
keesokan harinya Zake,Luna dan rowel pergi menuju Academy, seperti biasa mereka bertiga menjalani sekolah dengan normal.
beberapa saat kemudian Zake bertemu dengan Nanno dan Tania.
"Yoo Nanno apakah pulang sekolah kau kosong?" ucap Zake.
"hmm ya a-aku kosong, me-memangnya kenapa?" ucap Nanno.
"hmm karena kau kosong bagaimana kalau kita kencan? aku akan pergi menemui mu di asrama sore nanti!" ucap Zake.
"a baik" ucap Nanno.
setelah itu Zake pergi ke kelas.
setelah pulang sekolah Zake meminta Luna dan rowel untuk pulang terlebih dahulu, karena Zake akan menemui Nanno.
"Luna, rowel kalian pulanglah terlebih dahulu, aku akan pergi untuk menemui Nanno" ucap Zake.
"baik Zake semoga beruntung!!" ucap rowel.
setelah itu Zake pergi untuk menemui Nanno, Zake pergi ke asrama wanita dimana Nanno dan Tania tinggal.
setelah sampai di asrama wanita Zake meminta izin kepada pengurus asrama untuk memanggil Nanno.
"hmm iBu pengurus apakah saya bisa menemui Nanno?" ucap Zake.
"tunggu sebentar saya akan memanggil dia!" ucap ibu pengurus.
beberapa saat kemudian ibu pengurus kembali bersama Nanno.
__ADS_1
"terima kasih ibu pengurus! kalau begitu saya pergi dulu dengan Nanno!" ucap Zake.
"ya hati-hati dijalan!!" ucap ibu pengurus
kemudian Zake dan Nanno pergi bersama.
"Zake a-apa yang ingin kamu bicarakan?" ucap Nanno.
"a aah sebenarnya aku ingin pergi untuk menemui orang tuamu! aku ingin meminta restu kepada mereka berdua!" ucap Zake.
setelah mendengar ucapan Zake Nanno merasa malu dan wajahnya memerah.
"mm Nanno apakah kamu mendengarkanku?" ucap Zake.
"a aah a-aku akan meminta orang tuaku untuk meluangkan waktunya untuk nanti zake" ucap Nanno.
"hmm baguslah jika begitu" ucap Zake.
"ke-ke-kencan apakah saat ini kita kencan?" ucap Nanno.
"hei Nanno apakah kau sudah lupa? tadi siang aku memintamu untuk kencan denganku nanti sore!" ucap Zake.
"aah ya a-aku lupa tentang i-itu, kalau begitu ayo kita kencan" ucap Nanno.
"ya ayo kita nikmati kencan kita!" ucap Zake.
setelah itu Zake memegang tangan Nanno dengan erat, seketika Nanno langsung malu dan wajahnya memerah.
mereka berdua pergi berkencan ke berbagai tempat dan mereka berdua menikmati kencannya.
__ADS_1
"hei Nanno bagaimana kalau kita membeli beberapa makanan untuk kita nikmati!" ucap Zake.
"hmm ba-baiklah" ucap Nanno.
setelah membeli makan mereka berdua menikmati kencannya kembali.
beberapa saat kemudian hari mulai gelap dan mereka berdua memutuskan untuk pergi ke danau yang dimana Zake melamar Nanno.
disana mereka berdua membicarakan momen pertama kalinya mereka bertemu.
"hmm Zake apakah kau ingat pada saat kita pertama kali bertemu" ucap Nanno.
"ya aku mengingatnya, pada saat itu kita bertemu ketika kamu sedang diculik oleh pedagang budak" ucap Zake.
"pada saat itu kamu terlihat keren sekali Zake, kamu bagaikan pangeran yang datang untuk menyelamatkan tuan putri!" ucap Nanno.
"aah apakah aku terlihat seperti itu dimatamu?" ucap Zake.
"ya kamu terlihat seperti itu dimataku Zake, kamu sangat tampan,gagah dan keren!" ucap Nanno.
"terima kasih Nanno" ucap Zake.
seketika suasana menjadi sangat romantis sehingga membuat mereka mendekatkan wajah masing-masing dan.
"aku mencintaimu Zake" ucap Nanno.
"ya aku juga, aku mencintaimu Nanno" ucap Zake.
setelah itu mereka berdua berciuman dengan sangat intens dan sangat romantis.
__ADS_1
BERSAMBUNG