
"waktu itu.. aku dapat pesan oleh manda kalau dia sedang kesakitan dan tidak ada yang mengurus nya jadi aku datang ke tempat nya, pas sampai ditempatnya ada teman lama ku disana, mereka bersekongkol untuk memfoto ku dengan manda" ucap Yu Luo
"kalau gitu kan sudah jelas, kau hanya perlu jujur maka aku tidak akan marah" ucap Shi Cella sambil tersenyum
"terimakasih" ucap Yu Luo
Yu Luo dan Shi Cella pun sudah tidak ada masalah lagi dan mereka menjalani hidup seperti biasa,
pada diakhir pekan, Shi Cella mendapatkan sebuah telpon
dari Jianman
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"kringgg... kring... " suara telpon Shi Cella berbunyi
Shi Cella pun melihat siapa yang menelpon nya dan rupa nya itu adalah Jianman
Shi Cella pun langsung mengangkat telponnya
...****************...
"halo Cella.. " ucap lemas Jianman
"halo.. " jawab Shi Cella
"apa hari ini kau ada waktu? " tanya Jianman
"emh.. tunggu biar aku liat dulu jadwal ku" ucap Shi Cella
"aku ada jadwal kosong nanti sore dan seterusnya, ada apa? " tanya Shi Cella
"mari kita bertemu di jalan xxx" ucap Jianman
"baiklah.. " jawab Shi Cella
...****************...
Shi Cella pun langsung menutup telpon nya dan dia merasa seperti mendengar nama jalan itu tetapi ia lupa,
Tiba-tiba kepala Shi Cella berdenyut keras sehingga membuat Shi Cella memegang kepalanya dan berteriak
"ahhhh" ucap sakit Shi Cella
mendengar suara itu Lu Luo pun kaget dan datang ke kantor Shi Cella
"nona.. nona.. nona tidak apa-apa.? " tanya Lu Luo khawatir sambil memegang pundak Shi Cella
"a-aku tidak apa-apa.. t-tolong.. ambilkan obat di atas lemari itu Lu Luo.. " rintih Shi Cella
"baik nona.. " ucap Lu Luo dan langsung bergegas mencari obat milik Shi Cella
...----------------...
obat itu merupakan obat yang diberi oleh dokter untuk mengurangi rasa sakit kepala akibat hilang ingatan ini, biasanya obat ini digunakan oleh orang-orang yang mulai mendapatkan ingatan mereka sedikit demi sedikit
Shi Cella dari awal ia sakit tak pernah meminum obat itu apalagi menyentuh nya, karna ia merasa tidak memerlukan obat itu, tetapi untuk berjaga-jaga Shi Cella pun menaruh obat itu ditempat yang mudah ditemukan saat tiba-tiba ia merasa kesakitan.
__ADS_1
akhirnya setelah sekian lama ia pun meminum obat nya karna ingatan Shi Cella mulai lama semakin membaik yang artinya ia akan merasakan sakit kepala seterusnya hingga ia mendapat kembali ingatannya.
...----------------...
Shi Cella pun langsung meminum obat itu, dan langsung merasa lega karna rasa sakit kepala nya mulai membaik
"nona.. kenapa? " tanya Lu Luo khawatir
"aku cuma merasa sakit kepala dan tolong jangan mengadu ke Yu Luo ya" ucap Shi Cella sambil tersenyum
"baik nona.. tapi lebih baik nona tidak perlu memaksa untuk bekerja" ucap Lu Luo
"tidak.. aku baik-baik saja " ucap Shi Cella
"kalau begitu saya akan kembali bekerja" ucap Lu Luo sambil menundukkan badannya lalu pergi meninggalkan kantor Shi Cella
"rasa sakit kepala ini.. apa ini yang dikatakan dokter" tanya hati Shi Cella
"tetapi masuk akal juga kalau ini merupakan ingatan yang hilang.. karna aku rasa seperti familiar dengan Jianman dan jalan yang ia sebutin tadi, kalau begitu aku akan menggali semua ingatanku hingga tuntas" ucap hati Shi Cella senang
sore hari nya..
Shi Cella pun datang ke tempat yang ditujukan oleh Jianman tadi..
"jianman.." panggil Shi Cella
Tiba tiba jianman datang dari belakang Shi Cella
"sore Shi Cella" ucap jianman sambil melambaikan tangannya,
"ada urusan apa kau mengajakku kesini?" tanya Shi Cella
"cella.. Apa kau tidak ingat aku? Aku adalah temanmu" ucap jianman dengan wajah nya yang sedih
"maaf jianman, tapi aku benar benar tidak tau" jawab Shi Cella sambil mengepal tangan kanannya di depan dada
"aku tidak akan membiarkan cella berada di tangan orang yang tidak tepat, maka dari itu aku akan memaksanya untuk mengembalikan ingatannya" fikir jianman di dalam hati
"kalau begitu mari kita jalan jalan untuk mencari angin bersama cella.." ucap jianman
"baiklah" jawab Shi Cella
Mereka berdua pun berjalan bersama di pedesaan kecil yang terbengkalai
Sunyi, sepi, tidak ada orang sama sekali di tempat itu
Rumah rumah pun kosong dan tidak ada penghuni nya, sesampai Shi Cella menyadari hal yang janggal di pedesaan kecil itu
"jianman.. Semua rumah disini masih berdiri kokoh tetapi kenapa rumah itu berwarna hitam dan rasanya akan jatuh" ucap Shi Cella sambil menunjuk rumah itu
"kau mau kesana?" tanya jianman
"aku- aku tidak" gugup Shi Cella
"tidak papa ayo kita pergi bersama" ucap jianman sambil menarik tangan Shi Cella
Mereka berdua masuk kedalam rumah itu, sangat kotor, semua barang barang di dalam menjadi abu
__ADS_1
Shi Cella merasa ketakutan berada di rumah itu sambil menggenggam erat tangan jianman.
Jianman yang merasa tak tega pada Shi Cella tetapi demi ingatan Shi Cella yang harus kembali, dia pun rela melakukan apa saja.
"kenapa Shi Cella masih belum menunjukkan tanda-tanda?" tanya hati jianman gelisah
"ayo kita naik ke atas" ucap jianmam
"a-apa??" kaget Shi Cella
Jianman pun tanpa berbasa basi langsung menarik tangan Shi Cella menuju lantai atas
Mereka mengelilingi setiap kamar yang ada di dalamnya
Sampai tiba di suatu kamar yang membuat kepala Shi Cella seperti tertusuk, badannya bergemetaran, dan ia pun mengeluarkan keringat panas dingin, hingga membuat Shi Cella jatuh karna kaki nya yang terlalu lemas.
Shi Cella ingin meminta bantuan ke jianman, Shi Cella menoleh ke arah jianman sontak ia kaget melihat jianman yang berdiri sedang menangis sambil menatapi Shi Cella yang sedang kesakitan
"maafin aku cella.. Aku tak ingin membuatmu menderita.. Aku akan membuat ingatanmu kembali sepenuhnya" ucap jianman
Shi Cella pun langsung merasakan sakit yang luar biasa sampai-sampao ia tak bisa lagi menahan rasa sakit nya dan jatuh pingsan.
Disi Shi Cella..
"cella.. Bagaimana dengan mainan ini? Apa kau suka?" senyum sosok anak anak kecil sambil mengulurkan mainannya
Tempat itu adalah sebuah kamar tidur perempuan dengan banyak sekali mainan
"umh, cella sukaa" jawab sosok perempuan kecil dengan senyum nya yang begitu polos
"hahaha kalian akrab terus yah" ucap sosok perempuan dengan muka yang begitu bersinar
"apa ini? Kenapa aku bahagia"
"aku dimana? Tempat ini terlalu silau" ucap hati Shi Cella
"SHI CELLA!! SHI CELLAA!!" terdapat suara samar samar yang memanggil nama Shi Cella
"siapa itu? Aku tidak mau kembali, aku senang disini" ucap hati Shi Cella
Tiba-tiba terdapat cahaya silau yang muncul ke arah Shi Cella dan membuat Shi Cella membuka matanya
Shi Cella menoleh ke arah samping dan melihat Yu Luo sedang tertidur di sampingnya
"rupanya rumah sakit" gumam Shi Cella
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Terimakasih karena sudah membaca dari awal hingga akhir novel ini
maaf jika ada kesalahan kata atau sebagai nya
dan juga saya jarang up novel dikarenakan sekolah masuk seperti semula tapi saya usahakan untuk up novel sebanyak-banyaknya..
mohon beri dukungannya dan vote nya yaaa..
arigatou gozaimasu**;)
__ADS_1