
Meskipun ketua obat dan leluhur tidak tega meninggalkan tetua sao, tapi mereka berdua takut juga apabila terkena hukuman, apalagi bila hukuman itu bisa membahayakan rumah obat.
Ketua... Apakau ingin meninggalkan tetua sao begitu saja...?
Y... Bagaimanapun ini adalah masalah dia sendiri karna terlalu serakah..!!
Ketua itu berarti anda, memang berniat meninggalkannya..?
Ha....!! Menghela nafas.
Aku tidak mengatakan ingin meninggalkanya, tapi karna ini masalah pribadinya Dia harus menanggungnya sendiri..!
Lalu ketua bagaimana bila para tetua yang lain bertanya tentang tetua sao...?
Hm..!! Berfikir keras
Ha.. Mungkin sebaiknya kita katakan ke mereka bahwa tetua sao sedang berada di pengasingan untuk memperkuat kultivasinya.
Tapi... Ketua bukankah itu berarti kita menipu mereka..!!
Tidak.. Itu bukan menipu.., kita melakukan ini demi kebaikan rumah obat.
Apa... Kebaikan rumah obat...?
Ya..., Apakah kau tidak berfikir, jika kita menolong tetua sao tadi kita juga akan menanggung akibatnya.
Leluhur pun terdiam karna, dia baru sadar dengan keadaan itu, leluhur mulai membayangkan jika dia di posisi ketua rumah obat.
Maaf..., Ketua aku tidak berfikir sampai situ.. Walaupun aku sudah tua dan cukupu berumur, tapi pasti kalian tau aku adalah tetua penjaga perpustakaan sejak aku muda.
Y... Leluhur aku tau kondisi mu, karna belum pernah melihat dunia luar, tapi aku juga kagum dengan mu karna kau sangat banyak mengabdi ke rumah obat ini.
Terima kasih atas pujian mu ketua, aku merasa sangat senang.
Y.. Sebaiknya kita tidak usah membahas ini lebih jauh lagi.
Y ketua, lalu apa yang akan kita lakukan dengan resep obat yang di berikan oleh pemilik aura naga ini.
Hm.. Mungkin sebaiknya kita melakukan ritual ini lagi.
Apa..
Ada apa leluhur.
__ADS_1
Hm.. Tidak, tapi apakah tidak ada masalah dengan rune kuno itu..?
Hm.. Memang aku sedikit ragu, tapi kita tadi telah mendengar perkataan sosok penjaga buku rune yang berasal dari dunia naga tadi, bahwa rune kuno ini tidak akan berbahaya.
Menggelengkan kepala...
Hm.. Y, kalau begitu aku akan mengikuti apa kata ketua saja.
Y.. Baiklah kalau begitu mari kita ke aula utama..
Baik ketua.
Ketua rumah obat dan leluhur itu pun berjalan ke aula utama, akan tetapi di tengah perjalanan leluhur undur diri karna ada sedikit urusan.
Ketua rumah obat pun berjalan sendiri ke aula utama, dan tak lama ia sampai di aula utama, di aula itu dia melihat bahwa tidak ada seorng pun, dan hanya ada kursi yang tertatah rapi.
Ketua rumah obat pun memanggil satu orang, orang itu adalah seorng penjaga yang bersembunyi di bayang bayang rumah obat, akan tetapi penjaga ini tidak bisa mengikuti ketua.
Salah satu penjaga datang dan mengatakan bahwa dia senang baru di panggil kembali, para pasukan bayangan ini sangat jarang keluar karna mereka bertugas menjaga kedamaian rumah obat.
Akan tetapi ada salah satu berita yang membuat mereka tertarik, orang yang tertarik akan berita itu adalah pemimpin pasukan bayangan rumah obat.
Dan yang datang ke ruangan itu adalah pemimpin pasukan bayangan rumah obat itu.
Pasukan bayangan datanglah...!! Ujar ketua rumah obat sambil mengeluarkan sebuah benda.
Y.. Ketua ada apa...? Tanya ketua pasukan bayangan.
Perintahkan kepada salah satu bawahan mu untuk menjemput para tetua yang lain dan kumpulkanlah di sini, dan katakan juga kepada mereka bahwa ini sangat penting.
Baik ketua...!! Ujar ketua pasukan bayangan rumah obat.
Para junior pasukan bayangan bersiaplah, ini adalah tugas pertama kalian, tugas ini sangat penting... Pastikan bahwa para tetua rumah obat berkumpul sekarang juga...!! Ujar ketua pasukan bayangan yang mulai menggunakan kekuasaannya dan otoritas nya sebagai pemimpin pasukan bayangan rumah obat itu.
Siap ketua... Kami akan melakukan tugas ini dengan baik...!! Ujar para junior pasukan bayangan dengan serempak.
Ruangan itu pun terlihat sebuah asap yang menandakan bahwa mereka telah pergi dari situ.
Anu ketua boleh aku bertanya sesuatu ...? Tanya ketua pasukan bayangan, yang mulai penasaran dengan berita pemilik aura naga.
Y.. Tentu saja, ada apa...? Tanya balik ketua rumah obat yang mulai penasaran dengan pertanyaan ketua pasukan bayangan.
Suasana pun sedikit hening sebentar dan tak lama, ketua pasukan bayangan itu pun bertanya, meskipun sempat ragu.
__ADS_1
Ketua.. Apa boleh tau kenapa kita harus melakukan ritual yang berkaitan dengan pemilik aura naga,... Bukankah bila kita membunuhnya itu akan lebih cepat dan tidak banyak susah payah untuk melakukan persiapan seperti ini...? Tanya ketua pasukan bayangan rumah obat.
Ha.. Apa kau belum pernah di Ceritakan oleh para leluhur...
Cerita apa itu ketua...? Tanya ketua pasukan bayangan.
Ini adalah cerita tentang dewa yang memberikan rumah obat kita sebuah tungku ajaib.
Apa..!! Terkejut karna perkataan ketua bahwa rumah obat pernah mendapatkan hadiah dari dewa.
Sedangkan para anggota pasukan bayangan senior, juga Terkejut karna itu, mereka menelan ludah mereka.
Lalu ketua apa hubungan kita dengan pemilik aura naga ini...?? Tanya ketua pasukan bayangan rumah obat.
Apa kau tau Cerita bahwa rumah obat pernah berperang.
Y.. Kalau itu aku tau.
Kalau begitu aku ingin bertanya sesuatu, kenapa rumah obat kita tidak hancur pada saat itu..? Tanya ketua rumah obat.
Em.. Mungkin itu karna kelompok kita lebih kuat dari mereka...!! Jawab ketua pasukan bayangan rumah obat itu.
Salah..!! Menggelengkan kepala.
Lalu apa ketua.
Itu karna kita melakukan sebuah perjanjian, bahwa bila kita di selamatkan dari kehancuran di hari itu, maka kita akan mengabdi ke pemilik aura naga.
Apa... Benarkah itu ketua..? Tanya ketua pasukan bayangan yang terkejut, hingga menelan ludah sendiri.
Lalu ketua bila kita mengabdi ke dewa naga.. , kenapa kita tidak berada di dunia naga...? Tanya ketua pasukan bayangan
Itu karna... Seorang yang memiliki aura naga tidak banyak dan hanya ada satu kali setiap satu abad.
Lalu ketua itu tandanya.
Iy betul... Di generasi kita ini, pemilik aura naga ini akan lahir... Aku tidak pernah menyangka bahwa ia sudah besar.
Terima kasih ketua karna telah meberitahuku.
Y itu juga merupakan tugasku sebagai pemimpin rumah obat ini.
Setelah percakapan itu selesai para murid bayangan masih terbawa suasana, dengan kehebatannya para leluhur terdahulu sampai bisa memanggil dewa naga untuk membantu.
__ADS_1
Tak lama para tetua pun datang, karna tidak mau membuang buang waktu ketua rumah obat mulai menjelaskan situasinya dengan detail.
Setelah penjelasan ketua rumah obat, para anggota rumah obat melakukan sebuah ritual, ritual ini menyangkut aura naga.