Diamond In The Sky

Diamond In The Sky
Chapter 12 - Teman baru lagi dan belajar lagi


__ADS_3

Suasana pagi hari itu sangat ramai dikarenakan pulangnya tuan putri kerajaan Assegaf dari kerajaan tetangga. Sam, Yuzaki, Sato, Achika dan Azarus ikut menyaksikan pulang nya para bangsawan kembali ke kerajaan, ada total tujuh kereta kuda yang masuk dan yang paling besar mengakut sang tuan putri, saat itu suasana kota menjadi sangat meriah


Tuan putri : hai rakyat ku! aku kembali (berteriak)


pelayan : seorang tuan putri itu tidak berteriak! nona muda


Penduduk : tuan putri


penduduk : tuan putri kau cantik sekali


Penduduk : tuan putri selamat datang


Penduduk : tuan putri aku mencintaimu


penduduk : apa kau bilang, dia itu milik ku


penduduk : tidak tidak tidak, kalian salah dia milikku


Para pendukung menyambut dengan sangat meriah dan terpesona dengan kecantikan tuan putri mereka


Azarus : ramai sekali! semua orang bersorak untuk wanita itu


Sam : itu sudah wajar bukan dia seorang tuan putri


Azarus : kurasa Achika lebih cantik, memangnya siapa nama tuan putri itu?


Sam : Generasi bangsawan kerajaan yang ke-28, Victoria Assegaf Alliaz anak dari Aiden Assegaf Alliaz yang agung


**********


Tuan putri Victoria Assegaf Alliaz yang sangat di kagumi oleh semua masyarakat, rambut nya yang berwarna emas, mata nya seterang perak, berpakaian perhiasan yang mahal, membuat dia seakan seperti bidadari


**********


Victoria : ayo terus bersorak kepada ku!


pelayan : katakan lebih lembut lagi nona muda


di kalah semua orang memperhatikan sang tuan putri Achika hanya memperhatikan kesatria sihir kerajaan


Achika : itu siapa Sam sensei?, apakah dia seorang kesatria sihir?


Sam : mana! oh, hm (tertawa kecil) iya Achika kau benar adalah salah satu Kesatria sihir kerajaan, sang pahlawan api Hirohito guide


********


Hirohito guide seorang kesatria sihir dengan julukan sang pahlawan api, rambutnya yang merah seperti menafsirkan ketegasan yang sempurna, mata nya yang penuh keagungan dan berperisaikan baju zirah kerajaan, membuat nya seperti sangat susah untuk di taklukkan


********


Sam : (melihat Hirohito dengan sombong)


Sato : kenapa kau tiba-tiba seperti menyombongkan diri


Sam : hahahaha apakah kau mau suatu fakta?


Sato : fakta?


Tiba-tiba Hirohito, mendatangi mereka berlima dan memberikan salam tunduk kepada Sam


Sam : ayolah aku merasa tidak enak, seorang kesatria sihir kerajaan menundukkan kepalanya kepada warga biasa seperti ku


Hirohito : justru aku akan merasa bersalah jika tidak melakukan di hadapan guruku


Achika : Guru....!?


Azarus : Jadi....!?


Sato : apaaaaaaaaa....!?


Sam : hahahaha Iya Hirohito adalah murid ku saat aku dulu mengajar


Ternyata Hirohito guide adalah salah satu murid dari Darius Akademi dan Ternyata dia Seangkatan dengan Yuzaki


Hirohito : Sudah lama tidak bertemu Yuzaki


Yuzaki : Yo, ku kira kau sudah melupakan kan ku (muka kesal)


Hirohito : tidak mungkin aku lupa dengan si anak jenius


Yuzaki : apakah kau mengejek ku?


Hirohito : bukan seperti itu, hanya saja kau seperti seorang Monster Hunter biasa


Yuzaki : Kau enak author baik kepada mu dan sedangkan diriku terpaksa menggendong ke tiga beban ini (menoleh ke arak Sato)


Sato : apa? kanapa kau melirik ku...


Hirohito : baiklah aku harus kembali sampai jumpa~


Hirohito pergi


Azarus : sepertinya kau tidak akrab dengan dia Yuzaki san


Yuzaki : aku memang tidak ingin akrab dengan dia


Sam : baik anak-anak, penyambutan nya sudah selesai dan ayo kita kembali belajar


Azarus : kalau begitu ayo!


Achika : kenapa kau begitu semangat!



Mereka pergi ke daerah Padang rumput untuk belajar sihir dan juga untuk mengetahui sihir apa yang mereka punya


Sam : baik kita akan serius jangan ada yang mengeluh, pelajaran ini akan memakan banyak sekali tenaga dan mana


Achika : siap sensei


Azarus : siap sensei


Sato : siap sensei


Sam : bagus dan kau kenapa di sini Sato?


Sato : ee... Yuzaki bilang lebih baik aku mengembangkan sihir ku terlebih dahulu, itu akan lebih baik katanya


Sam : "kenapa kau malah membuangnya kepada ku Yuzaki" ( berbicara dalam benaknya ) haa.. dan kau...

__ADS_1


Wanita misterius : mohon bantuannya sensei


Achika : ???


Azarus : ???


sato : kau wanita yang kemarin


Azarus : oh iya, kau juga yang kemarin saat kita belajar di rumah Sam sensei


Achika : oh aku juga mengingatkan mu!


Wanita misterius : jadi kalian mengingat ku ternyata, kalo begitu ayo kita lakukan teman (mengacungkan jempol)


Sato, Achika & Azarus : memangnya kita teman


wanita misterius : mmffhh (menangis kecil) kalo begitu ku mohon bertemanlah dengan ku, ku mohon (memohon)


Achika : serahkan semua uang mu! setelah itu kita berteman :v


Azarus : apa-apaan sih Achika! kau tidak boleh begitu!


Achika : ini usaha untuk membantu Yuzaki san


wanita misterius : aku tidak punya uang, kalo begitu aku pergi saja (muka merana)


Sato : jangan pergi, dia hanya bercanda


Wanita misterius : beneran?


Sato : aku serius kita bisa menjadi teman, siapa nama mu?


Omevi : heh, akan ku beri tahu namaku hujimi omevi aku adalah mahluk yang bersinar terang dari langit, perwujudan dari awal dan akhir.... BLA BLA BLA BLA


Omevi terus mengagung-agung kan dirinya sendiri dan merasa dirinya sangat keren dan mereka hanya melihat sebagai anak chuunibyou yang belum mengerti kehidupan


Sato : anak chuunibyou ternyata, sudah cukup! jadi nama mu omevi


Omevi : iya, tapi kau bisa memanggilku omevi yang agung!


sato : maaf saja, aku tidak akan mau mengatakan itu


Azarus : kau terlihat menarik omevi, apa hal yang kau suka?


Omevi : aku sangat suka melihat orang-orang yang kuat, mengingat mereka dan terkadang aku berfikir apa yang akan terjadi ketika mereka saling bertarung dan siapa yang akan menang


Sam : itu chuunibyou sekali,jadi apa maksud kedatangan mu?


Omevi : Aku ingin ikut belajar sihir Elemen


Sam : itu boleh saja, tapi kau harus membayar ku!


Omevi : ehmmm... aku akan membayar jika ada uang, untuk sekarang aku tidak bisa membayar mu, kumohon ajari aku aku harus menjadi lebih kuat, kumohon kumohon kumohon


Sam ingin menolak nya tapi dia teringat perkataan seseorang dahulu "aku harus menjadi lebih kuat maka dari itu tolong bantuannya sensei"


Omevi : ku mohonnnn...!


Sam : Ya ampun, haaa baiklah kau akan ikut kami belajar mulai sekarang


Omevi : Yosh masa depan aku datang!


Sam : baiklah semuanya dengarkan perkataan ku untuk mengetahui sihir apa yang kalian miliki, kalian hanya perlu fokus alirkan mana ke tangan kalian dan rampalkan elemen sihir yang kalian inginkan, mulailah dulu dari sihir reaksi elemen karena itu sihir dasar yang mudah dan tidak memerlukan banyak mana, mengerti!


Sato : sensei bagaimana dengan ku, yang sudah bisa sihir Dezer! bola tanah!


Achika : hanya bola tanah?


Sato : yang penting bisa!


Sam : dari mana kau mempelajari nya?


Sato : Yuzaki yang mengajari ku


Sam : "anak itu walaupun seperti orang yang tidak peduli sesama tapi ternyata dia tetap peduli temannya" (berbicara dalam benaknya) Kalau begitu terserah kau ingin mempelajari elemen sihir baru atau memperkuat elemen sihir mu


Sato : Yosh kalo begitu {Dezer{Arceus} - gempa bumi} aghhh (tergeletak pingsan)


Tidak ada hal apapun yang terjadi, Sato malah berujung pingsan sementara karena Sato ingin mengeluarkan sihir yang kuat dan berujung membuatnya kehabisan mana


Omevi : dia pingsan


Sam : sudah ku bilang mulai lah dari sihir dasar, baik lah lanjutkan pelajaran kalian aku akan yang menyadarkan nya, Mereka lanjut mempelajari sihir elemen dan omevi yang bingung harus mulai dari sihir apa padahal hari sudah menjelang siang


Achika : omevi apakah kau mengerti? kalau tidak, aku bisa menjelaskan lagi kepada mu


Omevi : tenang saja penjelasan mu saat itu mudah dipahami dan diingat jadi tenang saja, sekarang aku sedang bingung harus mulai dari elemen apa! oh semua nya saja


Achika : apakah tidak terlalu banyak!


omevi : tenang saja aku pasti bisa akan mulai dari Beru Sampai Aeria!


Achika : omevi aku ingin bertanya sesuatu pada mu! bagaimana kau bisa menghilangkan begitu cepat saat itu?


Omevi : kapan?


Azarus : Achika, maaf omevi tapi boleh kah aku meminta waktu dengan Achika sebentar?


Azarus membawa Achika


Azarus : Achika lihat lah aku pasti bisa elemen Blazz


Achika : benarkah? coba tunjukkan


Azarus : lihat saja {Blazz{reaksi elemen} (tidak ada hal yang terjadi)


Achika : tidak terjadi apapun!


Azarus : tu tu tu tunggu dulu aku hanya bercanda bisa berikan aku waktu sebentar (muka malu)


Sihir Azarus yang gagal membuat nya malu karena sudah sok jago di depan Achika, kemudian memutuskan untuk berlatih sendiri, Achika yang tidak terlalu mempermasalahkan nya kemudian pergi bertanya kepada Sam yang berusaha menyadarkan Sato


Sam : Achika kau tidak berlatih?


Achika : Sam sensei apa ada cara buat menentukan elemen yang ingin dipelajari?


Sam : jadi kau bingung ingin mulai dari elemen apa, mungkin kau bisa mulai dengan elemen yang sering berkontrak dengan tubuh mu


tiba-tiba Sato bangun dari pingsannya

__ADS_1


Sato : kalo begitu {Blazz{reaksi elemen} "reaksi tercipta Api kecil muncul dari tangan Sato"


Achika : Kau berhasil Sato-san


Sam : selamat ya Sato


Sato : sudah ku duga soal nya aku dulu sering terpanggang


Sam : Terpanggang ?


Achika : Terpanggang ?


Sato : Yosh {Blazz{Arceus} - Meteor Api} aghhr (pingsan kembali)


Sam : sudah kubilang mulailah dari sihir mudah terlebih dahulu~


Achika : oh, seperti aku tau elemen sihir yang aku bisa ku kewasai


Sam : benarkah?


Achika : aku ingin menunjukkannya pada mu sensei tapi aku juga ingin memperlihatkan nya kepada Azarus."berlarian ke arah Azarus yang sedang berlatih"


Sam : kenapa kau begitu yakin?


Achika : karena aku suka makan batu. "berlarian"


Sam : aku akan ke sana setelah melihat omevi, makan batu ya... hah apa yang dia maksud makan batu!?? (bingung)


Mereka mendatangi Azarus yang tetap kekeh belajar elemen sihir Blazz


Achika : Azarus!


Azarus : Achika, aku yakin sebentar lagi...


Achika : tidak Azarus aku ingin kau melihat ini {Dezer{reaksi elemen}


Achika mengarah tangan nya ke arah tanah dan membacakan sihir, reaksi terjadi tanah itu gerak dan terangkat menandakan Achika bisa menguasai elemen Dezer


Achika : sudah ku duga


Azarus : wah kau hebat Achika


Achika : Azarus, Sensei bilang mulai lah dengan elemen yang sering berkontrak dengan tubuh mu, kau bisa coba itu!


Sam datang


Sam : bagaimana?


Azarus : Achika berhasil memakai elemen Dezer sensei


Sam : kerja bagus Achika! kembangkan ya!


Omevi : ha ha ha ha dewa petir telah memilih ku (berteriak dari kejauhan)


Achika : chuunibyou nya kumat (melihat ke arah omevi)


Sam : Padahal baru bisa satu elemen saja, argrhh (terkejut karna omevi tiba-tiba di belakang nya) Kenapa kau bisa tiba-tiba ada di belakang ku?


omevi : aku tidak tau, aku hanya berjalan


Achika : hah? omevi kau bisa tiba-tiba muncul di sini?


Azarus : omevi kau cepat sekali


Sam : jangan-jangan!? omevi kau bisa sihir Aeria kan?


Omevi : iya, aku baru mempelajari nya tadi, memang nya kanapa?


Sam : bisa berjalan cepat kesini, berhasil dalam sekali coba apakah kau tapi merampal sihir {Altaria}


Omevi : aku rasa... tidak


Sam : sepertinya, kau memiliki darah keturunan keluarga Aeira


Azarus : darah keturunan?


Sam : orang - orang biasanya menyebutnya Hikari , manusia dengan darah keturunan elemen. mereka akan sangat mudah mempelajari elemen yang terikat dengan darahnya bahkan bisa memperkuat elemen tersebut menjadi berlipat-lipat ganda tapi mereka memliki kekurangan mereka tidak bisa mempelajari elemen yang tidak terkait dengan darah nya


Azarus : jadi seperti itu!


Achika : kalau begitu sensei apakah kau tau tentang orang dari dunia lain?


Sam : aku tidak pernah mendengar nya, kenapa kau menanyakan hal itu?


Achika : eh tidak ada apa-apa (teringat perkataan Yuzaki tentang jangan pernah memberi tahu siapapun, siapa mereka sebenarnya)


Omevi : jadi aku ini istimewa kan sensei (muka sombong)


Sam : aku belum tau pasti, tapi yang penting walaupun kau memiliki darah keturunan kau harus tetap belajar dan latihan,


Omevi : yaelah, tidak langsung jadi jago


Sam : semua itu perlu belajar baik ayo lanjutkan


Azarus : kau yakin sensei hari sudah mulai malam


Sam : ah kau benar kalo begitu, tidak terasa kita lanjutkan besok saja


mereka pun pulang dan setelah sampai dirumah


Omevi : ahh cape sekali


Sam : (memandangi Omevi)


Omevi : ada apa sensei?


Sam : kenapa kau ikut kami!?


Omevi : ku mohon izinkan aku tinggal di sini juga aku tidak memiliki tempat tinggal (bersujud di depan Sam)


Sam : sudah kubilang rumah ku bukan penginapan!


Kela : tidak apa-apa, makin ramai makin bagus bukan


Azarus : ah sensei sepertinya kita melupakan seseorang


Sam : aku benar-benar lupa dengan dia


Sato terbangun dari pingsannya dan mendapati dirinya sendirian ditengah Padang rumput tadi

__ADS_1


Sato : dimana yang lainnya?


-bersambung--


__ADS_2