
"Pagi mah" kata Dahlia yang sembari jalan menuju meja makan dan mencium pipi kiri sang bunda nya lalu Dahlia pun mulai duduk di meja makan dan mengambil roti isi selai coklatnya, setelah sudah habis makanannya Dahliapun bergegas pergi ke sekolah "Aku berangkat dulu yang mah" Dahlia pun mencium pipi kiri sang bundanya
"Hati hati nak di jalan!" kata ibunda Dahlia yang dengan nada agak teriak
"Iyah mah!" jawab Dahlia yang teriak dari kejauhan, Namun saat sedang duduk di motor Dahlia membayangkan wajah kakak osis yang tampan itu sambil tersenyum kecil. Dahliapun tidak sadar bahwa jam begitu cepat dan ia mulai melihat jam yang ada di tangannya bahwa jamnya sudah menunjukan pukul 07.45, Dahliapun kaget bahwa dia akan terlambat kesekolah, ia pun bergegas menacapkan gas motornya. ""kenapasih gua bisa mikirin kakak osis itu! jadi telat kan gua!"" geramnya di dalam hati yang sedang berjalan menuju ke sekolah. Sesampainya di sekolah Dahlia mendapati 2 orang kakak osis yang sudah berjaga di depan gerbang ""Haduh tanda tanda telat ini, pasti gua bakalan di hukum"" bergumam di dalam hatinya sambil menunjukan ekspresi pasrah dan tidak lama kemudian Dahlia di jegat oleh kakak osis karena dia terlambat kesekolah
"Berenti! sudah jamberapa ini kenapa baru dateng!" kata seorang kakak osis yang sedang menjegat Dahlia "Sekotjam 10kali!" dengan nada agak ngegas dan sembari melipatkan kedua tangan di atas perutnya, Dahliapun terlihat kaget dan mau tidak mau dia harus menjalankan hukumannya karena sudah terlambat masuk kesekolah
""Gila aja nih orang pagi pagi udah harus sekotjam kaya gini"" kata Dahlia yang sambil ngedumel di dalam hatinya namun Dahlia melihat sosok yang ia kagumi dari awal masuk sekolah, dia sedang berkumpul dengan osis lainnya dan Iqbalpun menoleh kebelakang lalu menatap Dahlia yang sedang di hukum, Dahlia pun kaget bahwa kakak osis yang dia kagumi sedang menatap dia, Akhirnya Dahlia menundukan tatapannya ""kenapasih dia liatin gua mulu ihhh"" Dahliapun bergumam didalam hatinya yang sembari menahan merah di pipinya. Hukumanpun selesai Dahlia langsung bergegas masuk kekelas nya.
****
__ADS_1
Didalam kelas Jenifer sangat menghawatirkan sahabatnya itu karena dari tadi belum kelihatan idung batangnya Dahlia, Sesekali ia melihat ke jendela untuk memastikan sahabatnya akan datang hari ini, beberapa menit kemudian Jenifer mulai mendapati sosok yang ia cari yaitu Dahlia namun Jenifer merasa aneh karena pagi pagi gini muka Dahlia sudah keliatan lesu bahkan berkeringet seperti habis di kerjar hewan yang buas, Dahliapun masuk kekelas dan Jenifer mulai bertanya kepada Dahlia "Dari mana aja sih lu kenapa baru dateng jam segini? mana muka lu kecut kaya buah yang asam tau gak sih, terus kenapa lu berkeringet kaya habis di kejar hewan aja lu" kata Jenifer yang sambil melontarkan pertanyaan begitu banyaknya sampai Dahlia merasa pusing sendiri
"Ett dah nih bocah lu nanya apa introgasi gua lu?" muka Dahliapun berubah menjadi kesal dan akhirnya Dahlia menceritakan semua kejadian dia tadi pagi tapi Jenifer malah ketawa karena Dahlia habis di hukum oleh kakak osis nya lalu Dahlia mulai mengambil buku terus memukul tangan Jenifer dengan buku tulis Dahlia "Puas lu ketawa??" sambil merasa kesal terhadap Jenifer
"Hahah ampun bang ampunilah aku"kata Jenifer yang dengan gaya meminta maaf dan mukanya di melasin sambil tertawa kecil lalu Jenifer pun lari dari Dahlia namun Dahlia mengejar Jenifer
"Mau kemana lu? Awas yang lu" Dahlia pun mengejar Jenifer yang lari darinya. dan Jeniferpun menabrak sosok yang ada di depan nya yaitu Iqbal lalu Jenifer agak terpental dan jatoh namun Iqbal segera menangkap Jenifer yang hampir jatoh ke lantai ""yaampun perasaan apa ini di hati gua? kenapa jadi gak karuan gini sih"" Jenifer bergumam di dalam hatinya dan sambil menahan rasa gak karuannya itu. Dari lawan arah Dahlia melihat semuanya dan rasa hatinya tuh hancur bagaikan di belah pakai pisau, tapi Dahlia mencoba untuk sembunyikan rasa sakit hatinya dan menegur Jenifer. Jenifer pun mulai tersadar dan kembali berdiri seperti semula "maaf ka" kata Jenifer yang meminta maaf kepada Iqbal namun Iqbal hanya tersenyum. Dahlia menarik tangan Jenifer dan pergi meninggalkan Iqbal tanpa sepatah kata apapun. Iqbal merasa aneh melihat sikap Dahlia dan ia menatap Dahlia sampai Dahlia masuk ke kelasnya. beberapa jam kemudian mos pun selesai dan para junior pulang kerumahnya masing masing
****
"Itu bantalnya kasian di gigitin ka" kata adiknya yang membuyarkan pikiran Dahlia tentang kejadian di sekolahnya, Dahliapun merasa kesal
__ADS_1
""Dasar anak bocah mau tau urusan orang dewasa aja!""kata Dahlia di dalam hati sambil menahan rasa kesalnya itu
"Udah tidur sono!" kata Dahlia yang sembari melemparkan bantalnya ke arah pintu namun tidak kena ke adiknya, dan adiknyapun langsung kabur melarikan diri. Dahliapun menutup pintu kamarnya
****
Sementara itu Jenifer sedang senyum senyum di dalam kamarnya, beda halnya dengan Dahlia yang merasa kesal akan kejadian siang. Jenifer lalu stalking akun facebook kakak osis nya itu dan sambil senyum senyum melihat wajah kakak osisnya. lalu Jeniferpun tertidur sambil membayangkan wajah Iqbal
Bersambung.....
^^kira kira gimana yah kisah kelanjutannya?? jangan sampe ketinggalan cerita nya yah🤗🤗
__ADS_1
dan maaf juga jarang upload soalnya lagi sibuk hehe