Dipaksa Nikah Muda

Dipaksa Nikah Muda
Bab 27


__ADS_3

Dua pasangan berbeda generasi itu sibuk menikmati liburan nya masing-masing tanpa ada yang mengganggu.


Hingga tak terasa waktu sudah hampir malam, dan ini waktu yang tepat untuk melihat matahari tenggelam.


"Dey" panggil Zay dengan pelan sambil menatap ke arah matahari yang mulai tenggelam, memberi warna orange tua yang begitu indah.


"ya?" sahut Dey tanpa menoleh kearah Zay yang duduk di sebelah nya, diri nya terlalu fokus pada sunset.


Karena tidak ada sahutan dari Zay, Dey pun menoleh sekilas ke arah Zay yang ternyata balik menatap nya.


"kenapa? malah bengong" tanya Dey sedikit mencibir kemudian kembali fokus pada sunset yang sudah hampir tenggelam.


"i love you" ucap Zay bertepatan dengan matahari yang benar-benar tenggelam dan menyisakan gelap di area pantai.

__ADS_1


Dey nampak terdiam mencerna apa yang baru saja dia dengar, Deh takut dia salah dengar dan sedikit melirik Zay yang masih menatap nya.


"lo ga mau balas?" tanya Zay dengan nada lesu tak bersemangat, cinta nya tak di balas, oke tak apa masih banyak waktu untuk membuat Dey membalas cinta nya, lagipula Dey baru saja putus cinta, mana mungkin bisa langsung membalas perasaan seseorang.


"maaf Zay" setelah Dey sadar apa yang Zay katakan tadi ialah pernyataan cinta nya yang singkat dan padat.


"it's okey Dey, gue ngerti kok lo belum sepenuhnya lepas dari ex lo, tapi lo jangan terlalu lama ya terpuruk, lo punya gue sebagai suami" tutur Zay dengan lembut.


Dey menunduk sekilas kemudian mengangguk mengiyakan penuturan Zay yang benar ada nya, dia masih belum menerima kenyataan bahwa kisah dia dan Fadil sudah berakhir.


"itu pasti Dey, gue wajib ngebantu lo, lo udah jadi milik gue, ya walau gue baru dapatin status lo, belum dapatin sepenuhnya tapi lo tetap punya gue, punya seorang Zayyan Pratama" balas Zay dengan tegas.


Dey tersenyum tipis mendengar ucapan Zay yang terakhir begitu tegas dan tak bisa di bantah sama sekali.

__ADS_1


"yaudah kalo gitu, beres-beres dulu yok" ajak Zay beranjak dari duduk nya, dan mengulurkan tangan nya ke arah Dey untuk membantu Dey berdiri.


"ayok, mamah papah udah beresin separo noh, yok bantuin" balas Dey menerima uluran tangan Zay dan berdiri sambil membersihkan baju dan celana bagian belakang yang kotor karena pasir pantai.


Setelah selesai beres-beres, mereka pun pulang kerumah, sebelum sampai rumah, mereka memutuskan untuk makan malam di restoran.


Selama makan malam, Dey nampak menampilkan senyum tipis, dia mencoba untuk bangkit dan sadar bahwa tidak seharusnya dia bersedih terlalu lama, sekarang dia sedang makan malam bersama suami dan mertua nya, harmonis sekali.


___________________


"lo pasti cape banget ya, mandi duluan gih, biar lo bisa cepet istirahat" ucap Zay sampai di kamar.


"okei" sahut Dey tak mau membantah, diri nya sudah lelah akibat seharian di pantai.

__ADS_1


Zay duduk di atas kasur sambil menunggu giliran nya mandi, diri nya sama lelah nya dengan Dey, tapi dia bisa mengendalikan wajah nya agar tidak terlihat lelah.


Setelah Dey selesai membersihkan diri, kini giliran Zay. Kemudian kedua nya segera tidur di satu ranjang yang sama dengan posisi berpelukan.


__ADS_2