
Rumah Sakit Andalas.
Malam merayap di Andalas dengan
lampu-lampu malam yang berkilauan. Seluruh
kota menjadi sunyi, kecuali rumah sakit. Banyak
juru rawat dan pasien yang berlarian
tergesa-gesa di rumah sakit itu, dan seorang
perawat pria diusir dari bangsal.
Perawat pria adalah hal yang sangat umum di
masyarakat saat ini, dan bahkan beberapa
bagian sangat membutuhkan perawat pria.
Namun, perawat pria yang baru diusir dari
bagian urologi adalah satu-satunya perawat pria di urologi wanita.
Bagian urologi wanita adalah tempat di mana
para wanita diperiksa. Di sini wanita
melepaskan pakaian mereka. Terkadang mereka
tidak mengenakan pakaian sama sekali. Jadi, bagian urologi wanita adalah tempat yang
sensitif dan pribadi. Beberapa pria akan marah
ketika melihat perawat pria di urologi wanita
jika istri mereka di sana.
Jerome berdiri di luar bangsal dengan
kebingungan. Dia sudah terbiasa diusir dan
diprotes karena sudah sering terjadi. Namun,
semua keluhan akan dicatat dalam pengalaman
magangnya, yang juga akan memengaruhi
karirnya di masa depan.
Jerome mendapatkan beasiswa tiga tahun di
perguruan tinggi, dengan pengalaman dan
nilainya yang sangat baik, dia berhasil masuk ke
rumah sakit terbaik di Andalas. Ada banyak
orang yang berusaha dengan cara apa pun untuk
mendapatkan pekerjaan di sini, jadi dia sangat
menghargai kesempatan magang di sini.
Namun sekali waktu, secara tidak sengaja dia
melihat Dokter Massey menerima suap, Dokter
Massey memindahkannya dari ortopedi ke urologi. Rencana dokter itu adalah agar Jerome
dipecat setelah menerima banyak pengaduan di
urologi.
Jerome merasa optimis. Meskipun diperlakukan
tidak adil, dia selalu bekerja keras. Namun,
setiap malam dia diusir dari kamar, dan bahkan
kadang-kadang wajahnya ditampar.
"Ah!"
"Tolong jaga sikapmu! Ini rumah sakit."
Terdengar teriakan ketakutan dari dalam ruang
kantor.
Jerome mengenali suara Sandra, dan bergegas
masuk ke dalam ruangan itu. Jika ada sesuatu
yang tidak beres hari ini, dia yang bertanggung
jawab karena dia satu-satunya perawat pria di
sini.
"Apa yang kalian lakukan! Bagaimana kamu
membiarkan perawat pria masuk ke sini dan
melihatku dengan pakaian terbuka?"
"Perawat-perawat pria sangat dibutuhkan di
setiap bagian di rumah sakit ini. Ini adalah
aturan rumah sakit kami. Saya minta Anda
segera keluar dari kantor saya sekarang juga,
__ADS_1
atau saya akan memanggil petugas keamanan."
"Apa hubunganmu dengan pria itu? Apa dia
pacarmu? Mengapa kamu membelanya? Dasar
pelacur! Kelihatannya kamu bahkan tidak
memilih, ya?"
"Apa? Tolong jaga kata-kata Anda dan pergi dari
sini sekarang juga!"
"Dasar ******! Beraninya kamu memerintah ku?
Kamu harus membayar ku untuk tekanan
emosional, atau aku akan menghancurkan
wajah sial mu itu!" Setelah mengatakan itu,
wanita itu mencoba menampar Sandra.
Sandra merasa ketakutan melihat tatapan
garang di mata pasien itu. Menurutnya pasien
itu terlihat seperti monster. Dia memejamkan
mata dan bersandar di dinding. Sudah tidak ada
jalan lagi, jadi dia meletakkan tangan di depan wajahnya.
Tiba-Tiba satu sosok melintas melewatinya.
Jerome bergegas masuk dan mendorong wanita
Dan berteriak padanya, "Jangan halangi
istriku!"
Jerome mendorong wanita itu ke lantai dengan
keras. Wanita itu semakin marah, karena
diserang dari belakang.
"Sialan! Kamu! Dia istrimu? Beraninya kamu
menyentuhku seperti itu? Aku tidak akan
membiarkan kalian lolos!" Wanita itu menjadi
semakin marah ketika tahu Jerome adalah
perawat pria, dan bersumpah tidak akan
melepaskan mereka.
melihat Sandra gemetar seperti kelinci yang
ketakutan. Jerome lebih mengkhawatirkannya.
Dia tidak bisa membayangkan apa yang akan
terjadi jika dia tidak masuk.
Wanita itu sekitar 170 sentimeter dan 86
kilogram pikir Jerome, "Dia sangat gemuk dan
tampak mengerikan. Hiasan berbentuk hati
yang melingkar di pinggangnya benar-benar membuatnya tidak menarik. Pasti aku sudah
gila jika tertarik padanya, apalagi
menyentuhnya."
Terdengar suara langkah-langkah kaki di luar
ruangan, lalu Dokter Massey bersama dua orang
lainnya masuk. Mereka menatap Jerome dengan
muak.
"Lihat, Tuan. Pria ini baru saja mengintip ku saat
aku sedang membuka baju untuk pemeriksaan,
dan dia telah melecehkan ku. Aku tidak tahu apa
yang terjadi jika Anda tidak datang." Wanita ini
menganggap Dokter Massey sebagai
penyelamat. Dia menangis sambil bersandar
pada Dokter Massey.
Dokter Massey memandang wanita gemuk yang
menempel di tubuhnya itu dengan muak.
"Nyonya, jangan khawatir. Kami akan
menyelesaikannya. Kami akan menangani
masalah ini sebaik-baiknya."
Jerome menyipitkan mata saat mendengar,
__ADS_1
"'menangani masalah ini sebaik-baiknya." Dia merasa segalanya tidak mudah hari ini.
"Aku dengar hari ini kamu mengintip nyonya ini
ketika dia sedang membuka pakaiannya untuk
menjalani pemerikasaan. Aku tahu itu hal yang
tidak bisa dihindari di rumah sakit, karena
orang-orang yang datang ke rumah sakit adalah
pasien. Namun, bagaimana bisa kamu
bertindak sejauh itu, sampai kamu
melecehkan nyonya ini? Perilaku seperti ini
tidak bisa diterima dan akan ditangani dengan
serius. Jika tidak, reputasi rumah sakit ini akan
tercemar.
Dokter Massey tampak serius, dan menyalahkan
Jerome dengan setiap kata yang diucapkannya.
Dia mengatakan perilaku tidak masuk akal
wanita itu adalah pembelaan diri. Dia berusaha
menjaga agar situasi tidak semakin buruk.
Jerome mengira Dokter Massey akan
membantunya, tapi ternyata Dokter Massey
tetap akan menghukumnya.
"Dokter Massey, Anda harus mengusirnya dari
rumah sakit ini!"
Sandra tahu Dokter Massey tidak menyukai
Jerome, tapi dia tidak menyangka Dokter
Massey akan menuduh Jerome melakukan
pelecehan. Jika Jerome dihukum karena
pelecehan, karirnya akan berakhir.
"Dokter Massey, tidak seperti itu kejadiannya ...
Jangan salahkan Jerome.."
"Anda salah tentang pasien wanita ini."
Dokter Massey mengibaskan tangannya untuk
menghentikan Sandra. Akhirnya dia mendapat
kesempatan untuk memberi pelajaran kepada
Jerome, dan dia harus memanfaatkan
kesempatan ini untuk mengeluarkan Jerome
dari rumah sakit.
"Apa Anda punya bukti? Jika Anda yakin saya
melecehkan pasien ini, buktikan. Jika saya
takan saya melihat Anda melakukan
sesuatu yang buruk minggu lalu, apakah saya harus membuktikannya? Dokter Massey," ujar
Jerome dengan dingin dan tenang.
Dia menikmati pekerjaannya di urologi karena
dia memiliki seorang dokter cantik sebagai
temannya. Namun dia berpikir, "Jika kamu
keterlaluan, aku tidak akan duduk diam dan
tidak melakukan apa-apa."
"Bicara apa kamu ini? Selama dua puluh tahun
bekerja, aku tidak pernah menerima suap dari
pasien. Jangan menghinaku," ujar Dokter
Massey tegas. Dia terlihat tegas, tapi pandangan
matanya memperlihatkan kegugupannya.
"Kamu sadar apa yang kamu lakukan. Tidak ada
rahasia. Ada banyak orang yang
memperhatikanmu."
Jerome tidak langsung membongkarnya karena
dia tidak ingin berdebat dengan Dokter Massey
di depan banyak orang. Dia hanya ingin bekerja
__ADS_1
dengan tenang.