanya tidak ada uang sepeser pun, dia lupa bahwa dia sekarang ada di dunia lain dengan mata uang yang berbeda. Peter memberikan kode kepada Brandon untuk membayar dengan uang yang dimiliki Brandon, tetapi Brandon juga tidak memegang uang sama sekali.


"Maaf uangku tertinggal di toko senjata yang tidak jauh dari sini, apakah aku boleh mengambil uangnya?" Peter membohongi pelayan.


"Maaf tuan, anda harus membayarnya sekarang. Jika tuan tidak membayarnya sekarang, kami akan melaporkan tuan ke petugas keamanan," ucap pelayan.


"Jika kalian tidak mempunyai uang, jangan minum di bar ini. Dasar orang miskin," ucap seorang Dwarf yang duduk tidak jauh dari mereka.


Brandon berdiri dan menghampiri seseorang itu lalu dia memukul muka seseorang itu sampai dia terpental dari tempat dia duduk.


Dari keributan itu mengundang petugas keamanan untuk datang ke bar dan menyeret Peter dan Brandon. Ternyata yang Brandon pukul adalah salah satu petinggi di desa Dwarf.


"Tuan maafkan saya. Karena saya, anda juga terseret ke penjara," ucap Brandon yang merasa bersalah.


"Tidak apa-apa, kamu cuman tidak ingin aku di remehkan oleh orang lain dan aku tidak tahu kalau yang kamu pukul adalah salah satu petinggi desa," ucap Peter yang menenangkan Brandon.


Peter dan Brandon di antar ke penjara oleh petugas keamanan dan akan di sidang pada keesokan harinya. Ricky melihat Peter dan Brandon di bawa oleh petugas keamanan, dia langsung menghentikannya.


"Kenapa mereka di borgol? Apa salah mereka?", ucap Ricky kepada petugas keamanan.


"Mereka telah memukul tuan Rein dan sekarang dia pingsan di bawa ke rumahnya untuk di obati," ucap ketua petugas keamanan.


"Apakah tidak bisa di bebaskan?", ucap Ricky.


"Tidak bisa, mereka harus di sidang terlebih dahulu, jika mereka tidak terbukti bersalah maka mereka akan di bebaskan," ucap ketua petugas keamanan.


"Kapan sidang itu akan di laksanakan?", tanya Ricky.


"Sidang akan di laksanakan ketika tuan Rein sudah bangun. Jika besok tuan Rein sudah bangun, maka besok sidang akan di laksanakan," ucap ketua petugas keamanan.


Setelah menanyakan kesalahan yang di buat oleh Peter dan Brandon, Ricky mempersilahkan petugas keamanan untuk membawa mereka. Ricky tidak bisa menolong mereka, karena yang mereka singgung adalah salah satu petinggi desa.

__ADS_1


Di dalam penjara Brandon tidak berhenti meminta maaf kepada Peter, tetapi tetap menenangkannya. Malam itu Peter dan Brandon tidur di dalam penjara. Peter tidak berpikir bahwa akan tidur di penjara sebelumnya.


Malam itu di penuhi dengan kesunyian dan perasaan bersalah yang di rasakan oleh Brandon. Peter tidur di tempat tidur yang terbuat dari beton, sedangkan Brandon di bawah tempat tidurnya Peter.


__ADS_2