
Bangkit
akan ku usahakan untuk bangkit dari keterpurukan
@syakhila_07
*
*
*
tiba tiba saja pintu kamar syakhila terbuka dan membuat dia mengalihkan pandangannya ke pintu tersebut.
cklek
dan tampaklah wanita paruh baya yang masih tetap cantik yang tak lain adalah mama safira.
" loh... nak sudah bangun? " tanya mama safira. padhalkan jelas jelas syakhila sudah bangun.
" iya " lirih syakhila.
mama safira pun berjalan mendekati dimana syakhila bersandar. dan, beliau duduk di tepi ranjang.
" syukurlah.... apa? masih ada yang sakit? " tanya mama safira dengan senantiasa mengelus--- elus rambut panjang nanti hitam milik syakhila.
dan syakhila pun hanya menggeleng bahwa dia berkata ' tidak ada ' .
" yasudah.... lebih baik kamu makan ya!! biar mama suapin " ujar mama safira.
dan syakhila hanya diam, dia tidak mengerti akan membuat respon apa?.
dengan senantiasa dan rasa senang mama safira pun menyuapi syakhila bubur ayam yang telah di buat bik ningsih.
ya, Allah apakah? ini yang di namakan kasih seorang ibu..... apakah? ini yang di rasakan semua orang lain ketika di perhatikan oleh seorang ibu.... kalau memang bener, biarkan aku merasakannya ya Allah. jika engkau sudah mengambil kakakku dariku maka aku meminta gantinya yaitu berikanlah aku petunjuk untuk menemukan keberadaan kedua orang tua ku. semisal belau sudah tidak ada, maka jadilah wanita yang ada di depan ku ini menjadi ibu yang baik selalu dan senantiasa bersama ku ya Allah. memang aku manusia yang sangat serakah ya Allah jadi, hamba mohon kabulkan do'a hamba mu ini , dan maafkan juga hambamu ini jika serakah.... aamiin yaro' bal ala' min.
dan tanpa di sadari air mata yang selama ini syakhila bendung kini mulai mengalir, dan itu membuat mama safira kawatir.
" nak. kamu kenapa? hemm.. kok nangis!! apa masih ada yang sakit? apa makanan yang bibik buat tidak enak? kalau iya biar mama safira suruh bibik buat yang baru lagi!! " tanya mama safira beruntun
dan syakhila hanya m menggeleng bertanda dia berkata 'tidak '
" tidak... makanannya enak!! ko... k emmm.. maahh " lirih syakhila pelan tetapi dapat di dengar mama syakhila dengan jelas.
" apa? aku boleh memanggil tan... te den.....gan sebutan emmm... mama!!! " ujar syakhila.
ya, Allah apa aku tidak salah dengar bahwa syakhila berbicara dengan ku dan dia bertanya apakah? dia memanggilku dengan sebutan mama. ya, allah aku sangat bersyukur telah mengembalikan ceria pada syakhila, walaupun aku tidak mengenal dia tetapi entah mengapa aku tidak terasa asing denganya.
dan, sama halnya seperti syakhila tanpa di sadari air mata mana safira pun menetes, tetapi ini bukan air mata kesedihan melainkan air mata kebahagiaan.
" iyah, sayang kamu boleh memanggil tante dengan sebutan mama, karena memang itu yang harus kau lakukan.... karena, kamu adalah mantu mama " ujar senang mama safira.
dengan singap syakhila pun memeluk mama safira erat, dan itupun membuat mama safira kaget, tetapi dengan begitu juga ia pun membalas pelukan syakhila.
" Terima.. kasih... emmm... mah " ucap syakhila selepas pelukan
__ADS_1
" iya, sayang sama sama!! sudah lebih baik.. kamu lanjutin makan ya biar kamu tambah sehat " ujar mama safira setelah itu ia kembali mengambil mangkok yang ada di nakas karena sebelum mereka berpelukan mama safira terlebih dahulu menaruh mangkok tersebut di nakas.
" iya... mah " lirih syakhila.
disela sela mama safira menyuapi safira mama safira berfikir apakah? syakhila akan begini terus apa? akan kembali pada sikap awal pada saat kehilangan kakaknya dalam kehidupannya.
" emm, nak. apa? boleh mama minta satu permintaan pada mu!!! " tanya mama safira.
" bila,itu mudah niscaya akan aku bisa memenuhinya mah " lirih syakhila pelan tetapi masih bisa di dengar oleh mama safira.
" ini, gampang kok nak. mama percaya kamu pasti akan bisa mengabulkannya " ujar mama safira.
" baiklah, mah apa itu!! " tanya syakhila.
" mama mohon agar kamu tidak merasa sendirian ya. dan mama mohon agar kamu berusaha untuk bangkit dari keterpurukan " ujar mama safira.
dan pada airnya pun 100% di luar dugaan.
" hemm. iya mah. aku tau aku memang salah jadi, aku minta maaf. dan insya Allah aku akan menuruti kemauan mama. karena aku sudah berakhir bahwa tidak ada gunanya putus asa yang akan membuat kita tidak bisa bangkit lagi. dan lebih baik kita bangkit daripada kita terpuruk " jelas panjang and lebar syakhila.
" bener. nak tidak ada gunanya kita berputus asa. kalaupun begitu yang kita inginkan pun tidak akan kembali. " ujar mama syakhila menambahi ucapan syakhila.
_______________________________________
Korea Selatan
23, September
.
.
.
.
" mas. apakah? kamu sudah menemukan mereka mas? " ucap wanita yang tak istrinya.
" belum, sayang. entah kenapa aziz pintar sekali hingga kita tidak dapat melacak dan mengetahui dimana alex dan alexa di buang!! " ujar sang suami.
" mas, tolong cepat temukan mereka ya mas. aku mohon karena sudah 21 tahun kita tidak bertemu mereka dari kecil hingga sekarang. aku tak mau jika mereka bertemu kita nanti mereka jadi membenci kita " ujar sang istri.
" iya sayang, mas berjanji akan menemukan mereka secepatnya. dan mas akan menyuruh detektif dan orang suruhan mas untuk mencari mereka hingga plosok dunia " ujar sang suami.
" janji ya mas " ucap sang istri.
" iya, mas janji. dan kamu bisa pegang janji mas " ucap sang suami.
setelah itu mereka berpelukan. tiba tiba saja pintu terbuka dan tertampanglah anak gadis remaja dengan tinggi 156 cm.
" asalamualaikum " ujar gadis itu.
dan membuat sang suami dan istri yang sedang berpelukan melepaskan pelukkan mereka dan berjalan menghampiri gadis remaja tersebut.
" Walaikumsalam " ujar mereka berdua.
__ADS_1
" baru, pulang sayang!! dari mana aja? " ujar sang mama pada anaknya.
" hiya, mom diandra baru pulang!!! karena... tadi diandra mampir dulu kerumah hana untuk belajar kelompok " ujar gadis itu yang tak lain adalah anak dari mereka yang bernama diandra alexander anak angkat mereka yang mereka ambil dari pembantu mereka. karena sewaktu pembantu mereka melahirkan diandra pembantu beliau meninggal karena sakit yang di deritanya yaitu kanker darah stadium lanjut.
" ouh.... yaudah lebih baik sana gih mandi, mumpung masih siang dan setelah itu makan dan tidur " ujar sang mommy.
" bentar. mom, aku masih capek... " ujar diandra.
" iya, mommy juga tau. tapi kalau habis mandi kan seger " ujar sang mommy.
"iya, mommy bawel nan cantik dan istri dari ali - ibrahim putra alexander. " ujar diandra.
" nah, gitu dong!!! " ucap sang mommy sembari mengelus elus rambut sang putri angkat yang panjang sebahu.
" daddy mana mom? " tanya diandra yang tidak melihat disini ada daddynya.
" ada... apa sayang. kok tumben cari daddy kangen ya!!! " ledek sang daddy yang baru saja kembali dari sehabis menelpon seorang entah siapa.
" ish.. ge*er banget sih dad, tadi diandra tanya karena tumben tumbenan tidak nempel mommy terus, biasanya kan daddy kalau libur suka nempel nempel tuh sama mommy. nah jadi begitu daddy punyanya mommy!! " ujar diandra.
" nanti, kalau daddy nempel mommy kamu di kata kamu kayak anak baru pubertas dan sedang jatuh cinta ❤ " ujar daddy.
" issh, iya iya kok aku lupa ya dad " ucap diandra sembari mengaruk garuk tengkuknya yang tidak gatal.
dan itu membuat sepasang suami-istri menjadi tertawa akan kelakuan anak angkatnya. memang diandra bukan anak kandung mereka tepati mereka sangat menyayanginya seperti anak sendiri, bahkan mereka menutup segala akses tentang diandra anak siapa dan kenapa bisa di miliki oleh mengusaha terkaya di kores.
namun, begitu beliau memberi tahu diandra bahwa dia bukan anak mereka. karena mereka berfikir kalau mereka tidak ingin mengecewakan diandra dan itu terbukti. karena diandra tidak sama sekali kecewa, karena diandra itu cerdas, dapat mengerti keadaan.
.
.
.
**Bersambung.....
jangan lupa untuk
like
comen
vote
.
.
.
And
happy reading
all
__ADS_1
1215 kata**.