
Setelah sekian lama melakukan perjalanan akhirnya aku tiba di sebuah desa yang penduduknya memiliki telinga seperti serigala dan juga ekor, akan tetapi bentuk mereka hampir mirip dengan manusia, saat pertama kali kami tiba mereka manyambut ku dengan hangat lalu mereka meminta pertolongan ku untuk membantu mereka membunuh monster yang sering mengancam desa ini, untuk sekarang aku masih binggung dengan mereka kenapa bisa dengan mudahnya percaya kepada orang yang baru mereka kenal untuk menangani misi sepenting ini, atau kah karena lu nie bersama ku aku tidak tahu alasan mereka sebenarnya.
Akan tetapi Ini adalah kesempatan yang bagus untuk membuat mereka berhutang budi, dan aku pun menyetujui permintaan mereka agar tidak melewatkan kesempatan yang sangat langka ini.
Selang beberapa jam persiapan untuk menumpas para monster selesai, kami dan lima ratus orang yang sudah di persiap kan oeleh pemimpin ras menuju ketempat monster itu tinggal.
Aku tidak tahu pasti dengan nama pemimpin kelompok ini tetapi seingagat ku para perajurit dari ras serigala mistik memanggilnya dengan nama su fier.
Akan tetapi mereka tidak terlihat seperti orang yang kuat tetapi tidak apa apa mungkin mereka akan berguna nanti.
Kami semua mulai menuju ke tempat monster itu berada,apakah ini rawa aku tidak menyangka monster itu berada di tempat yang sangat menjijikan ini.
Setelah kami memijak kan kaki lebih jauh tiba tiba mahluk yang memiliki tubuh seperti manusia mereka juga mempunyai dua kaki dan dua tantangan seperti manusia akan tetapi mereka lebih terlihat seperti monster kadal, dan para monster itu mengepung kami semua. Jumbelah mereka sangat banyak sehingga ujung dari barisannya tidak bisa ku lihat, jika seperti ini maka ras serigala mistik berniat untuk membunuh ku patas saja mereka menyarahkan misi ini kepada orang yang tidak di kenal.
Tetapi tidak apa aku akan membantai mereka semua dengan mudah, monster ini terlihat seperti monster tingkat D menurut pandangan ku sendiri.
__ADS_1
Aku membagi berbagai monster menjadi 4 tingkatan, monster tingkat A kekuatan nya sama seperti nue monster yang kekuatannya sama seperti nue berada dungeon lantai 50-100, monster tingkat B sama seperti kekuatan yang dimiliki monster kobold saat berada di dungeon sekitar lantai 1-50, sedang kan monster tingkat C kekuatan nya sama seperti monster ponix fire dan worlf dok. Sedang kan monster tingkat D adalah monster yang belum pernah ku lawan selama ini, setelah aku melawan mereka maka aku akan mengukur kekuatan nya lalu akan ku difinisikan tingkatan monster itu sendiri.
Dalam lamunan ku kami sudah di kepung oleh segerombolan moster itu, akan tetapi mereka belum mencapai posisi ku saat ini karena aku berada di tengah tengah pasukan ras serigala mistik.
Untuk sejauh ini monster dengan tingkata D adalah monster seukuran mereka kalau tidak salah namanya goblin mereka mahluk kerdil berbadan hijau yang memiliki telinga lebar.
Aku pun mengeluarkan skay wings lalu terbang ke atas. Kita lihat masuk ke tingkatan apa monster ini, aku mencoba melesatkan jarum dari senjata roh elang, apa mereka bisa menangkis serangan ku dengan mudah, tentu saja aku saat ini sangat terkejut karena mereka berhasil menangkis serangan ku dengan mudahnya padahal sebelumnya para monster saat kami melakukan perjalaan kesini sangat sulut menangkis serangan jarum ku.
Mungkin mereka berada di tingkatan B patas saja ras serigala mistik tidak mampu mengurus mereka ini sangat merepotkan, akan tetapi yang lebih merepotkan lagi mereka hidup berkelompok, saat aku berada di udara tadi aku menghitung mereka dalam bentuk kasar kira kira mereka berjumbelah 50,000. Jadi setiap orang harus mengalahkan 100, ini adalah hal yang mustahil.
"Kalian semua jumbelah musuh kita ada 50000 lebih kita mundur sekarang untuk menyusun rencana, lu nie cepat bawa mereka pergi dari sini nanti aku akan menyusul mu." Teriak ku yang sudah pasrah akan misi ini, jika melawan 50000 pasukan lebih tanpa rencana itu adalah tindakan bunuh diri yang konyol.
Lu nie dan pasukan serigala mistik mulai membentuk barisan segi empat, mungkin saja dengan posisi itu memudahkan mereka untuk pergi dari sini. Selang bebarap jam barisan dari monster itu berlubang dan pasukan yang di bawa oleh lu nie berhasil keluar, tugas ku untuk menahan serangan monster itu sudah selesai saatnya aku meninggalkan tempat ini, tetapi hal itu sangat mustahil karena mereka sudah mengpung ku dengan rapat mungkin saja mereka tidak mau melakukan kesalahan seperti tadi.
Mereka terus-menerus menyerang ku dan aku juga terus mebunuh satu persatu monster itu tetapi naasnya aku tidak merasakan ada yang berkuarang dari pihak musuh padahal aku sudah banyak membunuh mereka semua.
__ADS_1
Tenaga ku hapir habis, shingga membuat ku merasa putus asa sekarang, jika rencana ku kali ini gagal maka tamat sudah riwayat ku, aku sergera melompat ke atas lalu memijak udara dengan energi qi setelah aku merasa sudah berada di atas aku mengubah sky wings ke bentuk sayap, di saat aku akan meninggalkan mereka tiba tiba muncul sebuah sayap dari punggung monster itu. sial kalau begini maka tamat sudah riwayat ku aku terus terbang menjauh dari monster itu akan tetapi mereka keras kepal dan tetap mengejar ku.
Di saat aku akan kalah tiba tiba nafas api melesat dan menghanguskan sebagian monster yang mengejar ku selang bebrapa detik lu nie tiba di hadapan ku dalam wujud naganya.
"Terimakasih lu nie jika kau tidak datang untuk menyelamatkan ku entah apa yang terjadi nanti." Aku benar benar senang dengan hal ini, sehingga ras putus asa ku tadi lenyap seketika.
"Aku sekarang sangat bersuyukur kau selamat." Dari suaranya sudah terlihat jika dia sangat mencemaskan ku untuk sekarang atau seterusnya aku berjanji dengan kehormatan sebagai seorang manusia tidak akan pernah membuatnya cemas lagi.
Ya pelarian ku kali ini memang cukup sulit tetapi kami berdua berhasil melewatinya dengan usah yang cukup memakan tenaga. Aku mencoba untuk mengumpulkan semuanya lalu bertanya kepada mereka.
"Apakah kalian memiliki rencan yang bagus." Teriak ku kepada mereka.
Akan tetapi setelah aku berteriak seperti itu aku tidak mendapatkan jawaban sedikit pun.
"Aku memiliki sebuah rencana untuk mengalahkan monster monster itu."
__ADS_1
Aku berkata seperti itu karena merasa kan keheningan yang bercampur dengan kebingungan untuk menyikapi masalah ini aku pun memberikan rencana ku kepada mereka.
"Rencana apa itu." Orang yang bertanya begutu kepada ku tak lain adalah su feir ia memasang wajah yang sedikit terkejut mungkin saja dia tidak percaya dengan ku karena memiliki rencana untuk mengalahkan monster sebanyak itu.