
cinta yang tulus itu apa ya? aku pun tak tau bagaimana itu rupanya cinta yang tulus! tapi kalau menurut ku cinta yang tulus adalah cinta yang dapat memahami kita, ikut serta tidak memandang, dan dapat menerima kita apa adanya
@ Entalah...
*
*
____________
" Sayang "ucap seorang menghampiri syakhila.
dan pada seketika orang itu pun berhenti di depan syakhila.
" lo. lo siapa berani beraninya masuk ke rumah orang sembarangan " ujar orang itu yang tak lain adalah vero.
" maaf mbak. tapi sebelumnya memang saya tinggal disini.... dan saya tidak mengenal mbak " ujar syakhila sopan.
" mbak. mbak, memang lo fikir gue mbak lo gitu. " kesal vero
" bukan, mbak. bukan begitu maksud saya. maksud saya adalah karena mbak sudah tua lebih dari saya jadi, saya panggilnya mbak. " jelas syakhila yang membuat vero kesal
" alah. gak usah banyak laku deh, lebih baik kamu pergi dari sini.... cepat ayoo " kata vero dengan menyeret membawa syakhila ikut serta.
" tapi, mbak. saya benar. memang saya tinggal disini. jadi, saya mohon lepaskan saya " ronta syakhila.
" gak, gue gak akan lepasin lo. karena, lo sudah berani beraninya masuk kedalam rumah pacar gue " ujar veronika.
...*apa? pacar!...
jadi, selama ini aksa punya pacar.
kalau iya....... huh, apaan sih! aku dan dia kan cuma teman tidak lebih daripada itu. lagi pula aku juga masih dia.
tapi entah kenapa rasanya sakit! tapi nggak mungkin kalau aku punya rasa sama aksa! lagi pula kita baru akrab belum lama ada 3 hari. jadi, nggak mungkin*.......
tiba - tiba saja aksa datang dan menarik syakhila dari veronika yang sedari tadi menyeret syakhila. tadi dia lagi menerima telpon dari david katanya dia sudah bertemu dengan orang yang di rindukannya yaitu yang tak lain adalah Kirana. dan setelah itu dia kembali, karena dia tahu di disana ada veronika.
balik ke topik.
" lo apa apansih vero . lo tau gak kalau kelakuan lo itu bisa menyakiti syakhila tau gak. " teriak aksa.
" aksa.... " beo vero.
" iya, ini gue kenapa huh? " ujar aksa dengan nada kasar.
" saa... maafin aku please..... aku jujur dia itu hanya teman aku tidak lebih dari pada itu jadi ku mohon maafin aku ya sayang..... " ujar vero dengan ekspresi meyakinkan.
" gue. gak peduli. mau itu pacar lo, mau om lo, bapak lo, selingkuhan lo, dan pacar kedua lo, gue gak peduli. karena kita sudah PUTUS " ucap aksa penuh penekanan.
" tapi sa. aku gak bohong dia itu hanya teman aku, aku jalan sama dia karena mama ku. mama ku telah menjodohkan diriku dengan dia tetapi kita menolak dan jadilah kami teman.... " jelas vero panjang*lebar pada aksa.
__ADS_1
" benarkah..... " ucap aksa.
" iya.. sa aku serius. kamu tau gak. aku gak mau di jodohin dengannya gara gara apa......! " ujar vero.
" nggak...... memang gara gara apa? " ucap aksa cuek.
" gara gara kamu.... " ujar vero dengan senyuman.
" aku..... kenapa? harus aku! " ucap aksa.
" karena, aku sangat mencintaimu.... tidak lebih dari itu. " ucap vero.
" ouh.... begitu, yah. "
" iyah..... hehehe jadi, tolong ya kamu mau balikan sama aku " ucap vero.
" tapi sayangnya gue gak tertarik..... " ucap aksa.
"Apa!!! " pekik vero.
" sudah sana lebih baik kamu pulang. " ucap aksa tegas.
" tapi, saa " elak vero.
" gak ada tapi tapian. cepat pergi! atau aku panggilin skurty biar kamu bisa pulang! " bentak aksa.
" tapi saaa "
" iya den, ada yang bisa saya bantu " tawar pak skurty.
" iya Pak ada, sekarang bapak bawa dia keluar dari sini cepat... " ucap aksa.
" baik den, siap laksanakan " ucap pak skurty.
" mari nona, saya antar keluar! " ucap pak skurty
" sa. kamu serius " ucap vero.
" hemmmm " dehem aksa.
setelah itu vero pun di bawa oleh skurty keluar dengan meronta ronta.
aku skip dulu nanti di tambah.
____________________
setelah vero pergi dari kediaman aksa. kini mereka masuk kedalam rumah.
di ruang tamu kini mereka sedang duduk santay and ria untuk melepas penat mereka.
" sa. aku mau tanya? boleh! " tanya syakhila
__ADS_1
" boleh, mau tanya apa? " jawab aksa.
" tadi perempuan itu siapa kok, mohon mohon sama kamu! " cicit syakhila.
" ouh.. dia mantan pacar ku, kami sudah putus karena aku melihat dia jalan sama seorang laki laki " ucap aksa.
" tapi, yang kulihat dari matanya wanita itu tidak bohong kok sa " jujur syakhila
" bagaiamana? kamu bisa tau? " tanya aksa pada syakhila.
" sa. denger. aku juga wanita. aku mengerti bagaimana sifat wanita yang bener bener tulus mencintai dan tidak mencintai " jelas aksa.
" kalau bener dia tulus mencintaiku pasti dia tidak akan pernah jalan sama pria lain selain aku dan teman ku kila " ujar aksa.
" memang sebenarnya ucapanmu ada benernya juga tetapi tidak sepenuhnya. karena aku juga mempunyai sosok itu " ucap syakhila.
" maksud mu! " ucap aksa dengan merenyit heran.
" maksud ku adalah aku juga mempunyai seorang kekasih dan namanya Dimas. aku juga bisa merasakan bagaimana dia mencintaiku dengan tulus tanpa memandang apapun karena, menurut prinsipnya dia adalah lebih baik mencintai apa adanya dari pada tidak sama sekali. tapi, kini kami telah usai karena apa? karena mendiang mamanya tidak setuju dan dia juga sudah di jodohkan dengan teman mamanya. tapi walaupun begitu kami tetep menjadi teman, karena menurutku lebih baik lupakan masalalu dan buka lembaran baru. dan aku juga tidak pernah kecewa terhadapnya karena apa! karena, aku berprinsip lebih baik menangis karena dosa daripada nangis karena cinta yang memang bukan milik kita. dan itulah menurut ku " jelas panjang lebar.
" intinya cinta yang tulus tidak memandang seluk buluknya, seperti tadi kamu lihat dia sama pria kan tapi kamu tidak terima dan meminta putus.... tanpa kamu tau apa permasalahan mereka " jelas syakhila lagi.
*maaf ya jika kata katanya tidak masuk akal tapi intinya itu adalah cinta yang tulus itu tidak memandang dan dapat memahami diri kita. itupun menurut ku tetapi jika menurut kalian entah aku pun tidak tau, karena keperibadian itu beda beda dan tidak harus sama ya all.
kembali ke topik*!
" kamu benar juga! bahkan selama ini juga vero yang ada di setiap perjalanan hidupku walaupun papa selalu memandang dia rendah tetapi dia tidak pernah mengadu padaku! " jelas aksa.
memang miris sih tetapi!aku juga memiliki masalalu juga jadi, lebih baik aku menerima apa yang dia punya saja.
" sudahlah intinya cinta yang tulus itu cinta yang menerima kita apa adanya dan dapat memahami diri kita you understand " ucap syakhila.
" hemmm, oke! "
" ya sudalah, kalau begitu aku mau kekamar dulu " ucap syakhila. tetapi sebelum beranjak terlebih dahulu tangannya kanannya di cekal oleh aksa.
" mau apa? " tanya aksa.
" mau berbesih diri dan solat " ucap syakhila.
" ouh.... oke! kalau begitu solat berjemaah aja!kita juga mahrom kan " ucap aksa.
" hemmm, baiklah " ucap syakhila.
setelah itu mereka pun pergi kekamar mereka masing masing.
**Bersambung...................
alhamdulillah Banget aku hari ini bisa updete untuk kalian semua!
jangan lupa untuk selalu dukung author terus ya caranya mudah kok tinggal like comen vote saja.
__ADS_1
1101 k4t4**.