
"Mah aku berangkat dulu "kata dahlia yang sebari menggit roti berisi selai kacang lalu berjalan menuju pintu rumah
"Bukannya duduk dulu kamu!"sembari teriak yang masih menyiapkan sarapan buat suami dan anak keduanya
"Udah telat soalnya mah"lalu dahliapun menjalankan motornya sembari makan selai isi kacang yang masih ada di dalam mulutnya
heuh dasar nih anak bukannya sarapan dulu nanti kalo sakit gimana, mana ini hari pertama dia masuk sekolah! ibu dahlia pun ngoceh ngoceh di dalam hatinya sembari menyiapkan makanan di atas meja makan
****
"Dahlia"sahut seorang gadis remaja di belakang tubuh dahlia lalu dahlia menoleh kebelakang dan ternyata itu jenifer sahabatnya dahlia dan dahlia pun menyahut nya "hai" akhirnya mereka pun berbincang sebentar lalu ada kakak osis yang sangat cuek menghampiri mereka
"Bukannya masuk kelas malah pada ngobrol" sahut kakak osis itu dengan sinisnya "Tunggu apalagi? kenapa masih diem disitu cepat masuk ke kelas!" dengan suara tegas sembari melipatkan kedua tangannya di atas perutnya dan dengan takutnya akhrinya Jenifer dan Dahlia pun masuk ke kelas
*""*Cih! galak sekali dia mentang mentang udah jadi senior bisa segalak itu"" kata dahlia yang sambil menahan rasa kesal kepada kakak osis itu, lalu kakak osis lain nya pun datang ke kelas dan ada 1 cowo kakak osis yang sangat tampan manis namun terlihat cuek tetapi mata dahlia seakan akan tidak bisa berkedip melihat kakak osis itu lalu kakak osis itu memperkenalkan dirinya kepada adik kelasnya
"Perkenalkan nama kakak Iqbal Megantara panggil saja kakak Iqbal" Iqbal pun memperkenalkan dirinya sambil tersenyum dan dia melihat sosok gadis yang sedang duduk di bangku itu karena dari tadi gadis itu melihat iqbal tanpa berkedip lalu iqbal tersenyum sinis ke arah dahlia dan dahlia pun kaget bahwa ia sudah ketahuan ngeliatin kakak osis itu dengan lamanya. Setelah mereka memperkenalkan namanya masing masing ke adik jeniornya lalu salah satu cewe kakak osis mengintrusikan "Ambil roti dan teh manis kalian, habiskan dalam 5 menit dari sekarang!" dan semua para juniorpun langsung kaget mendengar itu dan mereka segera mengambil roti serta teh manisnya dari dalam tas mereka
"Yang benar aja dalam 5 menit, bisa muntah gua"kata Dahlia yang sambil ngedumel dengan suara pelannya itu
"Udah makan aja dari pada kena hukum mau?"kata Jenifer yang sambil berbisik ke telinga Dahlia namun dahlia tidak kuat menghabiskan semua itu dengan waktu yang cukup singkat akhirnya dahlia tidak menghabiskan roti dan teh manisnya, Ketika semuanya di suruh baris akan mau diadakan apel siang sampe beberapa jam lamanya dahlia pun kaget karna teriknya sinar matahari di lapangan, lalu semuanya pada turun kebawa lapangan dan berbaris mengikutin apel siang
__ADS_1
Udah 1jam berlalu di bawah teriknya sinar matahari yang panas, Dahlia pun tidak kuat lagi dan badannya semakin lemas lalu Iqbal pun melihat wajah dahlia yang begitu pucat dan langsung menghampiri Dahlia "Kamu baik baik aja?" kata Iqbal yang sudah di samping dahlia dan membuat dahlia kaget akan keberadaan dia di sampingnya
*""Baik dari mananya orang lemas gini di bilang baik, gak bisa liat apa matanya""*ngedumel di dalam hatinya dan dahlia tidak menjawab perkataan Iqbal
"Saya sedang bicara sama kamu, apa kamu baik baik saja?? Iqbal pun menoleh sebentar ke arah dahlia dan dahliapun menjawab dengan lemasnya "I-iya" sambil terbata bata karena takut mendengar suara Iqbal yang tegas tadi beberapa menit kemudian Dahlia pun pingsan dan dengan sigapnya Iqbal langsung menangkap badan Dahlia yang pingsan itu, Semua orang di sekitarnya kaget termasuk jenifer yang kaget melihat dahlia pingsan. Iqbal langsung menggendong Dahlia dan membawanya ke ruang UKS
"Perhatian semuanya!" kata salah satu kakak osis di depannya lalu semuanya mengikutin kembali kegiatan apel siang dengan lancar
****
"Eum..aku dimana?" Dahlia pun mulai membuka matanya dan dia mendapatkan sosok pria yang ia sukai sedang berada berdiri di deket jendela uks, Iqbal pun langsung mendekati Dahlia "Sudah membaik?" kata Iqbal yang sembari kasih air mineral ke Dahlia "minumlah" sambil melihat air yang dibawanya supaya Dahlia meminumnya dan dahlia pun langsung meminumnya
"Aku kenapa bisa disini ka?"tanya Dahlia yang sambil kebingungan
"Tadi kamu pingsan, mana berat banget tubuh kamu" kata Iqbal yang sambil tersenyum kecil
*""Emangnya badan gua segede apa sih sampe di bilang gede! kecil gini di bilang berat dasar alay!""*ngedumel di dalam hatinya
"Maaf ka kalo sudah merepotkan kakak"Dahlia meminta maaf kepada Iqbal namun Iqbal mengabaikannya dan berenti sejenak "Langsung ke kelas yah semuanya sudah pada di kelas"Iqbal pun berjalan keluar tanpa memaafkan Dahlia
"Dasar aneh"ocehan Dahlia dan sembari membuang mukanya kekiri
__ADS_1
****
"Mana sih Dahlia ko belum keluar dari UKS juga sih padahal ka Iqbal udah dateng"kata Jenifer yang sembari melihat ke arah jendela luar dan Jenifer pun mendapati sosok Dahlia yang baru saja naik ke atas tangga menuju kelas namun Jenifer melihatnya kebingungan karena melihat raut muka Dahlia yang cemberut, Dahlia pun masuk ke kelas dan segera duduk ke bangkunya, karena kepo Jenifer bertanya kepada Dahlia "Lu kenapa? mukanya ko cemberut kaya buah kesemek hahaha" kata jenifer yang sembari di bumbuhi ketawa kecil dan Dahlia pun langsung senyum terpaksa ke arah jenifer dan mendapati sosok Iqbal yang sedang bermain hp nya, Dahliapun langsung membuang mukanya dari tatapan Iqbal
""Tring..... (bunyi bel pulang)""
semuanya segera bersiap siap mengemas barang mereka kedalam tas masing masing dan satu persatu murid keluar dari kelas "Gua duluan yah"kata dahlia yang sambil menatap jenifer dan langsung bergegas pulang
"Heum yah hati hati" jawab jenifer dan jeniferpun kaget bahwa di sebelahnya ada si Iqbal kemudian dia mulai beranikan dirinya untuk berbicara kepada kakak osisnya "Kakak gak pulang?" sedikit takut dia berbicara kepada Iqbal
"Iyah lagi nunggu temen" jawab Iqbal yang menoleh sebentar ke Jenifer dan sibuk ke hp nya lagi
"Aku duluan yah ka" kata Jenifer yang tersenyum ke Iqbal namun Iqbal menjawab iyah dengan ala kadarnya saja
Bersambung.....
hayo hayo apakah si jenifer sudah mulai tertarik sama si Iqbal?🤔
dan siapa nih yang setuju sama Jenifer dan Iqbal atau Dahlia dan Iqbal😉
tulis pendapat kalian di kolom komentar yah^^ dan jangan lupa baca episode selanjutnya.....
__ADS_1