Early Marriage

Early Marriage
nafkah lahir dan batin


__ADS_3

hari ini adalah hari dimana nana dan arezar akan pindah kerumah baru nya. semua keluarga sudah berkumpul di rumah baru nana, mereka membuat sedikit perayaan dan sedikit penyambutan, penyambutan itu juga berguna untuk mengusir hal hal yang tidak baik.


saat acara berkumpul dan penyambutan sudah selesai riko, lili, said , aleya dan sitra pun pamit untuk pulang. tinggal lah hanya tiga orang di dalam rumah itu, nana , arezar dan art yang arezar bawa dari rumah lili.


" na" panggil arezar pada istri nya itu. nana sedang duduk di sofa kamar nya sambil memainkan hp nya.


mendengar suami nya memanggil nana pun menoleh ke arah arezar.


" kita makan malam diluar ya " ucap arezar. nana mengerut kan alis nya. tapi dia pun menyetujui nya. sekarang sudah jam 4 berarti ada 1 jam lagi untuk bersiap siap. nana pun segera mandi , dia lupa untuk membawa pakaian nya akhir nya dia keluar dengan menggunakan handuk yang melilit. pertama nana mengintip dulu takut ada arezar. meskipun sudah menikah tetap saja nana belum pernah menampakkan tubuh polos nya dihadapan arezar.


kamar keadaan kosong, berarti arezar tidak ada dikamar. nana keluar dari kamar mandi lalu dia melihat di kasur ada sebuah dress berwarna putih . nana berfikir pasti itu arezar yang meletakan nya. nana pun mengambil dan menggunakan dress itu. nampak anggun dipakai oleh nana. ditambah rambut yang dibiarkan tergerai dan wajah yang dipoles tipis dengan bedak dan sedikit liptint menambah kesan manis bagi nana.


saat nana hendak keluar pintu kamar terbuka lebih dulu.


" mas " ucap nana yang kaget dengan suami nya itu. sedang kan arezar dia terpesona melihat nana. di pandang nya nana dari atas sampai bawah. arezar sendiri sudah rapi , mungkin dia tadi mandi di kamar sebelah.


" cantik" ucap arezar tersenyum. pipi nana merona mendengar pujian tulus dari suami nya itu.

__ADS_1


" udah siap , ayok" ajak arezar. nana mengangguk dan mengikuti jalan arezar.


skipp


mereka sampai di restoran yang bernuansa pantai. mereka duduk di sebuah meja kecil yang sudah di dampingi dengan dua bangku kecil. nampak meja itu dihiasi dengan bunga . dan di sekeliling nya di terangi dengan lampu lampu. suasana yang menghipnotis kan.


arezar dan nana duduk di kursi putih itu. mereka memakan makanan yang dihidangkan.


skippp selesai makan.


nana mengangguk dan tersenyum.


" makasih " ucap nana tersenyum manis.


" makasih untuk apa" tanya arezar.


" makasih udah ajak aku kesini, udah bahagiain aku" ucap nana.

__ADS_1


" itu emang kewajiban aku yang harus menyenangkan hati istri " ucap arezar.


arezar mengambil sesuatu dari saku nya dan memberikan sebuah card .


" untuk apa " tanya nana. karna arezar memberikan nya sebuah atm .


" ini untuk menafkahi kamu" jawab arezar.


" aku gak perlu ini mas, aku juga punya uang . cukup kalau untuk diri aku sendiri , ini kamu simpan aja , siapa tau nanti butuh" ucap nana menolak kartu atm tersebut.


" ini hak kamu na, aku wajib menafkahi kamu lahir dan batin, sekarang aku akan memenuhi salah satu kewajiban aku. kalau untuk nafkah batin aku nunggu kamu nya siap aja" ucap arezar dengan tatapan dan senyuman mesum nya.


" mas ,kamu mesum" ucap nana , arezar terkekeh melihat reaksi nana.


" kamu ambil ya ini, kamu simpan aja" ucap arezar , terpaksa nana menerima nya.


setelah itu mereka pulang kerumah nya.

__ADS_1


__ADS_2