Dewa Iblis Yang Menyamar

Dewa Iblis Yang Menyamar
Chapter 4 - cinta yang tidak memandang ras


__ADS_3

"Hah apa maksud darimu soal kamu menyukaiku..?" ucap Zake, "ya aku menyukaimu atau mungkin mencintaimu.." ucap Luna


"tunggu sebentar biarkan aku bertanya satu hal padamu..?" ucap Zake. "apa yang kamu sukai dari diriku..?" ucap Zake. "aku menyukai kamu sejak pertama kali kita bertemu dan sebenarnya aku tahu bahwa kamu itu iblis" ucap Luna. "iblis apa tu-tunggu aku iblis" ucap Zake sambil berpura-pura tidak tahu. "sudahlah hentikan kepura-puraan mu itu Zake.." ucap Luna.


sebenarnya Luna tahu bahwa Zake adalah Iblis saat Zake menyelamatkan desanya, pikir saja coba mana ada orang yang bisa mengalahkan ular yang berkepala dua dan besar selain ras iblis. namun Olivia seperti menyangkal hal itu, tapi Olivia semakin yakin dengan hal itu saat Zake menyelamatkan Olivia dari bandit, dan mengalahkan mereka hanya sekali tebas.


"baiklah aku mengaku bahwa aku adalah ras iblis, tapi apakah kamu yakin masih menyukaiku saat kamu mengetahui rasku.??" ucap Zake. "aku tetap menyukaimu Zake, walau kamu ras iblis" ucap Luna. "baiklah aku akan menerimamu sebagai kekasihku namun kamu harus berjanji satu hal padaku.!!" ucap Zake


"apa itu??" ucap Luna. "kamu tidak boleh memberi tahu kepada siapapun tentang rasku.!!" ucap Zake. "oke!!" ucap Luna.


"kalau begitu aku akan menciummu sebagai bukti kita adalah sepasang kekasih.!" ucap Zake.


dan begitulah seorang dewa Iblis yang sudah menjomblo ratusan tahun akhirnya bisa merasakan cinta.


dilain sisi sepertinya Olivia melihat mereka berdua dan dia merasa sedikit cemburu terhadap Luna.


"ada apa dengan hatiku yang merasa bingung ini.??" ucap Olivia dan pada saat yang bersamaan ada sesosok yang sedang melihat mereka bertiga di atas langit sambil tersenyum.


"akhirnya aku menemukanmu Dewa Iblis.!!" ucap unknown, setelah dia mengucapkan sepatah kata diapun pergi meninggalkan mereka.

__ADS_1


keesokan harinya dipagi hari Zake disambut dengan bau harum dari dapur rumahnya,


"bau apa ini sepertinya berasal dari dapur.??" ucap Zake."oh Zake akhirnya kamu bangun silahkan duduk kita makan bersama.!!" ucap Luna, "Luna kenapa kamu ada di rumahku.??" ucap Zake."apakah kamu lupa kalau aku adalah kekasihmu.??" ucap Luna,


"tidak aku tidak lupa akan hal itu tapi ah lupakan saja, lebih baik kita makan bersama" ucap Zake. "pertanyaan yang sangat baik" ucap Luna.


setelah makan bersama. Zake akhirnya mematangkan jawabannya soal pergi ke ibukota.


"halo semuanya aku akhirnya mendapatkan jawaban soal Olivia yang mengajakku untuk ke ibu kota.!!" ucap Zake, "kalau begitu cepat beritahu kita.!!" ucap Olivia, "aku sudah memutuskan untuk ikut dengan Olivia ke ibu kota tapi dengan satu syarat" ucap Zake


"apa syaratnya.??" ucap Olivia. aku akan ikut denganmu tapi aku ingin membawa Luna bersamaku.!! lagipula alca pasti mengizinkan Luna untuk ikut denganku" ucap Zake.


"oke kamu boleh membawa Luna, dan kita akan berangkat esok pagi segera siapkan barang kalian.!!" ucap Olivia.


"Zake apakah aku boleh kerumahmu malam ini.??"


ucap Luna. "hah untuk apa.??" ucap Zake.


"boleh tidak.!!" ucap Luna. "oo-ok silahkan" ucap Zake.

__ADS_1


malamnya Luna datang kerumah Zake sambil membawa barang untuk besok. ketika Luna masuk kerumahnya Zake, Luna melihat pintu kamar Zake terbuka.


"Zake boleh aku masuk kamarmu" ucap Luna. "masuk saja pintunya tidak dikunci" ucap Zake


"Lu-luna kenapa kamu memakai pakaian yang tidak senonoh seperti itu.!!" ucap Zake


"a-aku ingin menghabiskan malam bersamamu sebelum berangkat besok pagi.!!" ucap Luna


"baiklah aku akan menuruti permintaanmu tapi kamu harus menahan rasa sakitnya Luna" ucap Zake.


begitulah malam mereka berdua yang indah :)


keesokan harinya mereka akan berangkat menuju ibu kota, sebelum berangkat Zake meminta restu ayah Luna. "alca tolong berikan aku izin untuk menjadi kekasih Luna.!!!" ucap Zake.


"baiklah aku akan menerimamu dengan syarat kamu harus membahagiakan putriku" ucap alca sambil menangis. tidak lupa Zake meminta restu dari ibu Luna. setelah menerima restu dari orang tua Luna Zake dan Luna berpamitan dengan warga desa, setelah itu mereka semua berangkat menuju ibu kota.


 


Yoo Guys ini adalah novel pertamaku aku harap kalian menyukai novelku ini dan kalau kalian ingin memberiku saran kalian boleh memberiku saran di kolo komentar ya. nantikan saja kelanjutan dari novel ini "Stay Selalu"

__ADS_1


__ADS_2