
Sesampai depan pintu perserikatan Olive berhenti dan ingin berbicara sesuatu kepada aku. aku melihat Elf dan manusia hidup dengan harmonis,apa selain elf ada lagi? entahlah. tapi mereka masih menggunakan gerobak dan kuda sebagai transportasinya. Walaupun bangunannya baru menggunakan batu dan kayu tapi itu terlihat artistik,superistik dan amazinatik(jangan dimengerti, sulit), ukirannya seperti seni yang tidak ternilai. Ya maklum saja ini kota perdagangan dan banyak sekali toko toko dan pedagang kaki lima dipinggir jalan.
“Gigna..., hmm....,” *Olive dengan nada malu malu
“iya apa?” *Gigna
“kamu mau berpetualang dengan aku?” *Olive
“oiya boleh banget dong, tapi aku tidak punya senjata maupun armor. Apa aku boleh pinjem?” *Gigna
“oh tentu boleh banget, tidak usah diganti aku ikhlas kok buat kamu hehe....,” *Olive
“[wuih nih elf baik banget, haruskah aku berprasangka buruk? seperti nya jangan.]” *HatiGigna
“yaudah ayuk kita cari pedang yang murah, armor nya nanti aku beli sendiri” *Gigna
“ASSIIKK!!!, eh.., maksudnya ayuk..,” *Olive [Salah Tingkah]
Akupun mulai berjalan bersama Olive mencari pedang di kaki lima yang murah. Dan dia MENGGANDENG tangan aku!!, aku malu sekali tapi sepertinya tidak ada yang peduli. Dia juga begitu bahagia tapi aku penasaran apa dia mempunyai masalah sebelumnya sampai seperti ini? Apakah dia tidak ada partner lainnya?.
“[Misterius]” *HatiGigna
__ADS_1
“hei kita sudah sampai Gig” *Olive
“baiklah aku siap memilih pujaan hatiku!” *Gigna
“hey! Pujaan hati maksudmu? Apa itu? Siapa?” *Olive
“ya pedang Olive memang apa lagi” *Gigna
“ohh harus di cintai ya pedangnya hehehe.....” *Olive
“oh tentu, biar aku bisa kuat!, dan dberikan kasih sayang, dirawat, dmandiin. pedangnya ya... hahaha *Gigna
“oh... lucu... canda gig hahaha... selamat memilih” *Olive
“aku pilih yang ini, berapa?” *Gigna
“1 silver 20 tembaga” *kakek
Note: 1 silver \= 100 tembaga
1 gold \= 10 silver
__ADS_1
1 diamond \= 10 gold
“mahal ya liv, apa murah?” *Gigna
“eng, enggak kok. Yang penting kamu suka kan, yaudah ini hadiah dari aku buat kamu spesial ya semoga kamu seneng” *Olive
“eh beneran nih, maaf ya ngerepotin nanti aku ganti deh”*Olive
“Udah kamu nurut aja ya....”*Olive dengan muka agak maksa dan mencubit pergelangan tangan kanan Gigna
“aaaw, iya iya ampun aku nurut kok” *Gigna
“[Astaga galak juga ya nih cewe tapi gakpapa cakep baik banget duh idaman tapi tidak mungkin sih]” *HatiGigna
“nah gitu dong, kan manis “ *Olive
“iyee...” *Gigna Ekspresi [ -_- ] sambil melihat ke arah lain
“nih kek makasih ya” *Olive
“makasih kembali nona muda” *Kakek
__ADS_1
Setelah itu aku menerima pedangnya dan aku beri nama katana karena mirip senjata yang ada di jepang. Olive juga langsung mengajak pulang untuk makan walaupun aku sudah ingin sekali memulai misi pertama untuk segera melawan monster ditingkat D. Tapi tidak apa apa karena yang menyelamatkan aku itu Olive dan aku berhutang budi dengannya jadi setidaknya aku bisa membuatnya bahagia sebagai partner maupun teman dia.