Dunia Krisanta Serafon

Dunia Krisanta Serafon
Part 9.


__ADS_3

Suasana hati Orion benar benar buruk saat ini. Ia tidak menyangka bertemu dengan gadis yang paling ia rindukan di rumah Tunanganya.


Tapi yang paling mengganggunya adalah Mengapa santa yang dilihatnya tadi memiliki Karakter yang sangat berbeda dengan Santa yang ia kenal Sewaktu di Sidney dulu.


Santa yang riang, lembut dan penyayang, Tida mungkin begitu saja menjelma menjadi orang yang dingin, cuek, dan kasar seperti itu.


Apa Mungkin Mereka Benar Mereka bukan orang yang sama????...


tapi mereka terlalu mirip. pikir orion


Arrrghhhhhh.... Ada apa ini? Ucap orion frustasi.


Dengan cepat Orion mengambil handphone nya lalu menghubungi seseorang.


Ada yang bisa saya bantu Tuan muda, Ucap seseorang diseberang sana.


Aku ada tugas untukmu. Selidiki gadi ini. Jangan sampai ada kesalahan. Ucap Orion.


lalu ia menutup Hanphonenya.


Ditempat lain, Santa menghubungi Sean.


Ada apa santa??... ucap sean lembut.


Kak Sean, aku bosan Dirumah. aku ingin jalan jalan ke Mall. Boleh yah???... Jawab santa.


Boleh. kamu pergi sama siapa? Tanya sean menyelidik.


Santa pergi sendirian kak. jawab Santa Santai.


Oke hati hati dijalan yah Santa. jika ada apa apa, cepat hubungi kakak. Ucap sean


ok kakak. balas santa lalu menutup sambungan teleponya.


Begitu mengetahui Santa akan Keluar Rumah, Sean Segera memerintahkan anak Buahnya untuk melindungi Santa.

__ADS_1


Ingat, apa pun yang terjadi kalian harus melindungi santa, Jangan sampai kehilangan dia. Dan juga jangan sampai di tahu, jika kalian mengawasinya. Biarkan dia melakukan apapun yang dia mau. Kalian mengerti?... Ucap Sean tegas.


Baik Tuan muda. Jawab pengawalnya serentak.


Lalu pergi menjalankan perintah tua mereka.


Sedang yang mereka kawal sedang bersorak riang, Ia merias dirinya dengan makeup tipis, memilih pakaian yang cocok dengannya,


lalu dengan santai mengeluarkan mobilnya dari bagasi dan Berohria dijalanan.


Mobil yang dikendarainya melaju dengan kecepatan sedang, dan tak butuk waktu yang lama, Ia tiba di pusat perbelanjaan terbesar dikotanya. Ia turun dari mobilnya dengan santai lalu masuk ke salah satu mall termewah disana.


Ia sibuk memilih barang barang yang diinginkanya, Tak perduli bila ada orang yang sedang mengawasinya.


bukan ia tak sedang Waspada, hanya saja Ia tahu, mereka pasti suruhan Sean.


Setelah Bosan ia jeluar menenter beberapa Papper bag, lalu menyinpanya dimobilnya. Setah itu, ia beralih kesebuah Restoran yang cukup ramai pengunjungnya hari itu.


Mendingan aku Makan siang dulu. Ucap santa pada dirinya sendiri.


Ketika ia sedang sibuk dengan pikiranya yang sedang bahagia Tanpa Vitamin itu, Ranpa sengaja ia menabrak Seorang Pria.


Tidak apa apa Nona, Apakah anda baik baik saja, Ucap orang yang ditabraknya itu.


Aku baik Bak saja Tuan, balas santa.


Betapa kagetnya ia, ketika ia mendongakan kepalanya, Tinggal tersisa beberapa senti saja antara wajahnya dan wajah pria itu.


Ah... ucapnya lalu mundyr perlahan.


Kita bertemu lagi Nona, Kata pria itu.


bertemu lagi???... beo Krisanta.


Maaf Tuan, Apa kita pernah bertemu sebelumnya? tanya santa penasaran.

__ADS_1


Ah, ternyata anda melupakan ku Nona, Baiklah Tidak masalah.


Bagaimana jika kita masuk kedalam, dan memesan beberapa makanan, For Lunch? tawar pria itu. Saya akan menceritakannya Didalam nanti.


Oke. lagi pula, saya memang datang kesini untuk makan. Jawab santa, sambil memperlihatkan tampang Datarnya.


Gadis Ini,... CKckck. Menarik. Ucap pria itu pada dirinya sendiri.


lalu ia mengikuti santa yang sudah mendahuluinya masuk kedalam restoran.


Sesampainya disana, Pria itu langsung duduk


dihadapan Santa, karena memang meja yang tersisa hanya meja tersebut.


Setelah memesan beberapa menu yg mereka inginkan,


pria itu mulai membuka suara.


Nona Apakah anda benar benar lupa padaku? tanya pria Itu.


Tuan, Saya sudah bilang, saya tidak mengingat anda. ucap Santa ketus.


Oke. Biarkan saya membantu Anda mengingat saya Nona, Apakah anda pernah Menolong Seseoramg yang sedang terluka Beberapa Bulan yang Lalu?. tanya pria itu.


Oh, Jadi itu anda orangnya yah?. Tanya santa balik.


Yupss. tepat sekali Nona. Saya sudah berusaha mencari Anda Sejak Saat itu. tapi tidak kuduga kita berjumap disini. Ucapnya dengan menunjukan Ekspresi yang sulit ditebak.


Nona jangan panggil aku Tuan, Nama ku Alvin Jaxton. Anda bisa Memanggilku Alvin.


tambah pria itu dengan elegan.


Ohhh Shitt. He is handsome. Ucap Santa dalam Hati.


Okel Alvin. Aku Krisanta.

__ADS_1


panggil saja santa. oke. Ucap santa.


Setelah itu, mereka bertukar beberapa cerita disela sela acara makan siang mereka.


__ADS_2