Diamond In The Sky

Diamond In The Sky
Chapter 5 - Rumah dan ikan


__ADS_3

...Dalam Perjalanan Pulang, Yuzaki yang terus menerus memikirkan sesuatu...


Yuzaki : Hemm haaa (menghela nafas)


Sato : Yuzaki, Ada apa kau seperti memikirkan sesuatu?


Yuzaki : Aku sedang memikirkan apakah rumput bisa dimakan!


Sato : Tunggu kau tidak serius kan!?


Azarus : apakah kami sangat membebani mu Yuzaki-san?


Yuzaki : iya, seharusnya aku menangkap kalian dan menjual kalian menjadi budak.


Azarus : haa (kaget)


Achika : haa (kaget)


Sato : Tidak tidak dia memang suka bercanda, tunggu sebentar ya


...Sato menyeret Yuzaki menjauh dari Azarus dan Achika...


Sato : Yuzaki, apa yang kau katakan pada anak-anak itu, itu tidak sopan, bukan kan kita sudah sepakat untuk saling membantu


Yuzaki : aku hanya mengatakan yang sejujurnya -_- (Ekspresi datar)


Sato : Kau tidak harus mengatakan di depan mereka bukan!


Yuzaki : haa (menghela nafas) mengurusi mu saja sudah membuatku menderita


Sato : oooooh jadi begitu, setelah yang kulakukan .... bla bla bla bla (terus menerus membacoti yuzaki atas usaha nya)


...Azarus dan Achika melihat mereka dari kejauhan yang sedang melihat Sato dan Yuzaki berbincang...


Azarus : mereka sangat akrab ya


Achika : Hem, kau benar (mengambil batu)


Azarus : tunggu dulu, Achika buat apa batu itu? (muka takut hal buruk terjadi)


Achika : Untuk Antisipasi.


Azarus : Antisipasi?


...Setelah perbincangan demi perbincangan ,Mereka pun berkumpul kembali...


Sato : baik lah ada setelah perbincangan kami, ehem.. untuk memastikan kalian baik baik saja, ikuti peraturan kami


Yuzaki : (menoleh ke arah langit) sebaiknya kita bicara sambil berjalan


...mereka mulai berjalan ke suatu tempat, dan menjelaskan peraturan party kepada mereka...

__ADS_1


Yuzaki : Peraturan pertama 1. Selalu ikuti perintah ku 2. jangan Melakukan hal di luar perintah dan yang ke 3. .....


Sato : dan 3. .... (muka senyum puas)


Yuzaki : 3. kalau aku tidak di dekat kalian, ikutlah perintah manusia bodoh satu ini (menunjuk ke arah Sato)


Sato : Aku tidak bodoh, baiklah apakah kalian mengerti anak-anak!


Azarus : siap mengerti pak


Achika : bahkan teman nya bilang dia bodoh, eh maksudku siap lakukan pak


...Perjalanan mereka terus berlanjut dan sampai di sebuah kota dalam keadaan malam, mereka pun menyewa sebuah rumah penginapan dan ternyata penginapan itu sangat malah dan menghabiskan semua tabungan mereka...



Sato : Yuzaki, apakah dia bilang menjual (muka depresi)


Yuzaki : Tidak dia hanya menyewakan nya (muka depresi)


Sato : 1.000 keping emas? ini perampokkan (muka depresi)


Yuzaki : sudah ku bilang kita akan bokek (muka depresi)


Sato : pantas saja kota ini di juluki desa perampok, dan apanya yang perampok, bakan kita tidak melihat satu pun perampok di kota ini, ternyata mereka merampok dengan cara seperti ini


Yuzaki : setidaknya kita punya tempat tinggal, haaaa (menghela nafas) sudahlah kita harus mencari makanan, sekarang bantu ikut memancing ikan Sato


Sato : Yuzaki, ini sudah malam hari, setelah perjalanan jauh, berburu monster, kehabisan uang dan kau menyuruhku mencari makanan.....!?


Sato : (Tersentak ) Yuzaki, akan ku pastikan aku mendapatkan ikan yang banyak (berlarian kearah sungai)


Yuzaki : Sato tunggu aku (mengejar Sato)


...Yuzaki pergi mengejar Sato...


Azarus : kata kat yang hebat Achika


Achika : aku bersungguh-sungguh


Azarus : -__- iya aku ingat kau pernah memakan batu sungguhan


Achika : Azarus, sepertinya kita sangat membebani mereka kita harus membantu mereka!


Azarus : kau benar Achika, kita tidak boleh terlalu membebani mereka. Baik, ayo kita bantu juga,


Achika :ayo!


Azarus : sebenarnya aku tidak yakin kita bisa membantu tapi setidaknya kita harus berusaha


Achika : Kalo begitu tunggu apa lagi

__ADS_1


...Mereka berempat ke danau terdekat mencari ikan untuk makan, setelah mencari dengan susah payah dan mendapatkan nya mereka pun membakarnya dan hendak memakan nya...



Achika : Bau nya sangat enak (tidak sabar)


Azarus : kau benar Achika, hei apakah ini sudah siap dimakan? (tidak sabar)


Sato : bersabarlah ikan nya akan matang sebentar lagi!


Achika : aku rasa ini sudah waktunya makan!


Azarus : kita harus bersabar Achika, ingat


Sato : hahaha, kalian sungguh tidak sabaran, baik lah ikan nya sudah matang kalian sudah boleh memakan sekarang!


Achika : ini sangat enak (menguyah)


Azarus : kau benar, ini makanan terlezat yang pernah ku makan


Achika : baiklah nanti kita harus pastikan mengangkap yang banyak Azarus!


Azarus : tentu saja!


...Sato mengambil setusuk ikan untuk Yuzaki dan dirinya...


...dan menghampiri Yuzaki yang sedang merapikan alat pancing...


Sato : ini untukmu


Yuzaki : (melihat kearah Azarus dan Achika yang selalu bersama)


Sato : apa yang kau lihat, haha mengingatkan pada sesuatu bukan?


Yuzaki : ya, aku mengingat seorang bocah penjual roti.


Sato : ya ya ya , baiklah sih bocah Genius tukang pamer


Yuzaki : Sato,.... terimakasih


Sato : uhukk uhukk (tersedak ikan) apa yang kau katakan?


Yuzaki : aku tidak mengatakan apa-apa


Sato : Ayo lah katakan sekali lagi, aku benar benar tidak nya


Yuzaki : -_- (BEREKSPRESI DATAR)


Sato : Kumohon kumohon kumohon


Yuzaki : haa (menghela nafas).... yang ku katakan tadi adalah....

__ADS_1


Azarus : Achika aku rasa bara api itu bukan makanan!


-bersambung-


__ADS_2