
Hari demi hari pun berlalu.Kegelisahan di hatiku tidak kunjung reda.Ketika ketakutan akan kehadiran orang ketiga di hubungan kami.Ya Helena adalah orang teman masa kecil nya Martin.Tiba-tiba menghampiriku.
"Hei ,kamu tau kan kalau aku ini teman masa kecilnya Martin.Aku harap kamu tau diri ! " tegas suara itu meneriaki diriku.Saat perjumpaan aku dengan dia swalayan .
"Siapa pun kamu aku nggak peduli .Kak Martin sudah jadi milik aku sekarang ", kata ku tidak mau kalah juga.Aku tau dia memang teman masa kecil nya Kak Martin .Bahkan Kak Martin sering cerita sama aku sebelum aku bertemu langsung dengan orangnya yang sekarang.Begitu terjalin akrabnya hubungan mereka.Setiap kali ketemu seolah-olah Kak Martin selalu membanggakan diri Helena di ceritanya.Sebenarnya, aku memang cemburu .Tapi ya begitulah .Helena teman masa kecilnya yang selalu ada buat dia itu waktu kecil.Di masa sekarang aku lah yang berhak bersama Kak Martin bukan dia.
"Hello dah lama nyampe nya ? sorry ya aku telat karena harus dandan perfect dulu kan ", kata Helena bergabung duduk di hadapan aku dan Kak Martin di restoran itu.Aku tersenyum tipis saja sedangkan Kak Martin permisi sebentar ke toilet.
"Toilet bentar ya sayang ,kalian berdua nggobrol saja dulu."
Ku lihat wajah tak senang Helena kelihatan banget .Dia tersenyum licik dan menatap aku seakan mau membunuh dari pelupuk matanya.Aku pura-pura main hp .Pesanan kami datang di saat itu.
"Silakan mbak di cicipi ", sahut suara Pelayan kepada kami dengan ramah.
"Terimakasih ! " kata ku
Helena mencicipi makan nya kemudian dia menatap ku kembali.Di saat Kak Martin muncul dan duduk kembali di samping ku.
"Lia kamu hari ini cantik banget. pake produk apa sih ? " tanya cewek itu dengan senyuman manis seolah sebuah akting itu bagiku.
"Hem,aku cantik natural kok Lena .Tidak ada yang istimewa",balas ku dengan senyuman sedikit di tekan .Jujur ini cewek kok pandai bermanis mulut ya di depan Kak Martin .Cari muka lagi.Berharap mungkin dapat pujian dari Kak Martin.
"Li,kamu tetap cantik kok .Tidak perlu pake produk yang mahal -mahal sekali."
__ADS_1
Kak Martin kali ini malahan memberi dukungan samaku.Tanpa mempedulikan sindiran dari teman masa kecilnya itu.
"Mari makan dulu kita,"tambahku lagi mengalihkan ke pembicaraan lain.Dan kami pun segera makan tanpa ada percakapan apa lagi.
"Wow, kamu masih seperti yang dulu ya Dzico .Aku coba ya minum favorit kamu".
Tanpa menjawab iya atau tidak yang keluar dari mulut pacarku.Dia langsung main nyosor saja ke minuman itu dan meninggalkan bekas lipstiknya di sedotannya.
"Lia,kamu ini tidak tau kalau teman masa kecilku ini.Tidak suka kentang lho,aku saja sebagai orang yang paling dekatnya saja tau lho.Dia sangat suka pasta ".
Aku hanya diam,sebegitu detailnya dia tau seluk beluk pacarku .Salut aku sama dia.Tapi yang tidak aku sukai kenapa dia ikut campur urusan hubungan kami.Martin yang sejak tadi fokus makan ,sekarang terlihat kesal dengan perilaku Helena yang songong ini.Dia mengambil dan membuang sedotan tadi ke lantai.Wajah nya di tekukk penuh kemarahan.
"Sudah cukup Helena kamu membuly pacarku lagi.Kamu memang teman masa kecilku .Tapi bukan berarti kamu harus ikut mencampuri urusan kami",tegas Martin berdiri menesahati cewek itu.
Aku mencoba menenangkan pacarku yang sedang emosi ini.
"Ini tidak di bisa biarin Li,dia ini sudah keterlaluan banget sama kamu.Di depan aku kamu seolah -olah baik ,memuji kecantikan pacarku dan masalah makanan yang kusuka atau tidaknya menyindir pacarku terus.Dan selera ku sudah hilang.Mari kita pulang sayang ".
Martin menarik tangan ku untuk pergi dari sana .Dan meninggalkan cewek itu dengan rasa penuh kekesalan dan kecewanya.
"Awas kau nanti.Akan ku bikin hubungan kalian hancur", kata Cewek itu mengancam ku terdengar jelas bagiku .Sebelum kami pergi dari tempat itu.
"Kita pulang aja ya hari ini sayang.Maafkan gara -gara Helena acara kencan kita kali ini gagal," ujar Kak Martin kepadaku meminta maaf .Dan aku hanya mengangguk saja .Dia menyentuh tangan ku lalu dengan tersenyum menci** nya dengan penuh bahagia.Aku begitu terharu nya.Pacarku so sweetnya .Muka merah padam karena malu di istimewakan seperti itu.
__ADS_1
"Makasih ya Kak.Walaupun gagal ,tapi setidaknya kita sudah jalan -jalan di sore ini ".
Kak Martin menatapku lagi memberikan senyuman lebarnya,sambil tetap mengemudikan mobilnya menuju ke rumahku.
...****************...
Aku melangkahkan kaki lagi menuju kedepan rumahku.Setelah di antar oleh pacarku tadi.Kemudian dia sudah berlalu di hadapan.Aku mempercepat langkah lagi ,supaya cepat rebahan di kasur kesayangan itu.Saat kaki ku sudah berhenti di ruang depan tidak kelihatan Nyak ataupun Babe.Mungkin mereka masih diluar.Pantasan rumah sunyi tanpa ada suara seperti biasanya.Sesampai di kasur buru-buru ku hidupkan ponsel ku .Sudah banyak notifikasi pesan bermunculan ,sepenuhnya memenuhi memori hp ku dan juga kepala otakku .Entahlah ni grup whatshap ku berceleloteh saja .
Aku meletakkan hp ku ke meja belajar.Dan suara Babe seakan membangunkan ku yang mau mencoba tidur berapa menit saja.
"Merapat ! merapat ! Ada gorengan ini yuk di makan Nyak ,Li ", sahut suara Babe dari luar teriak senangnya.Rupanya mereka baru saja pulang dari kerja masing-masing.
"Makan aja Be ,Aku mau tidur dulu ", teriak ku lagi .Entah terdengar atau tidak oleh dia .
Aku terbangun kembali di saat ponsel ku bergetar.Dan aku bangun duduk merebahkan kepala ku sedikit ke atas bantal di ranjang itu.Layar hpku terbuka lebar .Aku menghela nafas berat sembari membaca pesan yang baru saja masuk.Aku memijat kepala secara pelan.Kemudian kembali fokus membaca pesan dan membalas nya.Aku menatap langit-langit kamar memikirkan kata-kata balasan dari seorang cowok itu.Yang sudah lama tidak menghubungi no hp ku.
Kemudian aku mengunci layar hp ku kembali seraya menyimpan ke tempat semula.Lagi dan lagi aku menghembuskan nafas dan mengusap wajahku.
"Kenapa ya ..dia menghubungi ku lagi.Setelah sekian lama ,dia membisu", gumam ku sendiri.
Aku mencoba memejamkan mata kembali .Berharap dia tidak ada memiliki rasa yang berlebihan sama diriku.Aku sadar dan yakin dia sulit melupakan diri ku.Apalagi dia sudah memiliki banyak perubahan dari sikapya saat bertemu dengan ku di sekolah.Apa mungkin dia memang sulit move on dariku ?"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1