Diamond In The Sky

Diamond In The Sky
Chapter 15 - Pertarungan Dan Sihir Baru


__ADS_3

Prajurit itu masuk ke dalam Gulid dan bertanya


Prajurit : maaf mengganggu, apakah kalian blazing of the sun Raja memanggil kalian!


Yuzaki : tidak bukan, ayo semuanya kita pergi "berusaha menghindar prajurit itu"


semuanya mengerti kode Yuzaki berikan, menyuruh semua nya untuk tidak jujur kepada prajurit itu bahwa mereka adalah Blazing Of the Sun dan menyuruh semua pergi tapi tidak dengan orang ini


Sato : apa yang kau katakan Yuzaki! kau ini malu-malu ya..Yap kami Blazing of the sun "mengatakan dengan lantang ke prajurit itu"


Claire : sumpah teman mu ini sangat bodoh! "menoleh kearah Sato"


Yuzaki : Aku sudah lama tahu.. -_-


Mau tak mau mereka pun harus ke istana untuk bertemu dengan sang raja dan itu berarti Yuzaki harus bertemu orang yang paling ia tidak sukai yaitu Hirohito Guide sang pahlawan api


...di aula kerajaan...


Hirohito : selama datang di kerajaan Assegaf, Semua beri hormat kepada Party Monster Hunter terkuat di kerajaan kita, "para prajurit memberikan salam"


Semua pasukan prajurit tempur dan prajurit sihir memberikan hormat, tapi ada juga yang meremehkan mereka secara diam diam dan tak lama kemudian saatnya raja pun datang


Raja : Demi keagungan kerajaan Assegaf!


prajurit : hidup! "semua nya berteriak kencang"


Raja : Jadi, kalian adalah Monster Hunter terkuat miliki kerajaan!


Yuzaki : iya yang mulia, Kami adalah Blazing Of the Sun


Raja : Kalau begitu ku perintahkan kau untuk memeriksa daerah Barat kerajaan, tepatnya hutan Enki'ra disebelah desa Kara


Pendeta : Dengan ini perintah raja adalah mutlak, hidup sang raja "hidup, teriak semua pasukan" dan kalian akan di berangkat kan bersama pasukan kerajaan besok pagi


Mau tak mau lagi mereka harus melaksanakan perintah dari raja, melaksanakan quest yang mereka tidak inginkan dan mulai berdiskusi tentang rencana


Azarus : jadi bagaimana? "bertanya kepada Yuzaki"


Yuzaki : Ya.. mau bagaimana lagi, andai saja Sato tidak memberitahu bahwa kita adalah Blazing Of the Sun! "marah kepada Sato''


Sato : Ya maaf, kau tidak bilang, aku mana tau kalau akan berdampak seperti ini


Claire : jadi.... kita tidak bisa menolak, karena ini adalah perintah raja


Achika : aku punya ide, Bagaimana kalau kita hajar saja orang tua it- "Azarus membungkam mulut Achika"


Azarus : apa yang kau katakan Achika, kita sedang di istana tau!!


Tiba-tiba Hirohito datang membawakan mereka sebuah bunga


dan membuat Achika terpukau karena ia sangat menyukai kesatria sihir


...****************...


Hirohito Guide adalah seorang Kesatria sihir tertinggi yang di kenal dengan Sebutan sang pahlawan api dan sekaligus murid dari akademi sihir Darius seangkatan dengan Yuzaki. mempunyai rambut berwarna merah melambangkan kekuatan api di dalam dirinya, dan sangat lihai dalam elemen Blazz


...****************...



(Ilustrasi Hirohito Guide)


Hirohito : Yo..... Ini bunga untuk mu nona "memberikan bunga itu pada claire"


Claire : terimakasih "menerima bunga itu"


Hirohito : Jadi bagaimana, apakah rencana kalian sudah matang? terutama kau sang anak genius, oh bukan maksudku ketua..... "memandangi Yuzaki"


Yuzaki : he, jadi begini kualitas kesatria sihir sekarang, menyerah kan tugasnya kepada seorang Monster Hunter!


Hirohito : hahhahaha~ ehem maaf tertawa, tapi kami Akan melakukan tugas yang lebih membanggakan dari pada tugas pemeriksaan hutan mu itu!, para iblis akan menyerangnya pada bagian timur dan akan kuhabisi mereka semua dan membanggakan kerajaan ku! "melototi Yuzaki"


Azarus : kenapa kau begitu yakin! kenapa kau tau mereka akan menyerang dari timur? "bertanya kepada Hirohito"


Hirohito : kenapa? itu karena, kami mengintrogasi salah satu iblis bernama GAZI, iblis itu menyerahkan dirinya karena melihat diriku! dia pasti ketakutan dengan kekuatan ku! Hahaha aku hebat bukan! "menyombongkan diri"


Achika : kau sombong sekali! orang sombong gigi nya ompong! "mengejek Hirohito"


Azarus : Achika! maaf kan dia, mulut nya memang susah di atur "memegangi kepala Achika dan menunduk kepalanya meminta maaf kepada Hirohito"


Hirohito : tidak apa-apa! Tapi bila kau dalam kesulitan jangan harap ada bantuan dari ku! "membisikkan ke telinga Achika" kalau begitu sampai jumpa


...Hirohito pergi...


Azarus : untung saja dia tidak ngamuk, apa yang kau katakan Achika! "Memarahi kelakuan Achika"


Achika : liat saja, nanti akan mu tantang dia bertarung! "berbicara dengan penuh percaya diri"


Azarus : sebaiknya jangan terlalu gegabah! Achika!


Claire : sudah-sudah lebih baik, kita melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat


Sato : Kalau begitu kita bersiap-siap barang saja!, Yuzaki kuserahkan rencananya pada mu! "memberikan jempol" ayo semuanya kita persiapkan barang barang kita..


...Keesokan harinya...


Keesokan harinya mereka telah sampai di desa Kara, mereka dan pasukan kerajaan telah sampai dan melakukan persiapan terakhir, mereka mulai berbincang - bincang dengan warga sekitar dan mencari tahu informasi


Sato : AA.... desa yang..... kecil.. "kecewa karena tak sesuai harapan"


kepala desa : maaf kalau desa kami hanyalah desa kecil


Sato : ah, maaf aku tidak bermaksud seperti itu! Maaf


Yuzaki : Berapa jumlah penduduk desa ini?


sato : Tampa basa-basi?


Kepala desa : emm.. sekitar 100 orang


Yuzaki : kalo begitu Kenapa tidak mengungsi ke daerah yang lebih aman saja?


kepala desa : "tertunduk" memang banyak yang menyarankan seperti itu tapi, kami lebih senang jika tinggal di sini, ini adalah rumah kami tempat kami lahir, tempat kami bernaung, tempat merasakan duka dan suka. bahkan jika ajal memang akan datang kepada kami, kami tidak peduli kami hanya ingin tinggal di sini.. "mendengar perkataan kepala desa Sato dan Yuzaki terdiam"


Prajurit : Ketua.. persiapan sudah siap apakah kita harus segera melakukan pemeriksaan hutan?


Yuzaki : sabar kita bagi rencana dulu!


mereka membagi menjadi 2 tim, tim garda depan dan tim pembantu.


- Achika, Azarus, Claire dan 3 prajurit adalah anggota pembantu.


- Yuzaki, Sato dan sisa prajurit adalah garda depan. mereka pergi ke hutan Enki'ra mencari tahu kenapa penyebab menghilangkan nya warga desa, mereka masuk ke dalam hutan itu yang suasananya sangat suram


...di Garda depan...


Sato : ini sudah terlalu dalam, tidak ada apa-apa di sini, dan juga Yuzaki, kenapa kau di samping ku kau tidak memimpin mereka!?


Yuzaki : Mereka bilang mereka bisa berkerja sendiri, Walaupun mereka menyebut ku dengan sebutan ketua tapi nampaknya mereka tidak mau aku perintah


prajurit: hm.. akhirnya kau merasa juga , sebenarnya kami tidak mau ikut dalam ekspedisi ini seharusnya kami ikut tuan Hirohito membasmi para iblis di timur, tapi malah terjebak bersama monster Hunter pencundang seperti kalian "menatap Yuzaki dan Sato"


Sato : hah! apa kau bila- "merasa kan sesuatu" awas!


tiba-tiba sebuah monster Golem datang dan hendak menghantam salah satu prajurit dengan tangannya


garrrrwwwrrr~~ "teriak monster itu"



...Di tim pembantu...


Achika : kenapa kita tidak di garda depan! "kesal"


Azarus : kita ini tim pembantu, kita akan memutari musuh dan menyerang mereka dari belakang, aku rasa posisi ini lebih aman dari garda depan. lagi pula kalau kau di garda depan kau tidak bisa bersama ku "mencoba mengoda Achika"


Achika : Ah... sepertinya di tim pembantu lebih menyenangkan! "alasan ingin bersama Azarus"


Azarus : haha kau bilang tadi mau di garda depan kok gak jadi?


Achika : kalau aku di garda depan nanti gak ada kamu Azarus!, aku ingin kita tetap bersama "tersenyum lembut"


Azarus : "malah malu mendengar perkataan Achika" (malah senjata makan tuan)


Achika : tapi Menyerang dari belakang, itu licik sekali


Claire : terkadang kita harus licik untuk bisa menang!


Achika : cih.... oh iya iblis itu bentuknya bagaimana?


Claire : mereka itu... "Azarus memegang pundak Claire bermaksud menyuruh nya untuk diam"


Azarus : hahaha, Achika sebaiknya kau tidak perlu tahu soal mereka!


Achika : baiklah, kalau kau bilang begitu


Azarus : "tersenyum dan mengelus kepala Achika" maaf ya....


Claire : ras iblis, mereka mempunyai tanduk,cakar, gigi yang tajam dan merupakan musuh manusia dari lama!


Azarus : Claire-san!


Claire : oupss, maaf


Achika : kalau mereka adalah musuh manusia, berarti kita harus mengalahkan nya


Azarus : Achika...


"garrrrwwwrrr~~ Suara monster Golem yang datang ke arah mereka"


Azarus : hah?


Achika : {Dezer{Altaria} - pengerasan}


Achika adu tinju Dengan monster itu serangan mereka setara, dengan cepat Azarus menembak monster itu dengan Sihir nya


Azarus : {Vapir{Arceus} -Panah angin} kerusakan nya kecil sekali!

__ADS_1


Claire : monster itu berelemen Dezer, Azarus Kombo lah dengan Aeria ku


Azarus : aku mengerti! Achika kuserahkan padamu, tolong tahan mereka! "Azarus dan Claire mengambil posisi"


Tiba-tiba 2 monster Dezer baru muncul di depan Achika membuat suasana menjadi semakin tak terkendali


Azarus : Achika!! "khawatir dengan Achika"


Achika : Azarus! fokus saja menyerang! {Dezer{Altaria} -Performa Fisik} keroyokan tidak membuatku gentar! maju kalian semua!


Azarus mempersiapkan sihir, sedangkan Achika menahan monster itu dengan tetap adu jontos dengan ke tiga monster itu, Achika juga terkena Serangan monster itu tapi tidak berefek karena sihirnya,


Prajurit 1 : Sihir Dezer - Altaria! jarang sekali orang yang punya!


Prajurit 2 : Ini kemampuan Monster Hunter Blazing Of the Sun! hebat!


Claire : Hhm.. Bukan itu saja Anak ini bisa Vapir Lo "memegang bahu Azarus"


Prajurit 2 : itu elemen terkuat! hebatnya! bagaimana ia menguasai nya


Azarus : ini bukan waktunya untuk Berbincang {Vapir{Arceus} - Tembakan Panah Turbin}


Achika yang menyadari sihir Panah Azarus telah siap, mulai memancing monster itu untuk berkumpul, Azarus menembak kan panah sihir nya yang di ikuti Claire yang melakukan Reaksi elemen {Aeria{Reaksi elemen} Membuat panah Angin Azarus menyatukan dengan elemen petir membuat serangan itu dengan mudah nya menembus dada ke tiga monster Dezer itu dan mengalahkan mereka


Prajurit : kuat sekali! Vapir memang hebat!


Claire : ini belum selesai "melihat seekor monster Golem"


Prajurit : apa itu?! Mustahil besar sekali


Prajurit 5 : kenapa dia muncul sini! bukan di garda depan!?


Dunk dunk suara hentakan kaki Golem boss itu Sekarang bos monster Golem itu muncul, ia berukuran berkali-kali lebih besar dari Golem sebelumnya, kira-kira seukuran Titan. monster golem itu mengangkat tangan nya dan hendak meremukkan Achika


Azarus : Achika! {Vapir{Arceus} -Dorongan angin} "Azarus melesat, dan menyelamatkan Achika"


Azarus : untung saja! Achika kau tidak apa-apa?


Achika : Azarus..... Ayo kita kalahkan monster itu "tersenyum bersemangat"


Azarus : Palak lu peang! "monster itu melompat ke arah kesatria" hati-hati!


Prajurit 3 : argh! "Monster Golem itu meremukkan seorang prajurit"


prajurit 2 : tidak mungkin! "monster itu mendatangi" argh..... tunggu Argh..! "prajurit itu juga tertuju"


Achika : Azarus! kita benar-benar harus mengalahkan nya "menatap marah monster itu dengan penuh Amarah"


Azarus : aku tidak yakin Achika!


Achika : kita tidak mungkin membiarkan seseorang terbunuh lagi! Entah mengapa aku merasa aku tidak bisa melihat orang-orang disekitar ku mati, aku sangat merasa memiliki kewajiban untuk melindungi mereka!. kita gunakan rencana yang tadi "Achika maju berlari,memancing Monster itu"


claire yang di posisi aman di datangi oleh Azarus


Azarus : Claire-san Tolong! kita lakukan serangan tadi! "mempersiapkan sihir"


Claire : Apa kau yakin?!


Azarus : Acika telah maju ke sana! tidak ada waktu untuk berfikir!


Prajurit 1 : anak itu berhasil mengalihkan Golem boss itu, ayo pergi! "para sisa prajurit itu kabur pergi"


Claire : kalian mau kemana!? "berteriak"


prajurit 4 : kalau kau ingin mati! maka tunggulah di sini "kabur"


Achika : {Dezer{Altaria} - Performa Fisik}


Achika mengunakan sihir kebal nya, dan mulai menghindar serangan, dan menunggu Azarus selesai mempersiapkan sihir nya, tapi dia tidak bisa terus menghindar dan tidak sengaja terkena hantaman monster itu mengakibatkan sihir nya aktif menahan semua serangan super kuat itu, Akibatnya 90 % mana Achika langsung terkuras dan membuat kepala nya pusing dan pingsan sementara


Azarus : Achika! {Vapir{Arceus} - Tembakan Panah Turbin} Sekarang Claire-san!


Terkejutnya Azarus tidak melihat Claire didekatnya alhasil tembakan sihir Azarus hanya tembakan sihir angin biasa yang tidak berefek pada monster Golem itu, Golem itu mengambil Achika dengan tangan besarnya dan hendak meremukkan nya, Azarus yang melihat kejadian itu tiba-tiba saja terbang ke arah Achika dan mendorong Achika dari telapak tangan monster Golem itu menggantikan posisi Achika membuat Azarus terancam diremukan oleh Golem itu


Achika : "tersadar di lengan golem itu" apa yang terjadi!.... hah! Azarus "melihat Azarus di genggaman monster itu"


Achika refleks memanjat ke tangan Golem itu hendak melepaskan Azarus dan menggunakan mana terakhir untuk melakukan sihir


Achika : {Dezer{Altaria} - Kekuatan} "menahan tangan monster itu dan berusaha melepaskan Azarus"


Azarus : Achika... sudahlah..... aku rasa aku akan berakhir di sini! "berbicara sambil kesakitan"


Achika : Azarus! "Achika mulai kehabisan mana"


Azarus : Achika! kau bisa lari selamat kan dirimu dan tinggalkan aku "cengkraman nya semakin kuat dan membuat Azarus makin kesakitan" kalau tidak...


Achika : aku akan melepaskan mu! Azarus! {Dezer{} - } argh......"merasa kan sakit kepala dikarenakan kehabisan mana"


Azarus : Achika, Sudahlah kau harus pergi sekarang, Kalau tidak, kau bisa mati sia-sia, pergilah Achika,aku.... aku akan baik-baik saja "tersenyum dan mengelus pipi Achika" aku mencintaimu Achika! jadi Pergi lah


Achika : aku...... Aku...... Aku tidak terima, "menangis" Aku tidak terima, aku tidak terima, aku tidak terima "memeluk Azarus sambil menangis"


Azarus : Achika! argh... kumohon..."merasakan tulang nya mulai sakit"


Achika : cih, bangsat "melompat ke arah kepala Golem"


Azarus : Achika kau tidak apa-apa? "turun di tempat aman"


Achika : Argh... sakit Azarus kau tidak jadi ayam geprek?


Azarus : masih sempat bercanda kah?


Achika : Azarus tangan kanan ku tidak bisa di gerakkan! "menangis tersedu-sedu karena sakit"


Azarus : Achika tenanglah "melihat postur tangan Achika yang bobrok " tulang mu patah, tapi kau kuat sekali kau bisa menghantam monster itu bahkan tampa sihir "berusaha menghibur Achika"


Achika : Azarus kau masih hidup! Azarusssss "memeluk paksa Azarus sambil menangis"


Azarus : sakit², Achika.... aku bisa bertahan berkat kau.... kau hebat sekali! Achika! "tersenyum"


Golem itu mulai mendatangi mereka


Azarus : kali ini kita benar-benar akan berakhir


Achika : tidak aku, tidak mau.... kalau dia ingin merebut tidak akan ku biarkan! Azarus apa kelemahan elemen Dezer?


Achika : Kau... Zite, Dezer sangat lemah melawan Zite!


Achika berdiri menghadap ke arah Golem itu, mengambil nafas dan memfokuskan diri


Achika : Azarus apakah kau yakin dengan ku?


Azarus : Achika.... iya tentu saja! aku sangat yakin dengan mu!


Achika : "tersenyum" dengar itu, jadi aku akan menghabisi mu golem jelek!


"mengangkat tangan kiri nya mengarah kan kepada Golem itu"


{Zite{Arceus} - akar menjalar}


monster Golem itu tetap bergerak mendekati dan tidak terjadi apa-apa


Azarus : Achika... setidaknya nya kau telah berusaha "menggenggam tangan achika"


Achika : "kehilangan keseimbangan dan pingsan di tangan Azarus" kita berakhir di sini.....


Golem itu masih berjalan mendekati.... namun semakin melambat dan melambat lalu mulai muncul akar-akar dari tubuh Golem itu, akar itu semakin tumbuh, semakin banyak dan membuat golem itu berhenti bergerak dan mulai menghancurkan tubuh nya....


Azarus :"terkejut" sihir nya berhasil... "membaringkan Achika dan berbaring di sampingnya" haaa....Aku tidak pernah menyangka nya..... "tertidur di samping Achika"


Tiba-tiba aura iblis yang mencekam Datang lagi dan membangunkan Azarus yang hampir tertidur


Azarus : tidak lagi........ kau bercanda kan..... "kesal"


...di garda depan...


Prajurit 9 : hah! hanya monster Golem biasa, ini mah kecil ayo maju semua!


para prajurit : Ya! "semua prajurit maju"


Yuzaki : oy jangan gegabah!


Golem itu di kepung oleh semua prajurit itu dan parah prajurit mengeroyok nya dengan sihir api mereka {Blazz{Arceus} - bola api} puluhan bola api menghantam satu Golem itu dan menumbangkan nya


prajurit 9 : cih, monster ginian mah mudah!


Sato : kalian curang keroyokan!


prajurit : dari pada tidak bertindak!


Sato : aku menunggu perintah dari Ketua kita "menunjuk yuzaki"


prajurit 7 : siapa juga yang mau mengikuti perintah dia, kami hanya berpura-pura mengikuti perintah nya!


Prajurit 9 : Ayo semua aku yang akan memimpin kalian maju maju maju!


Sato : kalian ini wo- "sekilas melihat masa depan" apa yang barusan tadi, woi jangan maju kearah sana


Yuzaki yang mengetahui bahwa Sato memiliki kemampuan yang seperti itu menarik tangan dan berlari mundur


Sato : Yuzaki, apa yang kau lakukan! "melepaskan tangan Yuzaki"


Yuzaki : apa yang akan datang Sato? kau melihat masa depan bukan!?


Sato : iya, eh tidak, eh iy ah aku tidak tau lagi pokoknya 2 orang berjubah hitam dan bertopeng mereka melayang di udara dan ada manusia yang terbakar jumlah nya banyak banyak sekali, apa yang kita lakukan?


Yuzaki : apakah mereka ke 2 orang itu mempunyai tanduk!?


Sato : sepertinya iya


Yuzaki : tidak salah lagi mereka adalah....., sato ayo pergi menjauh sekarang! "menarik Sato mundur"


Sato : bagaimana dengan para kesatria lainnya


Yuzaki : persetan dengan mereka!


Sato : apa yang kau- "melihat langit" itu mereka!

__ADS_1


Tiba-tiba langit mulai gelap dan 2 orang berjubah dan bertopeng melayang di udara dan meneriakkan "demi ras iblis berkati lah, kamu sang dewa matahari, muncul kalian para pasukan api" tiba - tiba mulai muncul sejumlah Undead api berperisaikan baju zirah dari dalam tanah. puluhan, ratusan mereka datang dan membantai pada kesatria kerajaan tadi



Yuzaki dan Sato berada di posisi aman karena tadi sudah mundur duluan dan Malang para kesatria yang maju duluan tadi malah mati di bantai para Undead


Yuzaki : Gila! kita harus benar-benar mundur! Sato


Sato : Iya! " berjalan mundur tapi tak lama setelah itu Sato berhenti"


Yuzaki : Apa yang kau lakukan Sato!


Sato : aku melihat masa depan lagi! Yuzaki........ kita harus melawan mereka!


Yuzaki : hah? apa kau sudah gila mereka berjumlah sebanyak itu! "Memarahi Sato"


Sato : terus kita hanya kabur, aku baru saja melihat desa kara tadi terbantaikan hingga rata dengan tanah! Entah mengapa aku merasa aku tidak bisa melihat orang-orang disekitar ku mati, aku sangat merasa memiliki kewajiban untuk melindungi mereka, kita harus merubah masa depan Yuzaki, ku mohon tolonglah! nenek bilang kita harus saling membantu satu sama lain bukan!


Yuzaki : "teringat masa lalu" Kau ini...... cih Jangan sampai mati Sato "meninju pelan dada Sato"


Sato : Yuzaki....... Aku akan berusaha


...Di Tim pembantu...


Muncul para Undead api yang mendatangi mereka


Azarus : {Vapir{Arceus} - Gelombang angin} "elemen angin Azarus bereaksi malah manjadi elemen api" Tidak berefek lah Azarus Bodoh! "mengendong Achika" {Vapir{Altaria} - Kemapuan terbang} "Azarus terbang membawa Achika"


Achika : "Achika mulai sadar" Apa yang terjadi? Kenapa hutan nya terbakar? makhluk apa itu!


Azarus : Aku juga tidak tau! "Melihat ketiga orang yang memanggil para Undead"


Achika : siapa mereka!?


Azarus : Tidak salah lagi mereka yang menyebabkan semua ini


Achika : bantai?


Azarus : Gasss! tapi tangan mu tidak apa-apa?


Achika : "melihat tangan nya yang patah tulang" sakit! dan tidak bisa di gerakkan!


Azarus : sebaiknya jangan terlalu memaksakan diri!


Achika : oh aku tau.. {Zite{Altaria} - tumbuh kembali} "tiba tiba tulang tangan Achika kembali seperti semula" Ahk... pusing


Azarus : Zite beneran OP! tapi sepertinya manamu langsung terkuras semuanya lagi! Yakin mendatangi mereka?


Achika : kalau mana ku habis akan ku gunakan fisik ku! Kalo patah tulang lagi tinggal Pake Zite lagi! "muka sombong"


Azarus : Hoki banget dapat Zite! sudahlah ayo!


...Di garda depan...


Yuzaki dan Sato berhasil mengalahkan hampir setengah dari mereka, mereka telah membantai sekitar 300 Undead tapi mereka sudah kehabisan banyak mana dan banyak kehilangan darah


Sato : Ha... Ha.... "kelelahan" Kau enak bisa Beru!


Yuzaki : diam dan Fokus, ha... ha.... "bernafas" Aku tidak percaya kita melakukan nya! "tertawa" kau sudah menjadi lebih kuat Sato!


Sato : hahahaha tidak sekuat dirimu! tapi Andai aku bisa memancing mereka berkumpul pasti akan mudah menyerang mereka dengan Beru Sekaligus! {Dezer{Altaria} - performa fisik} "sihir gagal" cih.. bagaimana Achika melakukan nya!


Yuzaki : Sato.... "menatap dengan serius"


Sato : Ya?


Yuzaki : Kita mati saja!


Sato : lah...! yang bener anjing!


Yuzaki : hahahah Sebenarnya Mana ku hanya tersisa 15 % lagi "Undead mendatangi mereka" {Beru{Arceus} - Gelombang air} "menyerang undead itu" Sekarang 12 % dengar.... mereka masih tersisa dan aku sudah kehabisan mana, Kita tidak bisa mundur sekarang, dan kedua orang itu iblis itu masih hidup mereka berkemungkinan memanggil lebih banyak Undead, pilihan kita hanya 2 maju atau mati, jadi kalau memang berakhir di sini, aku tidak menyesal, karena kamu di samping ku! Sato


Sato : Begitu ya.... "tertunduk" Bagaimana mana kalau Kita melakukan serangan reaksi elemen! Btw Aku bisa Blazz


Yuzaki : Kenapa gak bilang dari tadi tolol!


Sato : Ya maaf, aku sudah mencobanya nya tapi tidak berefek pada Undead api itu!


Yuzaki : Ya iya lah! ha...... Ya Tuhan kenapa teman ku pada kek gini dah! "tertawa bahagia" Ayo kita lakukan Sato " muak ingin mengakhiri semua ini"


Sato : Ya! ayo Sahabat ku! "muka sangat marah"



Yuzaki Dan Sato hendak menyatukan Aeria dan Blazz hendak menyebabkan reaksi elemen Overloaded "Kerahkan semua semua" berbicara berbarengan


Yuzaki : {Aeira{Arceus} - Serangan 30.000 Volt}


Sato : {Balzz{Reaksi elemen}


Tercampurnya kedua elemen itu membuat ledakkan yang sangat besar seketika meratakan hutan itu hingga menjadi rata dengan tanah


Sato : itu tadi benar-benar gila! kamu hebat Sekali Yuzaki!


Yuzaki : "terbaring pingsan''


Sato : hmm.. kerja bagus teman! baiklah apa yang harus ku lakukan sekarang ? "terbaring jatuh" ha.... lelah sekali tidak ku sangka kami berhasil mengalahkan 500 Undead itu, ini seperti mimpi "melihat langit" Hehe bagus.. sekarang aku berkhayal melihat Azarus dan Achika bertarung terbang di atas langit, tunggu dulu itu memang mereka!


...Di langit...


Azarus : {Vapir{Arceus} - Panah Angin} "menembaki para iblis sambil terbang"


Achika : {Dezer{Altaria} - Pengerasan} " digendong di pundaknya Azarus sambil menepis semua serangan dari iblis"


Iblis 1 : ini tidak mungkin, dua orang itu menghancurkan pasukan kami! aku ku bunuh kau para manusiaaaaaaa!


Iblis itu menyerang dari depan Achika berhasil menahan nya, tapi iblis yang lain nya menyerang Achika dari belakang, sontak membuat Azarus berbalik melindungi Achika dan berujung jatuh dari langit, iblis itu menangkap Achika dan membiarkan Azarus terjatuh


Achika : Azarus! "melihat Azarus yang jatuh" Lepaskan aku! (tidak lagi)


Iblis : dia pasti akan mati dan sekarang gilir-


Achika : "Achika sangat marah karena semua nya ingin mencoba membunuh Azarus" argh...... {Dezer{Altaria} - Pengerasan} "meninju dada iblis itu hingga bolong dan melompat ke iblis satunya lagi" akan ku bunuh siapa pun yang menggangu!


Iblis 2 : "topeng nya terlepas"


Achika : "terkejut melihat wajah nya" k kau...


Dan betapa terkejutnya bahwa muka iblis itu sangat mirip dengan manusia tapi mereka hanya saja mereka memiliki tanduk


iblis 2 : puas, padahal GAZI telah menyerahkan diri nya demi rencana ini!"marah" kalau kau ingin membunuh ku maka lakukan, kalian para manusia hanya bisa menindas! "Oh sang dewa matahari ambil lah nyawaku dan ganti kan lah dengan pasukan mu dan hancurkan umat manusia!" tiba-tiba iblis itu mati Achika jatuh dari langit


Achika : tidak... {Dezer{Altaria} - Peningkatan performa fisik} "jatuh dari langit tapi tidak terluka sedikitpun karena sihirnya"


iblis itu.... hah! di mana Azarus?!


Sato : woi sini Achika! "menggendong Azarus"


Achika : "mendatangi Sato dan berusaha membangunkan Azarus" Azarus oi bangun!


Sato : dia tidak apa-apa untung aku menangkap nya tepat waktu "melihat ke arah belakang Achika" masih belum selesai!


pasukan Undead itu muncul lagi sekitar 200 Undead lagi tapi tiba-tiba seseorang datang bersama Claire


Claire : kalian tidak apa-apa?


Achika : Nee-san! dan kau?!


Van : apa-apa ini! "terkejut melihat para Undead"


Claire : Van Habisi mereka!


Van : Aku juga tau tanpa kau suruh! biarkan aku mempersiapkan sihir ku, hadang mereka selama 5 menit Claire!


claire maju, Setelah 5 menit claire menahan para undead, sihir Van siap, "demi kejayaan umat manusia berkati lah kau sang Dewi Air aku butuh bantuan mu" {Beru{Arceus} - Pasukan Undead} tiba-tiba pasukan Undead bertipe air muncul dari tanah walaupun hanya sekitar 70 Undead tapi mampu mengimbangi pasukan Undead api itu dan mengalahkan mereka semua!


Claire : Jurus apa-apa itu?


Sato : itu tidak penting apakah dengan berakhirnya ini artinya sudah selesai!? sumpah aku tidak mau bertarung lagi


Van : apa kau bisa ceritakan semua yang terjadi sebelum aku datang ke sini


Sato : biarkan kami istirahat dulu.. kan Achika?


Achika : aku ingin sediri terlebih dahulu "pergi menjauh"


Claire : kau kenapa Achika?


Achika Menjauh dan duduk di sebuah batu besar sendiri cukup jauh dari tempat Sato dan tiba-tiba suasana menjadi sangat mencekam, langit menjadi sangat gelap, kelelawar berterbangan,bulan menjadi merah, semua binatang Pergi menjauh, Aura kegelapan yang sangat peka menyelimuti dan membuat Sato, Claire,Van terdiam tersentak


Van : aura ini...... jangan bilang! "terdiam membeku"


Claire : "merinding ketakutan"


Sato : Di mana Achika? "berbicara sambil ketakutan"


Van : diamlah di sini dia ada di samping Achika mendekati nya akan hanya menyebabkan masalah yang sangat besar!


sosok menakutkan itu berjalan mendekati Achika dan mulai berbicara


Sosok : halo nona kecil! "berbicara kepada Acika"


Achika : halo juga "melihat sosok itu"


sosok : eh... "terkejut melihat reaksi Achika yang biasa saja melihat nya" apakah kau tidak takut kepada ku?


Achika : Takut? kau ras iblis bukan aku baru saja membunuh ras mu untuk apa aku takut "berbicara dengan raut sedih" lagi pula kau siapa?


Lucius :kamu nanya? baiklah.. Aku Lucius leonara Raja iblis dari kerajaan iblis leonara sekaligus raja iblis terkuat sekarang



Achika : kau masih tetap ras iblis bukan! "merasa bersalah" aku benar-benar minta maaf, aku tidak sengaja membunuh ras mu!


Lucius : (anak ini beneran gak takut dengan ku) kau sangat menarik nak! "tersenyum ke arah Achika"


-bersambung-

__ADS_1


__ADS_2