Demon Lord Of The Human

Demon Lord Of The Human
Mayat Penyihir


__ADS_3

Sebulan berlalu, Peter bersama Felix dan Bentley sudah membangun rumah untuk tempat pertemuan dengan semuanya. Telur yang sebelumnya di tetaskan oleh Peter juga sudah menetas menjadi seorang humanoid, Peter memberikan nama Solen.


Peter melakukan perburuan seperti biasa bersama dengan para Gluttony Slime, di saat kembali dari perburuan, Tommy dan yang lainnya menemui Peter.


"Tuan kami menemukan sebuah pintu di dalam gua dan kami merasakan aura yang sangat kuat dari balik pintu," Tommy memberitahu Peter, bahwa dia menemukan sebuah pintu di dalam gua saat pengintaian.


"Terimakasih atas informasinya, aku akan menyelidiki nanti setelah menyerahkan hasil buruannya kepada Erna dan Einas, untuk segera di masak. Kalian selidiki terlebih dahulu, aku akan menyusul," Peter berterimakasih kepada Tommy dan timnya atas informasinya.


Setelah memberitahukan tentang sebuah pintu yang di temukan oleh Tommy dan timnya kepada Peter, mereka langsung pergi untuk menyelidiki lebih banyak informasi tentang pintu tersebut.


Peter segera menemui Erna dan Einas untuk memberikan hasil buruannya dan ingin segera menyusul Tommy dan timnya untuk menyelidiki tentang pintu tersebut.


"Erna tolong masak hasil buruan hari ini. Aku akan pergi sebentar ke dalam gua," Peter menyerahkan hasil buruannya kepada Erna dengan terburu-buru.


"Memangnya kenapa tuan?" Tanya Erna, setelah melihat Peter terburu-buru.


"Tommy dan timnya menemukan sebuah pintu di dalam gua dan sekarang mereka sedang menyelidikinya. Aku harus ke sana untuk melihatnya, " jawab Peter.


Setelah memberikan hasil buruannya, Peter langsung pergi meninggalkan Erna dan Einas yang sedang mempersiapkan masakan yang akan di masak. Di dalam perjalanan menuju gua Peter bertemu dengan Brandon, dia meminta agar Brandon menjaga semuanya tetap aman.


"Tuan kenapa anda terburu-buru?" Tanya Brandon setelah melihat Peter.


"Oh kamu Brandon, Tommy dan timnya menemukan sebuah pintu yang berada di dalam gua. Aku akan melihatnya sendiri, aku meminta kamu untuk menjaga semuanya saat aku tidak ada," Peter menyuruh Brandon untuk menjaga tempat tinggal semuanya.


"Apakah tuan membutuhkan bantuan? Saya akan mengutus seseorang untuk menemani tuan," Brandon menawarkan bantuan kepada Peter.


"Tidak usah!lebih baik aku sendiri daripada kamu mengutus seseorang. Jika kamu kewalahan, siapa yang akan membantumu, jika semuanya ikut denganku?" Peter menolak tawaran dari Brandon.


"Baik tuan! Jika tuan membutuhkan bantuan, saya akan siap membantu tuan," Brandon mengerti bahwa Peter tidak membutuhkan bantuan darinya.


Peter langsung pergi ke gua, setelah menyerahkan penjagaan kepada Brandon. Sesampainya disana, Peter melihat sebuah pintu yang sangat besar dan merasakan aura yang sangat kuat dari balik pintu, sesuai dengan apa yang di katakan oleh Tommy.


"Bagaimana sudah menemukan sesuatu?" Peter berjalan mendekati Tommy dan timnya yang sedang menyelidiki pintu yang ada di depannya.


"Di pintu ini, kami tidak menemukan sesuatu yang berbahaya. Tapi kami belum berani masuk, karena mungkin kami akan bertemu dengan seseorang yang mempunyai aura yang kami rasakan," jawab Tommy.


"Baiklah kalau seperti itu. Ayo kita masuk untuk menyelidiki, apa yang ada di balik pintu?" Peter membuka pintu.


Setelah pintu terbuka mereka masuk ke dalam, mereka terpukau dengan apa yang mereka lihat. Mereka tidak menyangka di balik pintu ada sebuah ruang singgasana yang sangat luas dan mereka melihat ada mayat seseorang yang duduk di singgasana dan di sampingnya ada seekor naga yang sedang hibernasi.

__ADS_1


"Sudah lama sekali tidak melihat seseorang yang masuk kedalam istana ini, sudah seratus tahun tidak ada yang datang kesini," ucap seseorang yang duduk di singgasana.


Peter dan yang lainnya terkejut mendengar suara yang berasal dari mayat seseorang yang duduk di singgasana. Mayat itu mulai berdiri dari singgasananya, mayat itu berpakaian layaknya seperti seorang penyihir.


Mereka mulai waspada saat mayat penyihir mulai berdiri, mereka merasakan tekanan yang sangat kuat dari mayat itu.


"Siapa nama kalian?" Tanya mayat tersebut.


"Aku Peter Keane dan yang dibelakang ku Tommy, John dan Jimmy, mereka adalah temanku," jawab Peter dengan sedikit rasa takut.


"Aku tidak menyangka akan ada orang yang berteman dengan ras monster, bahkan memberikannya nama dan kamu mempunyai aura yang sangat kuat dari kebanyakan orang. Siapa sebenarnya kamu?" Mayat penyihir  penasaran dengan identitas Peter yang bisa berteman dengan ras monster dan mempunyai aura yang sangat kuat.


"Aku hanya seorang manusia biasa yang tersesat di dalam hutan, setelah berburu dengan teman-temanku dan mereka meninggalkanku di hutan sendirian," Peter berpura-pura untuk menutupi identitas yang sebenarnya.


"Jadi kamu di tinggalkan oleh teman-temanmu? Darimana kamu mendapatkan aura yang sangat kuat itu?" Tanya mayat penyihir yang masih penasaran.


"Aku hanya berburu monster selama dua bulan di dalam hutan dan mengenai aura yang sangat kuat, aku tidak merasakannya," Peter tidak menyadari bahwa dirinya memiliki aura yang sangat kuat.


"Tuan yang di katakan oleh mayat itu benar, anda mempunyai aura yang sangat kuat setelah berburu selama dua bulan dan membuat kontrak dengan para monster, jika tidak percaya tuan tanya pada Tommy dan timnya," Silfi membenarkan perkataan mayat itu.


Peter bertanya kepada Tommy dan timnya tentang aura yang di milikinya,"apakah kalian merasakan aura yang sangat kuat saat berbicara denganku?".


"Maaf selama ini aku tidak mengetahuinya," Peter meminta maaf kepada Tommy dan timnya.


Setelah mendengar penjelasan dari Silfi dan semuanya, Peter mulai menekan auranya sampai tidak terlihat auranya seperti orang biasa.


"Aku ingin tahu seberapa kuat orang yang bisa berteman dengan ras monster, apakah sekuat dengan aura yang di pancarkan?" Mayat penyihir mulai menyerang Peter dan yang lainnya.


Mereka menyebar untuk menghindari serangan mayat itu dan menjaga jarak untuk mempersiapkan serangan.


"Fire Arrow," Peter menyerang


Duarr


Serangan Peter menghujani mayat penyihir, di sambung dengan serangan Tommy Shadow Blade. Serangan Fire Ball Peter bisa di tahan oleh mayat penyihir.


"Shadow Blade"


Serangan Tommy berhasil memotong tangan kanan mayat penyihir di saat menahan serangan Fire Ball Peter. Tapi tangan yang tadi di potong oleh Tommy bisa tersambung kembali dengan sangat cepat.

__ADS_1


"Apa tangannya bisa kembali tersambung? Tidak mungkin untuk seseorang bisa menyambung kembali anggota badannya yang sudah terpotong dan tidak ada bekasnya. Mayat ini sepertinya waktu masih hidup adalah seorang penyihir yang sangat kuat," Peter terkejut melihat tangan mayat penyihir bisa tersambung kembali.


Sebelum mayat penyihir itu menyerang, Jimmy membuat sebuah penjara dari Skill Sticky Thread yang sangat tebal dilanjutkan dengan serangan John Fire Ball. Serangan mereka membuat ledakan yang sangat besar dan membuat goncangan.


Duarr


Di dalam pemukiman semuanya merasakan goncangan yang di sebabkan oleh serangan John.


"Kakak, ada goncangan yang sangat kuat. Apakah akan ada gempa?", tanya Price kepada Sherly yang merasakan goncangan di dalam rumah.


"Kakak juga merasakannya, sepertinya bukan di sebabkan oleh gempa, tapi goncangan ini di sebabkan oleh pertarungan yang sangat sengit," jawab Sherly yang menenangkan Price.


"Siapa yang bertarung sampai membuat goncangan yang sangat kuat?", pikir Sherly.


Di luar rumah Brandon juga merasakannya, dia mengetahui adanya goncangan yang sangat kuat yang di sebabkan oleh pertarungan yang di lakukan oleh Peter bersama dengan Tommy dan timnya.


Dari kepulan asap terdengar suara,"Aku tidak menyangka, kalian mempunyai kerjasama yang sangat baik. Tapi sihir seperti ini tidak akan bisa mengalahkanku." Mayat penyihir berjalan keluar dari kepulan asap.


"Memang tidak diragukan lagi bahwa mayat ini dulunya adalah seorang penyihir hebat, jika aku bisa menjalin kontrak dengan dia, aku akan sangat terbantu," pikir Peter.


"Kalian istirahatlah, cukup sampai disini saja. Seterusnya aku yang akan bertarung dengannya," Peter menyuruh Tommy dan timnya untuk istirahat.


"Tapi tuan?" Jawab Tommy dalam keadaan kelelahan dan mengkhawatirkan Peter.


Peter menggunakan Skill Sleeping Poison yang di dapatkan setelah berevolusinya Elvina dan Elisha menjadi Gluttony Poison Slime, kepada Tommy dan timnya.


"Oh kamu tidak ingin bawahanmu mati, jadi kamu membuat mereka tertidur," ucap mayat penyihir.


"Itu bukan urusanmu. Sekarang kita bisa bertarung dengan sangat leluasa dan tidak akan ada yang  mengganggu," ucap Peter.


"Silfi sekarang giliranmu untuk menunjukkan keahalianmu," Peter menyuruh Silfi untuk mengambil kesadarannya.


"Baik tuan," ucap Silfi.


Peter bertukar kesadaran untuk melawan mayat penyihir itu. Silfi memulai menyerang dengan Skill Fire Shot di gabungkan dengan Skill Rock Shot menjadi Skill Aswad Meteor.


"Aswad Meteor,"


Serangan Silfi bertubi-tubi mengenai mayat penyihir, di saat mayat penyihir menahan serangan Aswad Meteor, Silfi melanjutkan serangannya dengan menggunakan Skill Sticky Thread. Mayat penyihir tidak bisa bergerak akibat dari Skill Sticky Thread.

__ADS_1


"Aku tidak menyangka bahwa Silfi bisa mahir menggunakan Skill dan bisa menggabungkan beberapa Skill menjadi Skill baru," ucap Peter yang tubuhnya di kendalikan oleh Silfi.


__ADS_2