Epiphany

Epiphany
ep.03


__ADS_3

pagi ini keadaan sekolah sama seperti hari biasanya, namun setelah literasi pukul 08.00 wib kepala sekolah mengumumkan bahwa hari ini seluruh guru dan staff akan mengadakan rapat mengenai acara ulang tahun sekolah.


*TING


Bayu new message


ra kumpulin seluruh anggota osis di depan aula.


ok


send to bayu*


setelah mendapat pesan dari bayu tiara segera pergi ke operator sekolah untuk mengumpulkan seluruh anggota osis.


"oke semuanya hadir kan?"- bayu yang sambil mengecek seluruh anggotanya


"tadi ada yang ijin satu, katanya buk endang minta bantuan dia di perpus"- tiara menjawab pertanyaan bayu


"oke deh kalo gitu, tapi sisanya lengkap kan?"-bayu meyakinkan


"iya kak"- jawaban seluruh anggota osis


"oke hari ini kita bakal ngadain rapat sesuai sama plening kita kemarin, dan seluruh anggota saya berikan waktu sepuluh menit untuk mengambil seluruh perlengkapan yang kalian perlukan untuk rapat dan langsung menuju ruang osis MENGERTI!!! " - tegas bayu


"SIAP MENGERTI "- seluruh anggota osis


"Baik waktu dimulai dari sekarang"- perintah bayu


seluruh anggota berlarian menuju ke kelas masing-masing begitu pula dengan anggota inti.


setelah sepuluh menit seluruh anggota berbaris di depan r.o untuk mendengar perintah berikutnya.


Tiara keluar dari dalam ruangan r.o dan memerintahkan seluruh anggota memasuki ruangan.


"sesuai dengan rapat kita kemarin, hari ini adalah pembagian tugas bagi seluruh anggota dalam rangka menyambut hut SMA BINA BANGSA yang ke 45 tahun."- bayu


"sebelum pembagian tugas kami dari osis inti telah membagi kalian semua menjadi beberapa kelompok, dan setiap kelompok terdiri dari 5 anggota, adapun tugas yang di berikan antara lain: seksi konsumsi, seksi peralatan, seksi kegiatan, seksi p3k, seksi kerohanian, seksi keamanan." -bayu


"SIAP"- suara seluruh anggota memenuhi ruangan r.o


***


setelah kurang lebih satu jam rapat pun di akhiri, dan seluruh anggota di perbolehkan untuk meninggalkan ruangan.


"ketua osis kita keren banget coy"- dani ketua kamtibsis


"apaan sih lo norak"-jawab bayu sambil mengecek-ngecek leptopnya


"ehh tiara udah mau ke kelas aja, diem dulu disini napa sih"- goda dani


"ogah.. mending gue balik ke kelas dari pada disini nemenin dua cowok jomblo yang ribut mulu"- ledek tiara


"dani duluan yang nyari gara-gara"- celetuk bayu membela diri


"enak aja lo, ehh bay lu masih di kejar-kejar sama si ajeng?"- pertanyaan dani membuat tiara yang sedari tadi bersiap-siap keluar ruangan tiba-tiba menoleh ke arah kedua laki-laki itu


"mana gue tau...gue juga gak peduli sana cewek psikopat kayak dia ihh ngeri bro"- dengan ekspresi yang di buat-buat


"hati-hati lo suka beneran"- ledek dani


"gue ke kelas dulu ya"-dengan nada santai


"yee si tiara main cabut aja tunggu napa ra ngobrol dulu kek"-dani


tiara tidak menghiraukan celotehan laki-laki itu dan berjalan sambil mendengarkan musik denga earphone nya.

__ADS_1


dalam perjalanannya menuju ke dalam kelas tiara berpapasan dengan beberapa juniornya di sekolah tak jarang tiara juga sering di goda oleh senior maupun juniornya di sekolah, namun ia tidak menghiraukan hal tersebut dan menganggap hal itu bukan sebuah masalah besar.


"ADA CEWEK CENTIL LEWAT" -teriak seorang wanita.


tiara tidak menghiraukan suara tersebut walau sebenarnya ia mendengar teriakan wanita itu dengan dalih ia menggunakan earphone.


"WAKIL KETUA CENTIL BUDEK YA" teriak wanita itu di iringi suara tertawa dari teman-temannya.


sontak saja tiara menoleh karna yang di maksud wanita itu adalah dirinya, tiara hanya melihat wanita itu yang tak lain adalah ajeng wanita yang sangat terobsesi dengan bayu, ia tak segan-segan melabrak wanita yang dekat-dekat dengan bayu tak terkecuali tiara.


tiara menghampiri wanita itu dan menatapnya tajam


"maksud lo apa ngomong kayak gitu? keturunan monyet lo teriak-teriak di sekolah? ganggu tau gak!!" tegas tiara


ajeng tersenyum sinis dengan ucapan tiara


"ohhh guyss seorang tiara khalista wakil ketua osis kita tersinggu dengan ucapan gue"- sambil tertawa ke arah tiara


tiara hanya diam tidak me respons ledekan ajeng.


"lo itu cuman cewek centil yang berdalih jadi wakil ketua osis supaya bisa deket-deket dengan calon pacar gue dan juga elo cuman mau pamer aja ke orang-orang bahwa lo seorang tiara khalista adalah wakil ketua osis SMA BINA BANGSA."-sambil menujuk-nunjuk tiara, ia kemudian melanjutkan perkataannya


"lo gak usah deh sok caper di depan orang-orang dan di depan bayu!! semua anak di sekolah ini juga tau lo anaknya centil dan sangat cap...


PLAKK


sebuah tamparan mendarat di pipi ajeng, tiara benar-benar muak dengan perkataan gadis di hadapannya ini. sementara itu ajeng memegangi pipinya yang kemerahan yang di tampar oleh tiara dia tidak terima dan bermaksud menampar balik tiara, namun sebelum itu terjadi tiara memegang tangan ajeng yang hendak menamparnya dan


PLAKK


tamparan kedua di pipi ajeng membuat gadis itu meringis kesakitan


"lo denger ya, gue gak pernah nyari masalah sama lo dan lo salah besar nyari masalah ke gue dan satu hal lagi bayu itu cuman CALON PACAR lo jadi siapapun berhak atas dia dan lo yang bukan siapa-siapanya jangan SOK JADI PAHLAWAN dengan ngelabrak siapapun yang dekat dengan dia ngerti lo" - tiara pergi meninggalkan ajeng yang masih meringis memegangi pipinya.


sementara itu di r.o


" ada apa sih gawat banget lo"- melihat dani dengan nafas yang masih ngos-ngosan


"ti..tiara... beran...berantem"- dani


" serius lo? dimana? berantem sama siapa?" - bayu yang sangat panik.


bayu tau betul bahwa tiara bukan tipikal cewe yang suka cari gara-gara ke orang lain dan hal ini tentu bukan ulahnya.


"sama siapa lagi kalo bukan ajeng"- dani yang sudah bisa mengatur nafasnya


" terus gimana?"- bayu


"tiara nampar ajeng, kata orang-orang sih ajeng yang mulai dengang teriak tiara itu cewek centil dan caper"- dani


"keterlaluan tu orang gue harus ketemu sama ajeng"- bayu berdiri dari mejanya


"mau ngapain lo nyamperin ajeng?"-dani sedikit bingung


"mau ngasih dia pelajaran supaya hal kayak gini enggak terulang lagi"- bayu yang sudah tidak bisa mengkontrol emosinya


"mau ngapain lagi lo hah? mau lo di panggil sama wakakes? mau ngejatuhin harga diri lo karna hal se sepele ini?- dani yang berusaha mencegah bayu agar tidak melakukan hal aneh


"tapi...


" kalo lo ngelakuin hal bodoh kayak gini bukan cuman lo aja yang kena, tapi organisasi osis juga bakalan kena dampaknya dan sampek hal itu terjadi gue hajar lo"- tegas dani


bayu hanya diam mendengar penjelasan sahabatnya itu apa yang di katakan dani semua itu benar, ia menyadari posisinya sembagai ketua dan apa dampak yang akan terjadi jika ia gegabah dalam mengabil sebuah keputusan.


ia kembali duduk di bangkunya dan mengambil ponselnya

__ADS_1


ra..lo gak kenapa-napa kan?


send to tiara khalista


menaruh lagi ponselnya


TING


*tiara khalista new message


gue baik-baik aja.


kenapa bay?


gue denger lo berantem sama ajeng


send to tiara khalista


tiara khalista new message


lupain aja mood gue lagi gak bagus


gue ke kelas lo ya ra


send to tiara khalista


tiara khalista new message


gak usah bay, gue lagi pengen sendiri


read this chat*


" arrgghh... kenapa ada mahkluk namanya ajeng di sekolah ini bikin gue sakit kepala aja"


hal ini tidak sekali dua kali terjadi di sekolah ini, banyak junior-juniornya yang sering di labrak oleh ajeng dan gengnya dan alasan pelabrakan itu adalah bayu.


****


tiara bergegas menuju toilet untuk membasuh wajahnya


"aw...sakit banget tangan gue"


" lagian tu si ajeng seneng banget nyari gara-gara sama gue ganggu ketentraman hidup orang aja"- grutu tiara


"TIARAA...LO GAK KENAPA KAN? LO DI APAAN AJA SAMA SI CABE AJENG ITU HAH BILANG SAMA GUE!!!!" teriak amel bergema di dalam toilet


"amel... gue bisa budek kalo lo teriak kayak gitu"- tiara memegangi telinganya


"lo di apain sama si cabe hah? siapa yang menang? beneran lo nampar dia?"


" mel...tiara bakal pusing jawab pertanyaan lo"- protes natasya


"ia gue nampar dia habisnya nih ya ngeselin banget kesabaran gue udah habis tiap gue lewat di area kelasnya dia, dia selalu ngatain gue"-grutu tiara


"emang harus di beri pelajaran tuh orang biar gak main labrak aja"- amel yang setuju dengan ucapan sahabatnya itu


"kalo lo di ganggu lagi bilang sama kita, biar gue tinju tu orang"- natasya


"thanks ya kalian udah peduli banget sama gue" - memeluk kedua sahabatnya itu


"ra tangan lo masih basah, dan awas sampai kena baju gue"- protes natasya


" hehehe maaf nat"- cengirnya


" yuk ke kantin, mumpung masih ada waktu sebelum rapat guru-guru selesai"- amel

__ADS_1


"yuk gue juga laper"- tiara


mereka bertiga pergi menuju kantin dan menghabiskan makanannya sambil mengobrol.


__ADS_2