DUNIA CINTA BERKATA

DUNIA CINTA BERKATA
EPISODE 2: KEPUTUSAN AFIKA


__ADS_3

"Bagaimana nak?"


"aku ..."


semua jantung berdebar debar menunggu jawaban Afika


"saya setuju Tante"


"Alhamdulillah"


Terlihat wajah Azmi yang sangat bahagia mendengar hal tersebut, ibundanya yang tau pun ikut bahagia mendengar hal tersebut.


"baiklah mulai minggu ini, berarti kami akan mempersiapkan pernikahan kalian"


"tapi Tante izinkan Afika melanjutkan sekolah Afika"


"tentu saja sayang"


"Terus afika juga ingin ada yang merawat ayah Afika"


"tentu saja, semuanya sudah di atur iyakan mi?"


"hm ya" jawab Azmi singkat


Akhirnya mereka pun kembali mengobrol hal lain, mereka shalat isya berjamaah yang di imami ayah Azmi setelah itu Azmi dan Afika dibiarkan mengobrol berdua.


"padahal kau tak perlu memaksakan diri"


"hm iya maaf tapi aku memikirkan ayahku walau aku tau pernikahan ini tanpa cinta"


"yasudah jangan dipikirkan"


"dan juga kenapa kau setuju?" tanya Afika geram


"ntahlah"


"Padahal kalau kau juga menolak aku yakin pernikahan ini tak akan berlanjut"


"aku bilang aku juga tidak tau"


"dan juga kalau kau mencintai orang lain kenapa kau tak menikah dengan orang itu saja?"


"aku tidak mencintai siapa siapa"


"apakah kau inginkan sesuatu dariku?"


"darimu? apa yang aku dapat darimu?"


"hm iya sih, tapi kan kamu juga bisa nolak"


"oh ya di pernikahan ini kita akan tinggal bersama"


"maksudnya? aku kan sekolah di jogja"


"kami sudah membeli rumah di Jogja"


"Apa?!"


"jadi kau tak bisa bersenang senang sendiri disana. dan juga di kontrak ini kau harus memakai cincin pernikahan kemanapun itu"


"apa?!"


"kau sudah tandatangan loh"


"iya iya. aku kesal denganmu"


"kesal kenapa?"


"kenapa kau tak menolak ku?"


"aku tak ingin"


"kenapa?"


"kenapa harus ada alasan?"


"Ah tau ah"


"Aku tak ada alasan menolakmu"


"ya kau bisa menolakku dengan alasan kau tak mencintaiku"


"kata siapa?"


"kata aku lah, lagian kamu di Jogja kerja apaan coba?"


"aku sebagai guru"


"ah iya enak ya pake orang dalem"


"terserahmu"


"oh ya kamu pernah suka sama seseorang sebelumnya?"


"belum"


"masa sihh"

__ADS_1


"ga percaya gapapa"


"iya iya aku percaya kokk"


"kamu sendiri?"


"hmm ada sih hehe udah lama"


"benarkah? terus kenapa ga sama dia aja nikahnya?"


"gapapa kan aku bilang udah lama"


"oh" jawab Azmi jutek


"dia kenapasih tiba tiba berubah gitu


"hmm dia kenapa sih" renung Afika dalam hati


"nih" ucap azmi mengujurkan hpnya


"kenapa?"


"itu"


"iya kenapa? hp kamu rusak?"


"bukan lah, itu nomor kamu"


"astaga bilang aja dari lahh gitu doang kok"


"yaudah buruan"


"iya sabar"


Afika memasukkan nomor hpnya


"udah"


"hm yaudah"


"buat apa emang?"


"buat pajangan"


"astaga punya calon laki kaya gini-_" ucap Afika kesal dalam hati


"siapa orang yang kamu suka? darimana kenalnya? orang mana?" tanya Azmi jutek


"kepoo ya"


"apaansih cuman nanya doang, aku cuman mau liat seberapa gantengnya dia"


"terus kenapa ga sama dia aja?"


"udah lama aku sukanya, dia temen smpku sih"


"oh gitu"


"hm iya"


tak lama kemudian


"ciee udah deket ya" ejek ibunda Azmi


"ah Tante cuman ngobrol kokk hehe"


"ih gapapa kan nanti nikah juga"


Afika hanya bisa tertawa tidak nyaman karna sesungguhnya Afika benar benar tak memiliki perasaan dengan Azmi.


"yasudah yuk fika kita pulang"


"ah iya bang. Tante kita pulang ya assalamualaikum" pamit Afika


"iya walaikumsalam"


setelah salaman Afika dan abangnya pergi


"MasyaAllah Afika udah cantik, baik, pintar, mandiri, sholeha ga salah kamu nak memilihnya" ucap ibunda Azmi


"apa ga kesempurnaan ya bun" ucap ayah azmi


"Yah aku menyukai Afika dari kecil sepertinya dia lupa pernah bertemu denganku tapi sudahlah dia tak perlu tau cukup dia merasakan kasih sayangku nanti.." gumam Azmi dalam hati sembari melihat no hp Afika dikontaknya


Azmi mengganti nama Afika di kontaknya menjadi "Kekasih ku"


Sementara itu di sisi Afika


(POV AFIKA)


ah ya Allah apakah tidak apa apa ya menikah tanpa cinta lagian juga Azmi tak menyukaiku apakah aku akan bahagia bersamanya?


Impianku menikah dengan laki laki yang aku cintai mengapa takdir berkata lain ya. tapi aku juga tidak boleh seudzon sama Allah mungkin Allah tau yang mana yang terbaik untukku


(tring)


siapa ya? jangan jangan Azmi pula ah udah ah bodoamat lah

__ADS_1


(tring)


Siapa sih akhh, Azmi azmi ganggu aja dah


Eh Reza?


(isi chattan)


"Assalamualaikum fika, kamu katanya cuti ya?"


"walaikumsalam iya za"


"ada apa?"


"gapapa sih biasalah"


"ohh gitu, yah kangen deh sama kamu awalnya mau ke tempat kerja kamu"


"haha iya"


"sampai kapan cutinya?"


"cuman dikasih satu bulan"


"yahh lama banget yaudah dehh"


"hm iya"


(selesai)


"siapa dek?" tanya abang


"temenku"


"nanti kamu punya suami harus jaga jarak sama temen cowo ya"


"iya"


"Jangan rusakkan nama keluarga kita"


"iya"


Ahh padahal aku ga mau nikah padahal aku ingin menikmati hari hari bersama teman teman dulu.


(sesampainya dirumah)


"assalamualaikum" ucap aku dan abangku


"walaikumsalam" jawab jak Ratna


"ayah udah tidur kak?" tanya aku


"udah dek, kamu istirahat ya"


"iya kak"


aku pun berganti dan bersiap tidur


seperti biasa sebelum tidur aku melakukan ritual seperti biasa ku lakukan seperti ambil air wudhu, membaca surah al Mulk, serta melakukan dzikir tidur seperti biasa.


(KEESOKAN HARINYA)


Di Pagi hari, aku harus menimba air di sumur tadi aku sudah ditelpon kalau pukul 9 pagi nanti kami akan mencari baju pengantin bersama yasudahlah akhirnya aku pun menikah tapi dengan laki laki yang tak aku cintai....


Hari ini abangku dan kakak ipar ku menginap dirumah, jadi ada yang membantuku untuk memasak.


"Kak ratna" panggil aku kepada kak Ratna


"kenapa dek?"


"aku mau nanya dong"


"nanya aja sayang"


"kak, pernikahan itu gimana sih?"


"hm asyik kok, kalo nikahnya sama orang yang tepat"


"benarkah?"


"iya, kamu ada pemiliknya apalagi kalo udah punya anak baru terasa banget walau kita ga bebas lagi sih"


"aku baru berumur 21 tahun padahal masih ingin menikmati masa masa gadis ku"


"Dek Azmi itu orangnya baik banget"


"kakak tau darimana?"


"sebenarnya dia sering kerumah kalau ga ada kamu. semasa ga ada kamu kan kakak sama abang kamu tinggal disini, biasanya dek Azmi sering lewat rumah nanyain kabar kamu dia itu sayang sama kamu dek"


"bohong banget kak ga mungkin"


ya secara kan aku ga pernah ketemu Azmi dia juga dipondok kan


"Beneran kok, yang minta dinikahin sama kamu aja dia sendiri"


"APA?"

__ADS_1


"Dia bilang jika kamu udah pulang dia mau melamar kamu"


DASAR MAS AZMI JAHAT! tega teganya dia pantasan dia menerima permintaan pernikahan itu ternyata dia sendiri yang memintanya tunggu aja nanti dia!!!


__ADS_2