Dewa Iblis Yang Menyamar

Dewa Iblis Yang Menyamar
Chapter 24 - pesta pertunangan


__ADS_3

seketika kelima perempuan tersebut kaget karena mendengarkan pernyataan Zake, suasana menjadi hening selama beberapa saat.


sampai akhirnya Luna mengatakan setuju dengan lamaran Zake.


"baiklah Zake, tolong nikahi diriku!!" ucap Luna.


"ke-kenapa aku juga za-zake?" ucap Nanno.


"aku sebenarnya sudah mengetahui perasaan mu Nanno. aku mengetahui hal tersebut ketika tingkah lakumu seketika berubah dan menjadi pemalu ketika didepanku!" ucap Zake.


"karena aku tunanganmu maka aku akan menerimanya Zake" ucap Olivia.


"yah karena aku juga tunangan Zake, bahkan sebelum Olivia aku akan menerima lamaranmu!" ucap rowel.


"aaaa a-apa aku tidak apa-apa menerima lamaranmu desu" ucap kanna.


"yah aku mengatakan hal tersebut karena aku mencintaimu dan mereka!" ucap Zake.


"aku terima lamaranmu desu" ucap kanna.


setelah itu mereka berlima mencium Zake secara bergantian, namun beberapa saat kemudian Luna menanyakan hal yang selama ini Zake rahasiakan darinya.


"hmmm Zake sejak kapan kamu memiliki hubungan yang romantis dengan kanna? apakah kamu menyembunyikannya selama ini dariku!!?" ucap Luna..


"AA BENAR ZAKE SEJAK KAPAN KAU?" ucap rowel.


"Sepertinya kita harus menghukumnya!!" ucap Olivia dengan wajah marah.


setelah itu Zake dimarahi oleh mereka bertiga secara habis-habisan, sedangkan Nanno dia hanya terdiam karena perasaanya akhirnya disadari oleh Zake. dan untuk kanna dia ikut dimarahi oleh mereka bertiga.


1 Minggu kemudian


1 Minggu telah dilewati oleh Zake, kini dirinya sedang bersiap-siap untuk pesta pertunangan dirinya dan Olivia.


Zake memakai pakaian jas berwarna hitam pekat yang sangat cocok dengan dirinya. tidak lupa Zake memakai topeng yang sama seperti morph.


pesta tersebut dihadiri oleh berbagai bangsawan dan keluarga Ferris juga hadir di pesta tersebutd dan tentunya keluarga Nanno juga.


banyak orang yang penasaran dengan identitas Zake yang memakai topeng morph. dan juga ada bangsawan yang iri dengan Zake.


Dimalam Harinya


ketika pesta selesai para bangsawan pun kembali ke rumah masing-masing sedangkan Zake dan Olivia akan melakukan malam pertama mereka di kamar Olivia.


"apakah kamu gugup?" ucap Zake.

__ADS_1


"TENTU SAJA AKU GUGUP DASAR BODOH!! INI PETAMA KALINYA AKU MELAKUKANNYA!" ucap Olivia.


"tidak usah gugup biarkan aku melakukannya untuk mu!" ucap Zake.


setelah itu mereka terus melanjutkan hal tersebut sampai pagi hari.


"selamat pagi Zake" ucap Olivia.


"ha selamat pagi Olivia" ucap Zake.


kemudian Olivia mencium Zake dan setelah itu mereka pergi ke ruang makan.


setelah itu raja membuka mulutnya dan mengatakan.


"Zake apakah kamu ingin menjadi raja selanjutnya!" ucap raja.


"e-eto raja? saya? ahh tidak-tidak saya tidak bisa menjadi raja yang mulia" ucap Zake.


"hmm kenapa tidak bisa?" ucap raja


"mengurusi kerajaan adalah hal yang tidak bisa saya lakukan, hal tersebut perlu orang yang mengerti tentang politik dan otak yang jenius!!" ucap Zake.


"ma-ma kamu tidak usah memikirkannya sekarang. pikirkan saja nanti, Ohh ya pernikahan kalian sudah ditentukan" ucap raja.


"kapan yang mulia?" ucap Zake.


"hmm baiklah kalau begitu aku akan mempersiapkan diriku" ucap Zake.


"ngomong-ngomong Luna harus menjadi bangsawan terlebih dahulu untuk bisa menikahi mu, atau mungkin dia ingin menjadi selir?" ucap raja.


"apakah ada cara agar Luna bisa menjadi bangsawan?" ucap Zake.


"bisa, caranya dirinya harus berkontribusi terhadap kerajaan contohnya membantu desa yang diserang oleh monster selama 5 kali atau menjadi seseorang yang berguna bagi negara. contohnya mendapat gelar professor alkimia" ucap raja.


"yah karena Luna sangat ahli dalam alkimia mungkin dirinya tidak akan lama untuk menjadi Professor. kalian bisa memasukkan dirinya ke Academy khusus alkimia di kerajaan ini" ucap raja.


"hmm tunggu sebentar yang mulia, sebenarnya dikelasku aku selalu mendapat peringkat pertama dalam pelajaran alkimia selama berturut-turut. apakah itu mungkin untukku bisa menjadi Professor?" ucap Luna.


"hmm kalau begitu kamu hanya harus melewati satu langkah lagi untuk menjadi Professor!!" ucap raja.


"apa itu yang mulia?" ucap Luna.


"datanglah besok pagi ke taman belakang istana!! aku akan memanggil orang yang ahli dalam alkimia!!" ucap raja.


"baik yang mulia" ucap Luna.

__ADS_1


Keesokan Harinya


Zake,Luna, rowel dan Olivia pergi ke taman belakang istana disana mereka berempat melihat raja dan seorang perempuan yang memakai jas putih.


"pagi yang mulia, apakah dia orang yang kamu sebut yang mulia?" ucap Zake.


"OHH Zake,Luna,rowel dan olivia selamat pagi..


yah dia orangnya. perkenalkan dia adalah Nana Claire, dia adalah teman lamaku dia juga seorang professor alkimia" ucap raja.


"halo perkenalkan saya Nana Claire saya adalah Professor alkimia dari Academy Alchemist" ucap Nana.


"halo saya Luna, saya yang akan menjadi muridmu hari ini! ucap Luna.


setelah memperkenalkan diri Nana memberikan beberapa pelajaran yang akan membuat Luna mendapatkan gelar Professor alkimia nantinya.


di pelajaran tersebut ada tiga pembelajaran yang akan dijawab oleh Luna dan Luna harus menjawab ketiga hal tersebut secara rinci dan benar.


"baiklah ini pelajarannya, kalau begitu silahkan kamu jawab dengan benar ketiga hal tersebut dan rinci!!" ucap Nana.


beberapa jam kemudian akhirnya Luna selesai dengan pelajarannya, kemudian Luna memberikan hasil tersebut kepada Nana.


"hmm bagus sangat bagus, oke Luna kamu benar-benar jenius, karena semua jawabanmu benar dan sangat memuaskan maka kamu sudah lulus. ngomong-ngomong siapa yang mengajari mu tentang alkimia?" ucap Nana.


"aku belajar dari ibuku yang seorang petualang!" ucap Luna.


"siapa nama ibumu?" ucap Nana.


"nama ibuku adalah Lara kardet" ucap Luna


"APA NAMA IBUMU LARA KARDET!!! BUKANKAH DIA ADALAH SEORANG PROFESSOR ALKIMIA PERTAMA DI KERAJAAN INI!!" ucap Nana.


"aaa yah ibuku pernah mengatakan bahwa dirinya adalah Professor alkimia. namun ibuku meninggal karena penyakit yang tidak ada seorangpun bisa menyembuhkannya" ucap Luna.


"ma-maafkan aku jika hal tersebut menyakitimu" ucap Nana.


"aah tidak apa-apa" ucap Luna.


setelah itu Nana memberikan sertifikat atas gelar Baru Luna sebagai Professor dan meminta Luna untuk datang ke Academy alchemist untuk belajar lebih banyak di Academy alchemist.


namun Luna menolak dengan alasan jika dirinya ingin terus disamping Zake.


setelah itu Nana pergi dengan perasaan bahagia karena dirinya bisa bertemu dengan anak seorang professor pertama yang terkenal.


dan dirinya menyayangkan bahwa Luna tidak bisa ikut dengannya.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2