
"Aku boleh mampir? tanya Brandon setelah sampai depan rumah Elis.
"maaf Brandon, hari ini aku lelah sekali, aku turun dulu ya. Makasih sudah antar aku"
Brandon cuma bisa memandang Elis yang menjauh dari mobil nya.
Akhirnya dia melajukan mobil nya setelah melihat Elis sudah masuk ke dalam rumah nya
Di Perusahaan PT. BINTANG ALAM
Brandon turun dari mobil berjalan masuk menuju lift khusus di perusahaan nya dengan wajah yang dingin, mood yang buruk akibat mengingat Elis yang begitu dingin kepada diri nya.
sesampai nya di ruangan kantor, Brandon langsung memanggil asisten pribadi nya.
"Andy, kamu sudah ajukan proposal kerja sama kita ke perusahaan Brawijaya?"
"Sudah pak, Minggu depan perusahaan kita akan meeting dengan perusahaan Brawijaya"
"Bagus, kamu wakilkan perusahaan kita dengan baik. Jangan sampai kerja sama ini gagal"
"Baik pak"
"Tinggalkan saya sendiri" usir Brandon
Brandon memijit pelipis nya dengan hati yang lelah
Elis kamu milik ku cuma bisa jadi milik ku
PERUSAHAAN BRAWIJAYA
Robin memasuki ruang kantor Nathan Brawijaya
__ADS_1
"Pak, perusahaan PT. BINTANG ALAM sudah masuk kedalam jebakan kita.
Minggu depan kita akan meeting dengan mereka".
"Bagus, kita ikutin permainan dia" jawab Nathan dengan muka yang dingin.
Brandon berani nya kamu mengganggu milik ku, kamu akan menerima akibat dari kelancangan kamu.
Pagi hari di rumah Kediaman Elis
Papaaaaa......
huaaaaa Papaaaa...
Papa bangun...
bangun pa...
bangun pa..
Elis berlari masuk kedalam kamar kedua orang tua nya.
"Pa... pa... bangun pa, bangun pa" teriak Elis mengguncang guncang badan papa nya sambil menangis kencang
"Papa jangan tinggalin mama sama Elis, bangun pa, bangun" huaahhh huahhhh tangis Elis
Mama menangis sambil memeluk Elis.
"Ma, papa kenapa ga mau bangun ma? papa sakit apa ma? ayo ma kita bawa ke dokter ma, ayo ma.." jerit tangis Elis ke mama nya
Mama hanya bisa menangis mendengar perkataan Elis.
__ADS_1
mereka berdua saling berusaha memberi kekuatan untuk bisa tabah menghadapi kehilangan ini.
Suasana duka menyelimuti rumah Elis di pagi itu.
Papa Elis telah berpulang ke Yang Kuasa, meninggalkan Elis dan mama nya.
Dunia serasa runtuh menimpa Elis.
Elis tidak berhenti nangis meratapi papa yang telah pergi.
Mama cuma termangu menatap kosong
keluarga dan teman datang silih berganti menemani Elis dan mama nya di Rumah Duka.
Brandon dan Nathan pun datang melayat.
Elis dan mama nya serasa melayang jiwa nya, gak bisa merasakan dunia sekitar.
hanya terdiam duduk di samping peti mati.
menatap dengan kosong ke arah tamu tamu yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Tata jalan acara pemakaman semua di atur dengan baik oleh keluarga besar dari papa Elis.
membuat Elis dan mama nya tidak perlu menambah beban pikiran lagi untuk masalah pemakaman.
7 Hari Kemudian
Hari ini acara 7 hari meninggal nya papa Elis, tamu tamu telah pamit untuk pulang setelah datang dan memberikan doa kepada almarhum papa Elis.
Elis dan mama nya benar benar bersyukur karena mempunyai keluarga dan teman yang perhatian terhadap mereka.
__ADS_1
Di saat seperti ini dukungan dari orang terdekat memang paling di butuhkan.
Malam ini mereka berhasil melewati duka bersama sama, saling menguatkan satu sama lain.