Epiphany

Epiphany
Bab 8


__ADS_3

" Pagi Ma , Pa " ucap Krystal saat memasuki ruang makan


" Pagi sayang " balas Mama Rose sambil menyerahkan nasi goreng


" Pagi nak " jawab Papa Harman


" Kak ada yang nyari tuh " ungkap Randa


" Siapa ? " Krystal bingung sembari memakan nasi gorengnya


" Di lihat dulu sana sayang " suruh Mama Rose


Krystal pergi melihat siapa yang datang mencarinya di pagi hari.


" Arya , ngapain disini " kaget Krystal


" Selamat Pagi Krystal " sapa Arya


" Pagi juga " balas Krystal


" Kebetulan tadi gue ngantar sesuatu kesini , mau berangkat bareng ? " jelas Arya


" Ooh , Yaudah masuk dulu aku belum pakai sepatu " ucap Krystal


" Gue nunggu disini aja "


" Bentar ya " Krystal masuk kembali ke rumahnya


" Siapa nak " tanya Papa Krystal


" Teman Krystal Pa " jawab Krystal sambil memakai sepatunya


" Cowo Pa " celetuk Randa


" Oh ya , aduh anak mama ternyata udah mulai ya " goda Mama Krystal


" Teman Krystak kok Ma , kebetulan lewat sini jadi ngajak Krystal berangkat bareng " jelas Krystal.


" Yaudah Krystal berangkat dulu Pa Ma , duluan Ran " pamit Krystal sambil mencium tangan Papa Mamanya.


" Terima kasih Arya " ucap Krystal


" Iya sama-sama " balas Arya


" Gue duluan ya , bye " pamit Krystal sambil melambaikan tangan


Saat itu Arian memasuki parkiran , dilihatnya Arya yang sedang menatapnya.


" Arian , kapan lo balik kesini " Arya berjalan mendekati Arian


" Bukan urusan lo " Arian pergi tanpa menjawab Arya


Arya menelpon seseorang yang langsung terhubung.


" Halo Arya " jawab dari seberang


" Halo tante , bagaimana kabarnya " tanya Arya


" Baik nak , Oh ya tante lupa ngabarin sama kamu Arian udah balik duluan ke bandung , tante sama om kemungkinan sebulan lagi menyusul " jawab Mama Arian


" Oh iya tante tadi Arian juga udah ngasih tau , Arya cuman mau tanya kabar aja , nanti Arya telepon lagi ya tante " ucap Arya


" Iya nak , kamu baik-baik ya sama Arian " pesan Mama Arian


" Iya tante "

__ADS_1


Sambungan telepon diputus Mama Arian.


" Ternyata Arian kembali , gue harap gue bisa meluruskan semua kesalah pahaman ini " gumam Arya dalam hati.


" Setelah saya lihat Kerajinan yang di buat oleh Arian dan Krystal sangat bagus , Bapak senang dengan kerja kalian " ungkap Pak Nino


" Terima kasih pak " ucap Krystal dan Arian


" Syukurlah nilai kita bagus Arian " senang Krystal


" Iya , harusnya tadi gue bilang kalo pas ngerjain ada yang tidur aja " jawab Arian sambil tertawa


" Ih , Arian jangan di ingat-ingat lagi " Krystal cemberut dengan jawaban Arian


" Kayaknya ada yang semakin Kompak nih " kata Ketua Kelas


" Cocok sih mereka berdua " timpal Uthi


Krystal dan Arian hanya saling melihat , Arian beranjak keluar , Krystal mencubit gemas temannya yang mengatakan hal tadi.


" Senang nih gue kalo kelas jam kosong gini , sering-sering kek " kata Moses teman sekelas Krystal yang hobi bermain game.


" Sekalian aja lo gausah sekolah Ses " jawab Gaby


" Jangan dong , nanti kalian kangen sama gue " ucap Moses pede


" Ih najis " celetuk Uthi


Yang membuat seisi kelas tertawa


" Krys jalan-jalan yuk , udah lama kita gak ngemall " ajak Gaby


" Gas kan " balas Krystal


" Arian lo ikut kan ? " harap Gaby


" Iya Gue sama Asep , Lo sama Krys " jawab Gaby


" Oke " singkat Arian lalu melihat Krystal


" Yes " senang Gaby


" Untung Arian ikut " Syukur Joseph saat mereka sudah di parkiran


" Kenapa ? " tanya Arian


" Lo bisa lihat nanti An , gimana capeknya jalan sama mereka berdua 1 mall kita kelilingin " curhat Joseph


" Serius lo ? " kaget Arian tak percaya


" Kita nikmatin aja Bro , anggap aja lo bawa cewe lo jalan " ucap Joseph


" Krys kita ke timezone aja yuk " ajak Gaby semangat


Krys dan Gaby langsung melangkah cepat masuk ke timezone.


" Gue harap Krystal gak lihat mesin capit itu " harap Joseph saat memasuki timezone


" Kenapa emangnya " tanya Arian yang lagi-lagi penasaran


Krystal dan Gaby sudah pergi menjelajahi timezone mereka tak mengingat Arian dan Joseph lagi.


" Lo tau gak kita pernah disini sampe seharian gara-gara Krystal main tuh mesin capit " cerita Joseph


" Seriusan Lo ? "

__ADS_1


" Serius , Krys tipe orang yang penasaran akan sesuatu dia akan nyoba sampe menguasai apa yang buat dia penasaran , dulu seharian kita nemenin dia disini main capit " jawab Joseph


" Terus ? " Arian penasaran


" Cuman dapat 1 boneka kecil " tegas Joseph sambil mengingat kejadian tersebut


Arian tertawa mendengar jawaban Joseph bagaimana bisa Krystal bermain seharian dengan mesin capit tapi hanya mendapatkan 1 boneka , Arian penasaran dengan permainan tersebut dia mencoba menggunakan kartu yang sudah di beli sebelumnya , Saat percobaan pertama dan kedua Arian gagal begitupun percobaan ketiga , Arian semakin tertantang setelah melihat tutorial dari youtube , setelah mengikuti tutorialnya akhirnya Arian mendapatkan boneka.


" Wow , Lo tau main ini " Arian kaget melihat Krystal yang berada di sampingnya.


" Tau , gue lihat tutorialnya " jawab Arian jujur


" Gue udah nonton berulang kali kok gak bisa ya " bingung Krystal


" Mau gue ajarin " tawar Arian , Krystal langsung menganggukkan kepala


" Pertama lo lihat dulu posisi boneka mana yang mudah untuk di capit , setelah itu lo arahkan capitnya usahakan lo tepat ngarahinnya , setelah pas lo capit deh , kemungkinan 50% kalo lo ngikutin tutorial tadi " jelas Arian yang tak sadar Krystal sudah melihatnya karna Arian memegang tangan Krystal.


" Maaf " Arian melepaskan genggamannya


" Gak papa santai aja kali " Krystal pun ikut canggung dan berusaha terlihat santai


" Beb kayaknya kamu harus ajak Krystal keluar dari sini keburu dia stay di mesin capit itu " pinta Joseph pada Gaby


Gaby melihat ke arah Krystal dan Arian yang sedang berusaha mengajari Krystal sambil tertawa , dalam hatinya Gaby berjanji harus membantu mereka berdua jadian.


" Biarin aja beb , kamu lihat Krys kelihatan senang baru kali ini kita lihat dia akrab sama cowo " ucap Gaby senang


" Iya juga , tumben Krys akrab sama cowo " Joseph pun merasa aneh


" Kita harus bantu supaya mereka jadian " perintah Gaby pada Joseph yang disambut dengan anggukan kepala.


" Krys cukup segini aja , Mba dan Mas nya udah ngelihatin kita " ajak Arian agar Krystal berhenti bermain mesin capit.


" Tunggu Ari nanggung nih biar 10 bonekanya "


Arian dan Krystal sudah mengumpulkan 9 boneka , Krystal ingin menggenapkannya menjadi 10. Saat sudah mendapatkannya Krystal terlihat gembira dan mengucapkan terima kasih pada ajaran Arian.


" Gab dimana ? , kok ninggalin kita " tanya Krys melalu telepon


" Kita di Mcd , kalian kesini aja " jawab Gaby


" Gimana Arian ? " Joseph bertanya akan perasaan Arian


" Sesuai cerita Lo " balas Arian


" Gab dapat 10 boneka , kita capit 5 per orang " cerita Krystal sambil menunjukkan bonekanya yang sudah terbungkus di dalam plastik


" Akhirnya Krys kita udah jago main capitnya " ucap Gaby senang


" Kita pisah disini aja ya , Krys pulangnya smaa Arian " jelas Gaby saat mereka sudah di parkiran Mall


" Iya , kalian hati-hati ya " lambai Krystal saat Joseph dan Gaby pergi duluan


" Ayo Ari " ajak Krystal saat sudah menaiki motor Arian


Sepanjang jalan mereka berdua hanya diam , Krystal melihat Arian yang sedang fokus pada jalan , mereka pulang disaat jam pulang kantor yang membuat beberapa jalan macet.


" Lo gak bawa boneka ini " tanya Krystal saat turun dari motor Arian


" Kasih gue satu aja , lainnya buat lo " jawab Arian sambil menunjuk karakter panda.


Krystal menyerahkan pilihan Arian dan mengucapkan terima kasih atas bantuan Arian hari ini.


" Sama-sama , gue senang " ucap Arian sambil beranjak pergi

__ADS_1


" Gue salah dengar ya " Krystal mengetes telinganya sambil berjalan masuk.


__ADS_2