Diplomatik kerajaan Iblis dan Manusia

Diplomatik kerajaan Iblis dan Manusia
Bab 03: Konspirasi tersembunyi kerajaan Yanfei


__ADS_3

Setelahnya pesta dansa pun dimulai untuk memeriahkan acara, lalu terlihat pula Taichang dan Noah sedang berdansa dengan pelan, hal itu karena menyesuaikan dengan bentuk tubuh dan irama serta stamina dari Taichang yang sangat kecil, Noah nampak tidak begitu kesulitan untuk mengikuti gerakan dari Taichang, meskipun ini adalah dansa pertamanya, kenapa ini menjadi dansa pertama, karena selama kehidupannya, ia tak pernah diajarkan sama sekali dalam urusan berdansa, satu-satunya yang diajarkan padanya adalah cara menggunakan sihir darah, perubahan bentuk, demonic power dan bertahan hidup.


“Kau belajar dengan cepat rupanya,” gumam pelan Taichang memuji Noah, karena sejujurnya ia sudah siap untuk terinjak sepatu untuk beberapa kali, mengingat itu adalah dansa pertamanya Noah.


“Terima kasih pujiannya, tapi mungkin, itu karena tuan bisa memberikan arahan dengan baik,” tanggap Noah sambil memperhatikan langkah kakinya untuk beberapa kali dan akhirnya tatapannya kembali ke arah Taichang ketika ia merasa sudah menghafal ritme gerakan kaki Taichang, "Makanya aku bisa menari dengan baik seperti ini" ucap Noah


"Tidak-tidak, dibandingkan orang lain, aku bukanlah penari yang baik tahu," tanggap Taichang sambil mengangkat tangan kanan Noah dan membiarkan Noah melakukan gerakan berputar. "Rendah hati itu baik, tapi jangan merendahkan dirimu terlalu jauh, buatlah aku bangga karena dimiliki olehmu" bisik Noah di telinga Taichang ketika mereka berpelukan.


Taichang sedikit diam, ia bingung bagaimana caranya agar ia bisa dibanggakan, karena jika ia melakukan latihan untuk membentuk ulang tubuhnya itu akan makan waktu dan juga ia tidak mendapatkan banyak dukungan, meskipun ia cerdas, tapi fisiknya lemah dan gemuk, membuat banyak orang mengabaikan keberadaannya.


Noah kemudian sedikit menjauh dari Taichang, lalu bicara, "Mungkin Kakang bisa belajar tarian ini dariku, Tarian Naga Bumi!" seru Noah yang langsung mengeluarkan jurus pedang Naga puspa tanpa memegang senjata, yah salah satu jurus silat pedang yang terlihat sangat anggun dan seperti menari, nampak angin mengikuti gerakan Noah memberikan hembusan lembut pada sekitar tiap kali ia mengayunkan tangannya seperti mengayunkan sebuah pedang, melompat dan melakukan gerakan akrobat yang indah, meliuk-liuk seperti gerakan seekor ular yang merayap dan bertenaga seperti Naga, gerakannya sangat indah hingga membuat Noah nampak seperti dewi yang tengah menari, tapi di saat yang sama, Taichang dapat melihat gerakan itu sangat mematikan jika sampai mengenai orang.


'Nice dance, Noah' pikir Alucard melihat jika Taichang bisa mengikuti tarian naga yang dilakukan oleh Noah.


"Gerakan apa itu, rasanya mustahil untukku yang bertubuh berat mempelajarinya," ucap Taichang.


"Ahahaha, maaf aku tidak memikirkan kondisi tubuhmu, tapi ... jika memang kau tak bisa melakukannya tak apa, kau tak perlu memaksakan dirimu," ucap Noah dengan santai.


"Ahaha, lihat betapa memalukannya pangeran kedua," ucap para bangsawan mulai bergosip sana-sini melihat ketidak mampuan pangeran kedua.


"Ingrid, gerakan itu," gumam pelan Edwin.


"Benar tuan, tidak salah lagi, itu adalah jurus pendekar pedang," tanggap Ingrid.


"Dari mana Noah belajar itu?" tanya Edwin pada ksatria kepercayaannya itu.


"Maaf tuan, saya juga tidak tahu, mungkin jurus itu ciptaan Nona Noah sendiri," tanggap Ingrid.


'aku heran sejak kapan dia bisa belajar itu. Apalagi aku belum pernah mengajarkan tarian itu' pikir Edwin


Singkat cerita. 


Akhirnya baik Noah dan Taichang dipaksa untuk tidur di satu kamar oleh penasehat kerajaan dan juga beberapa pelayan, bahkan Taichang juga diberikan buku Porno sebagai panduan malam pertamanya.


"Semoga sukses," ucap sang pelayan sambil berbalik pergi.


"Alucard, bukankah mereka terlalu bersemangat dalam hal ini? Lagipula apakah pernikahan beda Spesies seperti ini bisa mendapatkan keturunan?" gumam heran Taichang pada tingkah para pelayan dan penasehat kerajaan.


"Dalam kasus binatang, pada umumnya mustahil, jika pun bisa kemungkinannya kecil dan walaupun anak kalian sudah lahir, anak kalian mungkin lahir dalam keadaan tidak sempurna atau mandul, hal itu bisa dilihat dari hewan hasil perkawinan Singa dan Harimau, meskipun sama-sama spesies kucing, tapi karena rasnya berbeda, pernikahan seperti itu menghasilkan anak yang tidak sempurna karena anak yang lahir dari perkawinan silang itu tidak bisa mempunyai keturunan(mandul)," jelas Alucard.


"Singkatnya percuma saja melakukannya kan," ucap Taichang menanggapi jawaban dari Alucard sambil membuang buku-buku yang diberikan para pelayan, karena menurutnya sangat tidak berguna.


'Ya mau gimana lagi memang itu yang akan terjadi' pikir Alucard


Akhirnya Taichang pun masuk ke kamarnya dan melihat Noah sedang duduk di kasur dan terlihat tatapannya kosong seperti sedang melamun dan bahkan ia tidak menyadari kehadiran Taichang di depan pintu.


"Noah, kau sedang apa?" tanya Taichang. Noah yang mendengar suara Taichang langsung sadar dari lamunannya dan menatap ke sumber suara, ia pun melihat Taichang yang sedang berjalan ke arahnya.


"Bukan apa-apa, aku hanya memikirkan mengenai apa yang harus aku lakukan kedepannya dan karena kita sudah menikah, tempat ini juga menjadi rumahku, sebagai bangsawan, aku harus memastikan rakyat di bawahku nyaman tinggal bersamaku, jadi aku memikirkan langkah apa yang harus aku lakukan agar rakyat dan beberapa orang istana bisa menerimaku, walau bagaimanapun aku adalah satu-satunya iblis yang tinggal di sini, tempat ini asing bagiku dan menjadi satu-satunya yang berbeda itu sangatlah tidak nyaman," ungkap Noah pada suaminya


"Ditambah lagi aku belum pernah merasakan hidup di tempat kerajaan di istana ini" ucap Noah


Taichang yang mendengar itu langsung duduk di samping Noah dan berkata, "Kau tahu, kau bukan satu-satunya yang berbeda, aku juga, kau bisa melihat itu dari bagaimana para pelayan menilaiku, dan aku yakin kau sudah tahu akan hal itu, selain itu, menjadi berbeda tidak selamanya buruk, aku yakin, dengan wajahmu yang bagaikan bidadari ini, orang-orang tidak akan peduli kalau kau iblis, mereka semua pasti ingin memanjakanmu, kau hanya perlu tersenyum ke arah mereka," tanggap Taichang.


"Heh, apa-apaan itu, bidadari sangat berlebihan, lagipula ini bukan wujud asliku, tubuh ini aku dapatkan dari memakan sosok yang wujudnya seperti ini," ungkap Noah


"Ehh... Kenapa kamu bisa mengatakan hal yang demikian?" tanya Taichang

__ADS_1


"Karena itu kenyataannya, bukankah kau sudah melihat kalau aku bisa mengubah bentuk tubuhku? Alasan aku memakai tubuh ini, karena wujud ini adalah wujud yang paling sedikit memakan energi, singkatnya, tubuh ini jauh lebih ideal untuk digunakan dalam waktu lama," ungkap Noah


"Kalau ambil bentuk lain, kebanyakan ada yang menguras tenaga" ucap Noah menambahkan


"Lalu seperti apa dirimu yang sebenarnya?" tanya Taichang. Noah terdiam, ia menggelengkan kepalanya,


"Aku sudah lupa seperti apa wujud asliku, karena rasku akan mendapatkan tubuh baru sesuai dengan apa yang kami makan, dan aku sudah memakan banyak monster sebelumnya, jadi aku sudah tidak tahu yang mana wujud asliku," ungkap Noah


"Jadi mau tanya seperti apa wujud asliku, itu akan percuma saja" ucap Noah


"Kalau begitu, anggap saja apa yang kau pakai saat ini sebagai wujud aslimu, mengingat itu adalah wujud yang hanya membutuhkan sedikit energi, dan kalau boleh tahu kenapa kau memakan gadis itu?" tanya Taichang mengenai tubuh gadis kecil yang digunakan Noah.


"Alasan? Entahlah, aku lupa, dunia iblis begitu kejam kau tahu, jika kau lemah kau akan dimakan yang kuat," jawab Noah


"Kau lupa atau kau sebenarnya tak ingin membicarakannya?" tanya Taichang. Noah terdiam dengan pertanyaan itu.


Namun pada akhirnya Noah menjawab, "Baiklah, dulu sewaktu aku hanya gumpalan daging tanpa bentuk, ayahku Edwin, ingin aku memakan budak manusia yang dia beli, ia bilang aku harus memakannya jika aku ingin hidup," jawab Noah dengan jujur


"Itu saja yang aku ingat" ucap Noah


"Jadi begitu," gumam pelan Taichang.


"Apa kau kecewa padaku? Ah iya kau pasti kecewa, karena ternyata kau menikahi iblis yang memakan manusia," gumam pelan Noah dengan nada rendah dan langsung berbaring di kasur dan mengalihkan pandangannya dari Taichang, ia nampak tidak berani menatap suaminya sendiri


"Aku tidak masalah. Mau istriku seperti apa, aku akan menerimanya. Apalagi kamu sudah menerimaku apa adanya meski aku memiliki kekurangan dan kamu lebih senang dengan hasil alam yang melimpah. Tapi, kamu tetap baik kepadaku" ucap Taichang


"...." Noah nampak diam, ia tidak mengatakan apapun, jujur ia tidak tahu apa yang harus ia katakan, karena pada dasarnya, ia merasa canggung, "Apa kau tidak takut kalau suatu saat aku lepas kendali dan memakan banyak orang yang kau sayangi?" tanya Noah pada Taichang.


"Aku rasa kau tidak akan melakukan itu, karena dari yang aku lihat, kau jauh menikmati buah-buahan ketimbang daging," tanggap Taichang mengingat kencan pertama mereka.


"itu pasti merepotkan" ucap Taichang seketika itu juga.


“Hal yang merepotkan adalah fakta bahwa kau harus mengganti kebiasaanmu demi bisa bertahan hidup di wilayah orang, aku ditugaskan untuk melindungi wilayah ini dari bahaya dan memastikan pajak damai sesuai dengan yang dijanjikan." gumam lembut Noah sembari menatap ke arah Taichang dan melihat Taichang tak memberikan reaksi apapun, ia kembali menghela nafas


Setelah beberapa detik menghela nafas, Noah kembali melanjutkan percakapannya, "Ini bukan berarti kami butuh tumbuhan untuk bertahan hidup, kami bisa hidup dengan saling makan, tidak masalah siapa dirimu, jika kau kuat kau akan bertahan dan jika kau lemah maka akan dimakan, itulah kehidupan kami sebelumnya."


"Bukankah itu terasa seperti alam liar, hebat juga kau bisa bertahan di tempat sekeras itu," puji Taichang


Mendengar pujian kecil itu, Noah hanya tersenyum tipis, "Lalu suatu saat ayah, ah maksudku secara tiba-tiba Raja Vampire itu memintaku datang menemuinya dan penguasa Dark Kingdom itu ingin menjalin kerja sama dengan kerajaanmu dan ia memintaku untuk menikahimu, aku tidak begitu mengerti kenapa ia menginginkan buah-buahan serta hasil tambang, tapi ada kemungkinan ia ingin para iblis berhenti saling makan dan sebagai ganti dari kekuatan yang tidak bertambah karena tidak saling makan, ia juga menginginkan baja untuk persenjataan. Namun, itu hanyalah pemikiranku saja, karena pada kenyataannya aku tidak bisa memahami keinginannya,” ungkap Noah.


“Jadi bisa dibilang kau hanyalah alat untuknya,” ucap Taichang.


Noah yang mendengar ucapan Taichang hanya diam dan menatap Taichang dengan tatapan datar, “Aku tidak tahu, tapi begitulah cara pandang Spesies kami mengenai status sosial, hubungan kami mutlak, hirarki yang kami miliki sangat kuat hingga membuat siapapun yang mencoba melawan sistem akan mati,” gumam pelan Noah, “Dalam pandangan kalian manusia aku mungkin hanya alat dari Black-sama, tapi … hubunganku dengannya jauh dari itu, karena dia yang menciptakanku dari darahnya, jadi bagiku Black-sama bukan hanya seorang ayah, tapi ia juga dewa yang harus aku turuti, kau boleh membenciku karena sejak awal tidak ada cinta dalam hubungan ini,” ungkap Noah sambil memejamkan matanya.


“Tidak ada cinta yah …. ya kau benar, cinta tidak akan terbentuk dalam waktu satu hari, kau istirahat saja, aku akan melanjutkan kerjaku,” ucap Taichang yang langsung berdiri dan duduk di meja kerjanya membiarkan Noah tidur sendiri di kasur yang luas itu, ‘Dari penuturannya itu, jelas ada maksud dari pernikahan ini, tapi … tentu saja aku tidak bisa melakukan apa-apa, aku juga tidak punya bukti soal konspirasi apa yang ingin dikerjakan oleh Edwin Black, agenda macam apa yang mereka miliki dan akankah rencana mereka berakibat fatal pada masa depan kerajaan ini, ataukah….’ batin Taichang memikirkan sekian banyak kemungkinan buruk, sambil memeriksa laporan keuangan di meja kerjanya.


“Hem, ini … apa mungkin Noah …..” gumam pelan Taichang sambil menatap ke arah belakang,


‘Hem, apapun itu nampaknya ada orang yang memeriksa laporan keuangan dan mengkalkulasikannya dengan baik, ia bahkan tahu bagian mana saja yang tidak sesuai, seolah-olah orang yang memeriksa ini sebelumnya sudah mengetahui hal-hal yang ada di sini, mulai dari harga barang, korupsi anggaran, lalu nampaknya orang ini juga sudah tahu mengenai proyek ilegal yang sedang aku cari dari semua catatan yang ada di sini,’ batin Taichang yang tak percaya akan ada seseorang yang membantunya, tapi ia masih bingung soal siapa yang membantunya, pasalnya sangat jelas sekali kalau Noah itu tidak mungkin, karena ia masih baru dan belum tahu banyak hal.


“Apakah ini pekerjaan Alucard? Tidak itu tidak mungkin, selama ini ia selalu disampingku, tidak mungkin ia bisa tahu hal yang tidak aku tahu,” gumam pelan Taichang lagi yang mulai over thinking.


"Alucard, aku memanggilmu," ucap Taichang yang langsung mengeluarkan sihir Telepati.


Alhasil Alucard tiba di dalam ruangan kerja Taichang sendiri


"Ada yang bisa saya bantu?" tanya Alucard.

__ADS_1


"Periksa kebenaran mengenai laporan ini, aku ingin kau memata-matai Perdana Menteri Gustave, karena menurut laporan yang diberikan padaku, ia sedang mengerjakan proyek rahasia yang berhubungan dengan perdagangan manusia, selidiki dia dan jika memang terbukti cepat tangkap dan bawa untuk segera diadili," titah Taichang dengan serius.


"Baik, yang mulia" ucap Alucard


"Aku berharap banyak padamu," gumam pelan Taichang. Yah ia berharap kalau laporan itu benar, karena jika itu benar, ia berharap kalau ayahnya akan mengakuinya dan memperlakukannya setara dengan kakaknya. Ia sudah terlalu lama menahan penghinaan, jadi ia benar-benar berharap untuk bisa dianggap berguna.


Keesokan harinya.


Noah terbangun dan melihat Taichang tertidur di meja kerjanya, ‘Sepertinya ia adalah tipe pekerja keras, atau mungkin pangeran ini adalah seorang Holly worker yang tidak bisa hidup tanpa kerja,’ batin Noah sambil tersenyum tipis, lalu Noah kemudian langsung mengeluarkan selimut sutra dari telapak tangannya menggunakan kemampuan ulat dari kupu-kupu iblis, lalu menutupi tubuh suaminya dengan selimut sutra yang lembut itu.


“Istirahatlah, jika kau terlalu memaksakan diri kau bisa sakit,” bisik Noah dengan lembut.


Knok-knok


“Diajeng apakah anda sudah bangun?” tanya seseorang dari luar pintu kamar yang sekiranya adalah seorang pelayan.


Mendengar hal itu Noah langsung berjalan mendekati pintu dan membukanya setelahnya, “Ya aku baru saja bangun, ada perlu apa?” tanya Noah pada para pelayan yang berbaris di depan pintu kamarnya.


“Nona, ini sudah pagi, jadi sudah saatnya untuk anda mandi dan kami kemari untuk memandikan anda,” ungkap seorang pelayan wanita yang paling tua, singkatnya ia adalah kepala pelayan.


Noah hanya diam dan melirik ke arah Taichang yang masih tertidur, “Aku akan mandi sendiri,” gumam pelan Noah.


“Nona tunggu! Itu tidak bisa, ini sudah tugas kami, kami tidak bisa membiarkan keluarga kerajaan mandi sendiri, karena kehormatan para pelayan ada di seberapa baik mereka melayani tuannya,” ucap sang kepala Maid.


“Baiklah, tapi aku punya syarat dalam hal ini,” ucap Noah.


“Apa itu?” tanya sang kepala pelayan.


“Saat sedang di dekatku, dalam keadaan memandikan, merias ataupun memilih baju, jangan pernah sekalipun menjelek-jelekkan Taichang, telingaku panas mendengarnya, karena yang menikah dengannya adalah aku bukan kalian, jadi hanya aku yang pantas menilainya, dan jika kalian tidak bisa diam dan menutupi keburukkan suamiku, aku akan memakan kalian hidup-hidup dan tak akan aku biarkan satupun lari,” ucap Noah dengan tatapan tajam.


"Kami mengerti," tanggap sang kepala pelayan.


Mendengar hal itu Noah pun mengizinkan para pelayan untuk masuk, akhirnya para pelayan masuk dan melihat Lee Taichang tertidur di meja kerja dengan selimut sutra yang menutupi sebagian tubuh gemuk dari Pangeran kedua.


"Kalau begitu, cepatlah kemari," ucap sang kepala pelayan, menuntun Noah menuju ke pintu kamar mandi.


Sementara itu di tempat kediaman perdana menteri Gustave. Terlihat jelas kalau Alucard menyelinap ke ruang penyimpanan arsip dan dokumen penting, untuk mengetahui catatan atau kegiatan bisnis macam apa yang dimiliki Gustave untuk saat ini.


“Sialan, aku tidak menyangka, mencari bukti kejahatan orang lain itu sangat sulit,” gumam pelan Alucard mulai menggeledah banyak dokumen dan menelitinya secara satu persatu, ‘Siapa sangka bertempur di medan perang akan jauh lebih mudah ketimbang melakukan hal ini, karena saat di sana aku tak perlu memikirkan apapun selain mengayunkan senjata pada pasukan musuh, sementara ini aku benar-benar harus menggunakan otakku dalam mencari informasi,’ pikir Alucard.


Tap tap tap


Alucard mendengar ada beberapa suara langkah kaki mendekat, ia pun langsung dengan cepat merapikan semua dokumen yang ia geledah dan bersembunyi dengan cepat agar tidak ketahuan.


‘Sialan, siapa yang datang, ini benar-benar merepotkan?’ batin Alucard sambil menempel di langit-langit kamar dengan menggunakan cengkraman jarinya.


Tak lama setelah mengucapkan itu dalam pikirannya suara dua orang yang sedang berbicara pun terdengar, “Tuan Gustav, apa yang harus aku lakukan? Kedudukanku sebagai putra Mahkota akan terancam ketika adikku sudah menikah sebelum diriku,” ucap seseorang berjalan mendekati pintu masuk.


“Tuan Pangeran tenang saja, meskipun dia sudah menikah, tidak menutup fakta kalau anda adalah pangeran pertama dan juga, lagipula Yang Mulia Fang Guang masih punya banyak waktu untuk mencari calon istri sebelum Pangeran gemuk tak berguna itu mempunyai anak, dan juga apa bisa Iblis sepertinya melahirkan manusia?” ucap Gustav.


“Anda benar, tapi aku tetap khawatir, akhir-akhir ini ayah mulai melirik potensi kerajaan iblis dan bisa berdamai serta bekerja sama dengan mereka hanya dengan menikahkan si Gemuk itu dengan putri Raja iblis akan membuat kesan kalau Babi gemuk itu jauh lebih berguna dariku,” ucap kesal Fang Guang.


“Hem, itu akan sangat merepotkan, kerja sama kita dalam melakukan perdagangan budak pada banyak kerajaan akan terhambat,” gumam pelan Gustav sambil duduk di meja kerjanya.


‘Itulah kenapa aku meminta bantuan paman!” ucap Yin Fang Guang sambil menatap tajam Gustave Eldemiere Lomanorf.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2