
nana bangun saat perut nya berbunyi, dia ingin makan dia sangat lapar, karna tadi tidak sempat makan , dia juga melihat ke arah jam sudah pukul 4 sore. tapi saat ingin bangun dia di kaget kan dengan tangan arezar yang melingkar di pinggang nya.
karna takut arezar terbangun nana pun mengangkat tangan itu dengan pelan. saat sudah memindahkan tangan arezar nana pun segera keluar kamar dan menuju ke dapur. dirumah nampak sepi seperti tidak ada orang.
" bi dimana orang rumah " tanya nana kepada pembantu yang ada di dapur.
" ohh itu non, nyonya pergi arisan , kalau tuan tadi katanya ada urusan di kantor " ucap pembantu itu
" kalau kak sitra ? " tanya nana lagi
" kalau non sitra tadi saya tidak tau kemana non, dia tidak mengatakan apa apa " jelas pembantu itu menjawab pertanyaan nana.
nana hanya mengangguk dan menuju ke dapur kotor.
" non, non nana mau makan apa, biar bibi yang masakin " tawar pembantu itu kepada nana.
" gak usah bi, nana mau masak sendiri, udah lama nana gak masak " jawab nana sambil tersenyum kepada pembantu itu.
__ADS_1
pembantu itu hanya menurut , dia tau kalau nana sangat suka memasak.
" baiklah non, tapi kalau ada apa apa panggil saja bibi ya non" ucap pembantu itu lagi
nana hanya mengangguk. dia pun memulai memasak . akhir nya masakan yang di masak pun selesai , nana menata nya di sebuah piring , nana membuat nasi goreng, dengan ayam goreng ditambah telor ceplok. lengkap sudah anak dan ibu ayam berkumpul di sebuah piring.
saat nana hendak menaruh makanan nya itu di meja makan , arezar pun turun .
nana yang melihat suami nya turun pun langsung menyapa nya
dan nana pun menuju ke dapur lagi untuk mengambil nasi untuk suami nya itu. arezar menunggu nya di meja makan.
nana menyiapkan makanan di meja makan dan duduk di depan arezar.
" ayo mas , dimakan " ucap nana kepada arezar , arezar hanya diam dan menyuapkan nasi di mulut nya, nana terus memperhatikan nya
" bagaimana enak tidak " ucap nana bertanya pada suami nya itu.
__ADS_1
" lumayan " jawab arezar singkat , sebenar nya nasi goreng yang dibuat nana itu sangat enak, tapi ya biasalah gengsi mengalah kan segala nya .
nana pun hanya tersenyum sambil memakan nasi nya juga. saat semua makanan habis nana merapikan kembali semua nya. arezar masih setia menunggu di meja makan sampai nana selesai.
" loh , mas masih disini ? " tanya nana yang melihat suami nya masih menunggu di meja makan .
arezar menyadari itu, dan dia juga merutuki diri sendiri , kenapa dia bisa menunggu nana disitu kan nana jadi ke gEran . arezar pun berdiri dan meninggal kan nana tanpa berbicara apapun. nana hanya menatap arezar kebingungan . nana pun menuju ke taman belakang untuk menghabis kan sore nya.
" bodoh nya aku kenapa aku tadi " ucap arezar dalam hati nya.
arezar masuk kedalam kamar . dia merebahkan dirinya di kasur . dia berusaha untuk tidur tapi tidak bisa mungkin karna tadi dia sudah tidur .
arezar pun memutuskan untuk bersantai di balkon kamar itu, arezar segera beranjak dari kasur dan menuju balkon. dia melihat pemandangan dari luar balkon. saat asik memandang pemandangan dia tak sengaja melihat nana yang sedang berbicara dengan bunga , ntah apa yang di bicarakan nya . tapi itu membuat arezar tersenyum melihat kelakuan nana yang sekarang sudah menjadi istri nya itu.
" imut " ucap arezar .
hyyyy readers semua nya. jangan lupa like dan favorit kan kalau suka , terus komen kalau ada kritik and saran , terus juga vote nya , maksih semua
__ADS_1