
" Pagi Ma , Pa " ucap Krystal saat memasuki ruang makan
" Pagi sayang " balas Mama Rose sambil menyerahkan nasi goreng
" Pagi nak " jawab Papa Harman
" Kak ada yang nyari tuh " ungkap Randa
" Siapa ? " Krystal bingung sembari memakan nasi gorengnya
" Di lihat dulu sana sayang " suruh Mama Rose
Krystal pergi melihat siapa yang datang mencarinya di pagi hari.
" Arya , ngapain disini " kaget Krystal
" Selamat Pagi Krystal " sapa Arya
" Pagi juga " balas Krystal
" Kebetulan tadi gue ngantar sesuatu kesini , mau berangkat bareng ? " jelas Arya
" Ooh , Yaudah masuk dulu aku belum pakai sepatu " ucap Krystal
" Gue nunggu disini aja "
" Bentar ya " Krystal masuk kembali ke rumahnya
" Siapa nak " tanya Papa Krystal
" Teman Krystal Pa " jawab Krystal sambil memakai sepatunya
" Cowo Pa " celetuk Randa
" Oh ya , aduh anak mama ternyata udah mulai ya " goda Mama Krystal
" Teman Krystak kok Ma , kebetulan lewat sini jadi ngajak Krystal berangkat bareng " jelas Krystal.
" Yaudah Krystal berangkat dulu Pa Ma , duluan Ran " pamit Krystal sambil mencium tangan Papa Mamanya.
" Terima kasih Arya " ucap Krystal
" Iya sama-sama " balas Arya
" Gue duluan ya , bye " pamit Krystal sambil melambaikan tangan
Saat itu Arian memasuki parkiran , dilihatnya Arya yang sedang menatapnya.
" Arian , kapan lo balik kesini " Arya berjalan mendekati Arian
" Bukan urusan lo " Arian pergi tanpa menjawab Arya
Arya menelpon seseorang yang langsung terhubung.
" Halo Arya " jawab dari seberang
" Halo tante , bagaimana kabarnya " tanya Arya
" Baik nak , Oh ya tante lupa ngabarin sama kamu Arian udah balik duluan ke bandung , tante sama om kemungkinan sebulan lagi menyusul " jawab Mama Arian
" Oh iya tante tadi Arian juga udah ngasih tau , Arya cuman mau tanya kabar aja , nanti Arya telepon lagi ya tante " ucap Arya
" Iya nak , kamu baik-baik ya sama Arian " pesan Mama Arian
" Iya tante "
__ADS_1
Sambungan telepon diputus Mama Arian.
" Ternyata Arian kembali , gue harap gue bisa meluruskan semua kesalah pahaman ini " gumam Arya dalam hati.
" Setelah saya lihat Kerajinan yang di buat oleh Arian dan Krystal sangat bagus , Bapak senang dengan kerja kalian " ungkap Pak Nino
" Terima kasih pak " ucap Krystal dan Arian
" Syukurlah nilai kita bagus Arian " senang Krystal
" Iya , harusnya tadi gue bilang kalo pas ngerjain ada yang tidur aja " jawab Arian sambil tertawa
" Ih , Arian jangan di ingat-ingat lagi " Krystal cemberut dengan jawaban Arian
" Kayaknya ada yang semakin Kompak nih " kata Ketua Kelas
" Cocok sih mereka berdua " timpal Uthi
Krystal dan Arian hanya saling melihat , Arian beranjak keluar , Krystal mencubit gemas temannya yang mengatakan hal tadi.
" Senang nih gue kalo kelas jam kosong gini , sering-sering kek " kata Moses teman sekelas Krystal yang hobi bermain game.
" Sekalian aja lo gausah sekolah Ses " jawab Gaby
" Jangan dong , nanti kalian kangen sama gue " ucap Moses pede
" Ih najis " celetuk Uthi
Yang membuat seisi kelas tertawa
" Krys jalan-jalan yuk , udah lama kita gak ngemall " ajak Gaby
" Gas kan " balas Krystal
" Arian lo ikut kan ? " harap Gaby
" Iya Gue sama Asep , Lo sama Krys " jawab Gaby
" Oke " singkat Arian lalu melihat Krystal
" Yes " senang Gaby
" Untung Arian ikut " Syukur Joseph saat mereka sudah di parkiran
" Kenapa ? " tanya Arian
" Lo bisa lihat nanti An , gimana capeknya jalan sama mereka berdua 1 mall kita kelilingin " curhat Joseph
" Serius lo ? " kaget Arian tak percaya
" Kita nikmatin aja Bro , anggap aja lo bawa cewe lo jalan " ucap Joseph
" Krys kita ke timezone aja yuk " ajak Gaby semangat
Krys dan Gaby langsung melangkah cepat masuk ke timezone.
" Gue harap Krystal gak lihat mesin capit itu " harap Joseph saat memasuki timezone
" Kenapa emangnya " tanya Arian yang lagi-lagi penasaran
Krystal dan Gaby sudah pergi menjelajahi timezone mereka tak mengingat Arian dan Joseph lagi.
" Lo tau gak kita pernah disini sampe seharian gara-gara Krystal main tuh mesin capit " cerita Joseph
" Seriusan Lo ? "
__ADS_1
" Serius , Krys tipe orang yang penasaran akan sesuatu dia akan nyoba sampe menguasai apa yang buat dia penasaran , dulu seharian kita nemenin dia disini main capit " jawab Joseph
" Terus ? " Arian penasaran
" Cuman dapat 1 boneka kecil " tegas Joseph sambil mengingat kejadian tersebut
Arian tertawa mendengar jawaban Joseph bagaimana bisa Krystal bermain seharian dengan mesin capit tapi hanya mendapatkan 1 boneka , Arian penasaran dengan permainan tersebut dia mencoba menggunakan kartu yang sudah di beli sebelumnya , Saat percobaan pertama dan kedua Arian gagal begitupun percobaan ketiga , Arian semakin tertantang setelah melihat tutorial dari youtube , setelah mengikuti tutorialnya akhirnya Arian mendapatkan boneka.
" Wow , Lo tau main ini " Arian kaget melihat Krystal yang berada di sampingnya.
" Tau , gue lihat tutorialnya " jawab Arian jujur
" Gue udah nonton berulang kali kok gak bisa ya " bingung Krystal
" Mau gue ajarin " tawar Arian , Krystal langsung menganggukkan kepala
" Pertama lo lihat dulu posisi boneka mana yang mudah untuk di capit , setelah itu lo arahkan capitnya usahakan lo tepat ngarahinnya , setelah pas lo capit deh , kemungkinan 50% kalo lo ngikutin tutorial tadi " jelas Arian yang tak sadar Krystal sudah melihatnya karna Arian memegang tangan Krystal.
" Maaf " Arian melepaskan genggamannya
" Gak papa santai aja kali " Krystal pun ikut canggung dan berusaha terlihat santai
" Beb kayaknya kamu harus ajak Krystal keluar dari sini keburu dia stay di mesin capit itu " pinta Joseph pada Gaby
Gaby melihat ke arah Krystal dan Arian yang sedang berusaha mengajari Krystal sambil tertawa , dalam hatinya Gaby berjanji harus membantu mereka berdua jadian.
" Biarin aja beb , kamu lihat Krys kelihatan senang baru kali ini kita lihat dia akrab sama cowo " ucap Gaby senang
" Iya juga , tumben Krys akrab sama cowo " Joseph pun merasa aneh
" Kita harus bantu supaya mereka jadian " perintah Gaby pada Joseph yang disambut dengan anggukan kepala.
" Krys cukup segini aja , Mba dan Mas nya udah ngelihatin kita " ajak Arian agar Krystal berhenti bermain mesin capit.
" Tunggu Ari nanggung nih biar 10 bonekanya "
Arian dan Krystal sudah mengumpulkan 9 boneka , Krystal ingin menggenapkannya menjadi 10. Saat sudah mendapatkannya Krystal terlihat gembira dan mengucapkan terima kasih pada ajaran Arian.
" Gab dimana ? , kok ninggalin kita " tanya Krys melalu telepon
" Kita di Mcd , kalian kesini aja " jawab Gaby
" Gimana Arian ? " Joseph bertanya akan perasaan Arian
" Sesuai cerita Lo " balas Arian
" Gab dapat 10 boneka , kita capit 5 per orang " cerita Krystal sambil menunjukkan bonekanya yang sudah terbungkus di dalam plastik
" Akhirnya Krys kita udah jago main capitnya " ucap Gaby senang
" Kita pisah disini aja ya , Krys pulangnya smaa Arian " jelas Gaby saat mereka sudah di parkiran Mall
" Iya , kalian hati-hati ya " lambai Krystal saat Joseph dan Gaby pergi duluan
" Ayo Ari " ajak Krystal saat sudah menaiki motor Arian
Sepanjang jalan mereka berdua hanya diam , Krystal melihat Arian yang sedang fokus pada jalan , mereka pulang disaat jam pulang kantor yang membuat beberapa jalan macet.
" Lo gak bawa boneka ini " tanya Krystal saat turun dari motor Arian
" Kasih gue satu aja , lainnya buat lo " jawab Arian sambil menunjuk karakter panda.
Krystal menyerahkan pilihan Arian dan mengucapkan terima kasih atas bantuan Arian hari ini.
" Sama-sama , gue senang " ucap Arian sambil beranjak pergi
__ADS_1
" Gue salah dengar ya " Krystal mengetes telinganya sambil berjalan masuk.